• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 17 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kemenperin Dorong Standardisasi untuk Perkuat Daya Saing Industri Batik Nasional

Editor
Senin, 21 Juli 2025 - 06:19
Batik Indonesia

(Foto: Dok, Kemenperin)

JAKARTA – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong penerapan standardisasi di industri batik sebagai langkah strategis untuk meningkatkan daya saing, menjaga keaslian produk, dan memperluas akses pasar, baik domestik maupun internasional.

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Reni Yanita, menyampaikan bahwa batik sebagai warisan budaya bangsa kini semakin digemari lintas generasi dan telah menembus pasar global. Namun, di tengah tingginya permintaan, muncul tantangan baru terkait kualitas dan keaslian produk.

RelatedPosts

TPA Galuga, Dari Tong Sampah Raksasa Jadi Lumbung Energi

Komdigi Desak 25 PSE Lingkup Privat Ini Untuk Segera Urus Pendaftaran

Rangkaian Gempa di Kabupaten Bandung Agustus-September 2026, Ini Penjelasan BMKG

“Kain batik yang sarat makna dan sejarah kini semakin dikenal luas. Tapi di balik popularitas itu, muncul tantangan dari produk tiruan yang membuat konsumen kesulitan membedakan batik asli dan palsu. Karena itu, standardisasi menjadi krusial,” ujarnya dalam keterangan pers, Minggu (20/7/2025).

Reni menjelaskan bahwa Kemenperin telah mengadopsi pendekatan standardisasi melalui penerapan berbagai sertifikasi seperti SNI Batik, SKKNI, Batikmark, Sertifikasi Halal, hingga Sertifikasi Industri Hijau. Setiap standar ini memiliki fungsi spesifik, mulai dari menjamin kualitas produk, kompetensi perajin, hingga keberlanjutan proses produksi.

“Standardisasi ini bukan hanya soal teknis produksi, tapi juga menyentuh aspek branding. Batik yang tersertifikasi memiliki peluang lebih besar menjadi pilihan utama konsumen, terutama yang peduli pada isu keaslian dan keberlanjutan,” tambah Reni.

Sebagai langkah konkret, Ditjen IKMA menggandeng Yayasan Batik Indonesia (YBI) menggelar Webinar ‘Standardisasi pada Industri Batik’ secara daring pada 7 Juli 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara Gelar Batik Nusantara (GBN) dan peringatan Hari Batik Nasional (HBN) 2025.

Webinar tersebut menghadirkan para narasumber dari kalangan regulator dan praktisi, antara lain dari Badan Standardisasi Nasional (BSN), Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik, serta pelaku usaha Akasia Batik Yogyakarta.

Puncak acara GBN dan HBN 2025 akan digelar dalam bentuk Pameran Gelar Batik Nusantara pada 30 Juli–3 Agustus 2025 di Pasaraya Blok M, Jakarta. Pameran ini menampilkan produk-produk batik unggulan dari berbagai daerah, sekaligus menjadi ajang edukasi penting tentang manfaat standardisasi dalam menjaga mutu dan keberlanjutan industri batik.

Direktur IKM Kimia, Sandang, dan Kerajinan Kemenperin, Budi Setiawan, berharap kegiatan ini dapat membangun kesadaran kolektif para pelaku industri dan masyarakat tentang pentingnya standar mutu.

“Webinar ini jadi ruang sinergi antara pelaku usaha, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya. Sebab, keberlanjutan industri batik sangat ditentukan oleh kesadaran bersama terhadap pentingnya penerapan standar,” tegasnya.

Senada, Rini Handayani, Staf Ahli Bidang Hubungan Antar Lembaga Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA), yang juga Anggota Presidium Ikatan Pimpinan Tinggi (PIMTI) Perempuan Indonesia, menyampaikan dukungannya terhadap inisiatif Kemenperin dan YBI.

“Industri batik adalah ruang penghidupan jutaan perempuan di seluruh pelosok negeri. Mulai dari perajin, pelaku usaha, ibu rumah tangga hingga kepala keluarga perempuan, semua menggantungkan hidup dari batik. Maka, penguatan kapasitas dan kualitas mereka sangat penting,” ujar Rini.

Kemenperin berharap melalui penguatan standardisasi dan kolaborasi lintas sektor, batik Indonesia tidak hanya terjaga warisannya, tetapi juga makin kompetitif dan berkelanjutan di pasar global.

Tags: batikIndustri Batik Nasionalkemenperin

Related Posts

Seremoni pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Bogor Raya 1.(Foto: Humas Pemkab Bogor)

TPA Galuga, Dari Tong Sampah Raksasa Jadi Lumbung Energi

Editor
17 September 2026

CIBUNGBULANG – Pemerintah Kabupaten Bogor bersama pemerintah pusat dan berbagai pihak mulai mendorong transformasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga menjadi...

Direktur Pengawasan Sertifikasi dan Transaksi Elektronik Ditjen Pengawasan Ruang Digital Kementerian Komdigi, Teguh Arifiyadi, di Jakarta, Kamis (17/09/2026).(Foto: Humas Komdigi)

Komdigi Desak 25 PSE Lingkup Privat Ini Untuk Segera Urus Pendaftaran

Editor
17 September 2026

JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melalui Direktorat Pengawasan Sertifikasi dan Transaksi Elektronik Direktorat Jenderal Pengawasan Ruang Digital melaksanakan...

Rangkaian gempa bumi yang terjadi di wilayah Kabupaten Bandung, tanggal 11 Agustus-17 September 2026.(Image: BMKG)

Rangkaian Gempa di Kabupaten Bandung Agustus-September 2026, Ini Penjelasan BMKG

Editor
17 September 2026

JAKARTA - Rangkaian gempa bumi yang terjadi di wilayah Kabupaten Bandung, tanggal 11 Agustus-17 September 2026 hingga pukul 08:00 WIB,...

Ilustrasi korban tindak kekerasan seksual.(Foto:Istimewa).

Sekdis Dishub Kabupaten Sukabumi Ditetapkan Tersangka Kasus Pelecehan Siswi PKL

Editor
17 September 2026

SATUJABAR, SUKABUMI--Polres Sukabumi, Jawa Barat, menetapkan Sekretaris Dinas (Sekdis) Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukabumi, sebagai tersangka kasus pelecehan seksual terhadap...

Barang bukti ratusan cairan liquid mengandung narkoba golongan satu yang diungkap Satresnarkoba Polrestabes Bandung.(Foto:Istimewa).

Polisi Bongkar Laboratorium Liquid Narkoba di Bandung, 2 Pengemudi Ojol Ditangkap

Editor
17 September 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Laboratorium gelap (clandestine lab) narkoba yang memproduksi liquid vape mengandung narkotika golongan 1 di Kota Bandung, Jawa Barat, diungkap...

Jemaah umrah.(Foto: Dok. Kemenhaj)

Jemaah Umrah Agar Cek Jadwal Terbang Sebelum ke Bandara

Editor
17 September 2026

JAKARTA - Kementerian Haji dan Umrah mengimbau jemaah umrah yang belum berangkat ke Tanah Suci agar tidak menuju bandara sebelum...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.