• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 17 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Wali Kota Bandung Kembali Imbau Warga Pindah dari Bantaran Sungai

Editor
Minggu, 25 Mei 2025 - 05:18
Longsor Kota Bandung

Longsor Kota Bandung.(Foto: Dok. Humas Pemkot Bandung

BANDUNG – Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, kembali mengingatkan warga yang masih tinggal di bantaran sungai untuk segera pindah ke tempat yang lebih aman. Imbauan tersebut disampaikannya saat meninjau sejumlah titik bencana longsor dan banjir yang melanda berbagai wilayah di Kota Bandung akibat fenomena kemarau basah.

Dalam kunjungannya pada Sabtu (24/5), Farhan meninjau langsung lokasi-lokasi terdampak di beberapa kelurahan, antara lain Lingkar Selatan (Lengkong), Arjuna (Cicendo), Hegarmanah (Cidadap), dan Cipaganti (Coblong). Ia menyebut, seluruh wilayah kota—baik di selatan, timur, barat, maupun utara—terdampak oleh hujan deras yang turun di masa peralihan menuju musim kemarau.

RelatedPosts

TPA Galuga, Dari Tong Sampah Raksasa Jadi Lumbung Energi

Komdigi Desak 25 PSE Lingkup Privat Ini Untuk Segera Urus Pendaftaran

Rangkaian Gempa di Kabupaten Bandung Agustus-September 2026, Ini Penjelasan BMKG

“Buntut hujan alias kemarau basah ini menakutkan. Longsor dan banjir terjadi di mana-mana. Mulai dari Mandalajati di kawasan timur, Lengkong, hingga Hegarmanah di utara. Jangan tunggu ada korban jiwa,” tegas Farhan seperti dikabarkan Humas Pemkot Bandung.

Sebagai bentuk respons cepat, Pemerintah Kota Bandung bekerja sama dengan Bank BJB memberikan bantuan sebesar Rp5 juta kepada warga terdampak, disertai ajakan untuk segera pindah dari lokasi rawan bencana.

“Pemerintah tidak akan menggusur, tapi kami minta dengan sangat: ayo pindah. Kami bantu proses pindahnya. Karena kondisi saat ini sangat membahayakan,” ujarnya.

Farhan menekankan bahwa penanganan banjir dan longsor tidak cukup hanya dengan bantuan logistik. Menurutnya, dibutuhkan perubahan pola pikir masyarakat agar tidak lagi tinggal di kawasan berisiko tinggi, seperti di daerah aliran sungai.

“Jangan pernah mau ngontrak atau tinggal di bantaran sungai. Itu sangat berbahaya,” tegasnya.

Pemkot Bandung juga berencana melakukan normalisasi terhadap sungai-sungai kecil di kota dengan pengerukan agar kedalamannya kembali normal. Namun, Farhan mengakui, keterbatasan alat berat dan akses jalan menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan rencana tersebut.

 

Selain itu, Farhan menyoroti pentingnya kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mengatasi kerusakan hutan di kawasan Bandung Utara. Ia juga menegaskan perlunya normalisasi Sungai Citarum.

 

“Citarum harum sudah mulai tidak harum lagi. Pak Presiden, tolong, karena ketika Citarum tidak harum lagi, maka kami akan selalu menghadapi masalah yang luar biasa,” ungkapnya.

 

Menutup pernyataannya, Farhan kembali mengingatkan pentingnya perubahan perilaku warga terhadap sampah.

 

“Sampah hari ini harus habis hari ini. Sampah adalah tanggung jawab kita semua,” pungkasnya.

Tags: Farhanwali kota bandung

Related Posts

Seremoni pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Bogor Raya 1.(Foto: Humas Pemkab Bogor)

TPA Galuga, Dari Tong Sampah Raksasa Jadi Lumbung Energi

Editor
17 September 2026

CIBUNGBULANG – Pemerintah Kabupaten Bogor bersama pemerintah pusat dan berbagai pihak mulai mendorong transformasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga menjadi...

Direktur Pengawasan Sertifikasi dan Transaksi Elektronik Ditjen Pengawasan Ruang Digital Kementerian Komdigi, Teguh Arifiyadi, di Jakarta, Kamis (17/09/2026).(Foto: Humas Komdigi)

Komdigi Desak 25 PSE Lingkup Privat Ini Untuk Segera Urus Pendaftaran

Editor
17 September 2026

JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melalui Direktorat Pengawasan Sertifikasi dan Transaksi Elektronik Direktorat Jenderal Pengawasan Ruang Digital melaksanakan...

Rangkaian gempa bumi yang terjadi di wilayah Kabupaten Bandung, tanggal 11 Agustus-17 September 2026.(Image: BMKG)

Rangkaian Gempa di Kabupaten Bandung Agustus-September 2026, Ini Penjelasan BMKG

Editor
17 September 2026

JAKARTA - Rangkaian gempa bumi yang terjadi di wilayah Kabupaten Bandung, tanggal 11 Agustus-17 September 2026 hingga pukul 08:00 WIB,...

Ilustrasi korban tindak kekerasan seksual.(Foto:Istimewa).

Sekdis Dishub Kabupaten Sukabumi Ditetapkan Tersangka Kasus Pelecehan Siswi PKL

Editor
17 September 2026

SATUJABAR, SUKABUMI--Polres Sukabumi, Jawa Barat, menetapkan Sekretaris Dinas (Sekdis) Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukabumi, sebagai tersangka kasus pelecehan seksual terhadap...

Barang bukti ratusan cairan liquid mengandung narkoba golongan satu yang diungkap Satresnarkoba Polrestabes Bandung.(Foto:Istimewa).

Polisi Bongkar Laboratorium Liquid Narkoba di Bandung, 2 Pengemudi Ojol Ditangkap

Editor
17 September 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Laboratorium gelap (clandestine lab) narkoba yang memproduksi liquid vape mengandung narkotika golongan 1 di Kota Bandung, Jawa Barat, diungkap...

Jemaah umrah.(Foto: Dok. Kemenhaj)

Jemaah Umrah Agar Cek Jadwal Terbang Sebelum ke Bandara

Editor
17 September 2026

JAKARTA - Kementerian Haji dan Umrah mengimbau jemaah umrah yang belum berangkat ke Tanah Suci agar tidak menuju bandara sebelum...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.