• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Sabtu, 2 Mei 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Cara Menjadi Nasabah Bank Sampah Kota Bandung

Editor
Minggu, 14 Mei 2023 - 03:52
bank sampah

Nasabah bank sampah (bandung.go.id)

SATUJABAR, BANDUNG – Pemkot Bandung kini masif menyosialisasikan Kang Pisman (Kurangi, Pisahkan, Manfaatkan Sampah) di masyarakat.

Hal ini, dilakukan agar permasalahan sampah di Kota Bandung dapat terselesaikan di hulu atau skala rumah tangga.

RelatedPosts

May Day 2026: Bupati Sumedang Terima Audiensi Buruh

May Day 2026: Bupati Garut Terima Audiensi Buruh

Tebang Pohon di Ruas Jalan Provinsi Kota Bandung Harus Izin Gubernur

Masyarakat diajak untuk memilah sampah baik organik maupun anorganik. Nah, sampah anorganik ini memiliki nilai ekonomis tinggi dan dapat ditabung di Bank Sampah.

Warga yang menabung sampahnya ke bank sampah akan mendapatkan uang senilai bobot atau jenis sampah yang ditabung. Artinya, sampah memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat yang rajin memilah sampah.

Perlu diketahui, produksi sampah Kota Bandung ada di kisaran 1.300 – 1.500 ton per hari. Sampah tersebut berasal dari rumah tangga, industri, pusat-pusat perdagangan, dan lain-lain.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Dudy Prayudi berharap, Kang Pisman bisa mengubah pola perilaku masyarakat dalam memperlakukan sampah, sehingga sampah yang diproduksi bisa berkurang yang akhirnya pembuangan sampah ke TPA pun berkurang.

“Saat ini, sampah Kota Bandung dibuang ke TPA Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat. Namun tidak lama lagi, TPA Sarimukti akan habis masa pakainya,” katanya, Minggu 14 Mei 2023 dikutip situs Pemkot Bandung.

Dengan kondisi tersebut, Kota Bandung beberapa kali menghadapi persoalan sampah.

Perubahan perilaku masyarakat melalui program Kang Pisman sejauh ini menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi produksi sampah Kota Bandung.

“Hadirnya bank sampah diharapkan bisa meningkatkan gairah masyarakat dalam menjalankan program Kang Pisman,” ujarnya.

Untuk itu, bagi warga yang ingin bergabung dengan Bank Sampah Induk Kota Bandung dapat mengikuti cara-cara di bawah ini:

1. Pilah sampah sesuai jenis dari rumah (anorganik, organik, dan residu),
2. Setorkan sampah anorganik terpilah ke Bank Sampah,
3. Registrasi menjadi nasabah Bank Sampah di Kota Bandung dengan menyiapkan kartu identitas,
4. Sampah akan ditimbang oleh petugas,
5. Hasil penimbangan dicatat dan dibukukan oleh petugas,
6. Menerima buku tabungan sampah.

Lokasi Bank Sampah Induk Kota Bandung ada tiga, yaitu Jalan Babakan Sari I No 64 Kecamatan Kiaracondong (081210635356), Jalan Sadang Tengah No 4 Kecamatan Coblong (081398125221), Jalan Hollis Bandung Barat (081223781970).

Perlu diketahui, ada 152 titik Bank Sampah Unit binaan Bank Sampah Induk yang tersebar di 30 kelurahan di Kota Bandung. Anda dapat melihat lokasi-lokasinya di Instagram @dlh_kotabandung.

 

Tags: bank sampahmengelola sampahnasabah

Related Posts

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

May Day 2026: Bupati Sumedang Terima Audiensi Buruh

Editor
2 Mei 2026

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menegaskan komitmennya untuk segera membentuk Satgas Ketenagakerjaan. SATUJABAR, SUMEDANG – Kelompok buruh yang tergabung dalam...

‎‎(Foto: Moch Ahdiansyah/ Diskominfo Kab. Garut)

May Day 2026: Bupati Garut Terima Audiensi Buruh

Editor
2 Mei 2026

Terkait isu pengupahan, Abdusy Syakur mengakui perlunya evaluasi terhadap formula yang ada saat ini agar lebih berpihak pada kesejahteraan warga...

Pohon tumbang di Jalan Dago.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Tebang Pohon di Ruas Jalan Provinsi Kota Bandung Harus Izin Gubernur

Editor
2 Mei 2026

Surat ini menegaskan larangan penebangan dan pemangkasan pohon di ruas jalan provinsi, kecuali dengan izin Gubernur Jawa Barat atau dalam...

Program Akselerasi Kreatif (AKTIF) Musik Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) kembali memfasilitasi produksi video klip bagi talenta lokal. Kali ini musisi asal Bandung, Jawa Barat, yakni Ega Robot Ethnic Percussion dan Ade Astrid.(Foto: Dok Kemenekraf)

Ikhtiar Kementerian Ekraf Fasilitasi Musisi dari Tanah Sunda Lewat Program AKTIF

Editor
2 Mei 2026

Program AKTIF Musik yang memfasilitasi produksi dan monetisasi bagi musisi lokal untuk meningkatkan nilai ekonomi serta daya saing ini sebelumnya...

Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff.(Foto: Humas Kemenhaj)

Info Haji 2026: Sebanyak 62 Ribu Jemaah Sudah Diberangkatkan, Jemaah Wafat 5 orang

Editor
2 Mei 2026

Kemenhaj juga mengimbau masyarakat agar mewaspadai praktik haji ilegal maupun tawaran keberangkatan non-resmi. SATUJABAR, JAKARTA – Hingga hari ke-11 penyelenggaraan...

Tangkapan layar video yang beredar terkait aksi massa di Cikapayang Dago.(Foto: Humas Polda Jabar)

Ada Aksi Jum’at Malam, Polisi Minta Warga Hindari Sementara Area Cikapayang Tamansari-Dago

Editor
1 Mei 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Jajaran Polda Jabar menyebutkan bahwa pada Jum’at malam (1/5/2026) berlangsung aspirasi warga di area Jalan Tamansari Cikapayang...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.