• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Sabtu, 20 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
Advertisement
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Prabowo Siap Akui Israel, Ini Syaratnya dan Begini Sikap PBNU

Editor
Jumat, 30 Mei 2025 - 05:23
Presiden Prabowo Subiyanto. (Dok. Istimewa)

Presiden Prabowo Subiyanto. (Dok. Istimewa)

Presiden tetap konsisten dengan posisi diplomatik Indonesia selama ini, yaitu mendukung kemerdekaan negara Palestina.

SATUJABAR, JAKARTA — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto siap mengakui dan membuka hubungan diplomatik dengan Israel. Hanya saja, ada syarat untuk negara itu yakni mengakui kemerdekaan Palestina.

RelatedPosts

Aniaya Nasabah Koperasi, 2 Penagih Utang di Sumedang Dihakimi Massa

Piala Dunia 2026 Grup D: Turkiye Tersingkir

PLN: Sistem Kelistrikan Jawa Tetap Terkendali

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ulil Abshar Abdalla (Gus Ulil) menyatakan dukungannya terhadap langkah Presiden Prabowo. Namun, Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ulil Abshar Abdalla (Gus Ulil) menyebut, langkah tersebut sebagau terobosan diplomatik yang sejalan dengan posisi Indonesia.

“Saya mendukung usulan Pak Prabowo untuk mengakui negara Israel dan Indonesia membangun hubungan diplomatik dengan Israel, asal Israel mau mengakui Palestina sebagai negara merdeka dan mau berdampingan secara damai,” ujar Gus Ulil saat menghadiri acara Refleksi Satu Tahun Asosiasi Pertambangan Warga Nusantara (APWNU) di Jakarta.

Menurut Gus Ulil, usulan Prabowo tersebut bukanlah hal yang bertentangan dengan prinsip diplomasi Indonesia. Melainkan, kelanjutan logis dari dukungan terhadap solusi dua negara (two-state solution) yang telah lama menjadi pijakan kebijakan luar negeri RI.

“Memang usulan Pak Prabowo ini di sebagian kalangan dianggap kontroversial, tapi sebenarnya tidak. Karena beliau tetap konsisten dengan posisi diplomatik Indonesia selama ini, yaitu mendukung kemerdekaan negara Palestina,” ucap dia.

Gus Ulil menambahkan, jika Palestina telah merdeka dan Israel mengakuinya sebagai negara sah, maka tidak ada alasan lagi bagi Indonesia untuk menolak menjalin hubungan diplomatik dengan Israel.

“Nah ketika Palestina sudah merdeka dan Israel mengakui kemerdekaan Palestina, ya kita harus menerima dua negara ini sebagai negara yang sah,” ucap menantu KH Musthofa Bisri (Gus Mus) ini.

Menanggapi anggapan bahwa solusi dua negara sudah tidak relevan akibat semakin sempitnya wilayah Palestina karena pencaplokan oleh Israel, Gus Ulil menolak pandangan tersebut.

“Faktanya wilayah negara Palestina makin kecil dan makin tidak masuk akal, tetapi itu tidak boleh membuat kita mundur. Dunia Islam dan Indonesia tidak boleh mundur. Seberapapun kecilnya wilayah itu, Palestina tetap harus berdiri sebagai negara,” kata dia.

Bahkan, lanjut dia, itulah bentuk ketegasan diplomatik yang tidak bisa ditawar. “Konsekuensinya, kalau kita menerima solusi dua negara, otomatis jika Palestina sudah merdeka maka kita juga harus mengakui keberadaan Israel sebagai negara,” jelas Gus Uli.

Gus Ulil juga menepis kekhawatiran bahwa membuka hubungan dengan Israel sama saja dengan mengabaikan tragedi kemanusiaan di Gaza.

“Menurut saya tidak harus dianggap seperti itu. Indonesia tetap mendukung upaya-upaya internasional untuk membawa tindakan Israel di Gaza ke Mahkamah Internasional sebagai bentuk kejahatan genosida,” ujar dia.

Gus Ulil menyebut diplomasi yang dilakukan mantan Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi selama ini sudah cukup menunjukkan keberpihakan Indonesia terhadap rakyat Palestina, termasuk dalam merespons agresi militer Israel di Gaza sejak Oktober 2023 lalu.

Terkait apakah rakyat Palestina sendiri masih mendukung solusi dua negara, Gus Ulil mengatakan bahwa Otoritas Palestina (Palestinian Authority/PA) di bawah Presiden Mahmoud Abbas masih memegang kerangka tersebut.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan, Indonesia siap mengakui negara Israel setelah Palestina meraih kemerdekaan. Menurut dia, Indonesia dan Prancis siap mendukung Palestina menjadi negara yang merdeka.

Prabowo menegaskan, solusi masalah di Palestina adalah two state solution. Karena itu, jika hak Palestina menjadi negara merdeka diakui Israel, maka Indonesia siap melakukan hal serupa. (yul)

 

Tags: hubungan diplomatikIsraelkemerdekaan palestinaPresiden Prabowo

Related Posts

Ilustrasi debt collector.(Foto:Istimewa).

Aniaya Nasabah Koperasi, 2 Penagih Utang di Sumedang Dihakimi Massa

Editor
20 Juni 2026

SATUJABAR, SUMEDANG--Dua orang debt collector, atau penagih utang, di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, menjadi 'bulan-bulanan' setelah menganiaya nasabahnya. Kedua penagih...

Piala Dunia 2026.(Image: X)

Piala Dunia 2026 Grup D: Turkiye Tersingkir

Editor
20 Juni 2026

SATUJABAR, SAN FRANCISCO – Piala Dunia 2026, Jum’at 19 Juni 2026 atau Sabtu 20 Juni 2026 WIB di Grup D...

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah mengumumkan tarif tenaga listrik untuk triwulan III tahun 2024 tidak naik.

PLN: Sistem Kelistrikan Jawa Tetap Terkendali

Editor
20 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - PT PLN (Persero) menyampaikan bahwa sistem kelistrikan Jawa saat ini beroperasi dan terkendali secara baik. Namun demikian,...

Piala Dunia 2026.(Image: X)

Piala Dunia 2026 Grup C: Brazil VS Haiti 3-0

Editor
20 Juni 2026

SATUJABAR, PHILADELPHIA - Piala Dunia 2026 berlangsung 11 Juni- 19 Juli 2026 waktu setempat atau 12 Juni – 20 Juli...

Sekretaris Kementerian Pariwisata, Bayu Aji Bersama jajaran berfoto bersama dengan panitia dan delegasi lai saat dalam Global Muslim Travel Index (GMTI) Awards 2026, di Balestier Ballroom, Aloft Singapore Novena, Kamis (18/6/2026).(Foto: Kemenpar)

Alhamdulillah! Indonesia Peringkat 2 Destinasi Wisata Ramah Muslim Terbaik Dunia

Editor
20 Juni 2026

SATUJABAR, SINGAPURA - Indonesia kembali mencatatkan prestasi di tingkat global dengan meraih peringkat kedua sebagai destinasi wisata ramah muslim atau...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Sabtu 20/6/2026 Antam Rp 2.668.000 Per Gram

Editor
20 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Sabtu 20/6/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.668.000 per gram...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.