• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 19 Juli 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Dedi Mulyadi: “Program Pendidikan Berkarakter Tidak Dihentikan, Tetap Berlanjut!”

Editor
Jumat, 23 Mei 2025 - 04:04
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi.(Foto:Instragram@dedimulyadi).

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi.(Foto:Instragram@dedimulyadi).

SATUJABAR, BANDUNG–Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi, tetap akan melanjutkan Program Pendidikan Berkarakter Bela Negara, atau Panca Waluya, sebagai bentuk perhatiannya terhadap kalangan remaja. Program tersebut dinilai Dedi Mulyadi efektif, dalam mengubah perilaku remaja bermasalah menjadi anak yang disiplin dan lebih baik.

Program Pendidikan Berkarakter Bela Negara, atau Panca Waluya, tetap akan dilanjutkan Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi, meski ada rekomendasi agar program tersebut dihentikan. Dedi Mulyadi menegaskan, program tersebut tidak akan berhenti, sebagai langkah kebijakannya dalam memberikan perhatian kepada kalangan remaja di Jawa Barat, agar mereka bisa berperilaku disiplin dan lebih baik.

RelatedPosts

Japan Open 2026: Fajar/Fikri ke Final, Hadapi Wakil Korea Selatan

Bandara Husein Aktif Lagi, Enam Maskapai Ajukan Rute

3 Wisatawan Tenggelam di Pantai Pangandaran, 2 Selamat 1 Hilang

“Ada yang merekomendasikan agar menghentikannya. Tidak akan saya hentikan, akan terus melaksanakan, dilanjutkan karena itu terbukti efektif,” ujar Dedi Mulyadi, menjawab pertanyaan wartawan di Gedung DPRD Jabar, Kamis (22/05/2025) malam.

“Efektifnya ya bisa dilihat dari hasil pelaksanan kemarin. Dilihat oleh mata dan terbuka, lalu disiarkan secara luas. Artinya, bicara keterbukaan, hasilnya kita perhilatkan secara terbuka,” kata Dedi Mulyadi.

Dedi Mulyadi mengungkapkan, evaluasi dari pelaksanaan Program Pendidikan Berkarakter, tetap dilakukan dengan harapan bisa lebih baik lagi ke depannya. Evaluasi dimaksud, antaralain menyangkut perlengkapan sarana dan prasarana pendukung pembelajaran, dan sebagainya.

“Evaluasinya, kekurangannya saja. Misalnya saja, kurang bantal, kami evaluasi. Aspek akademis, apa yang menjadi kekurangannya, dievaluasi,” ungkap Dedi Mulyadi.

Dedi Mulyadi menilai, Program Pendidikan Berkarakter, sudah cukup efektif. Bahkan, sebanyak 600 psikolog dilibatkan untuk memantau soal kejiwaan 273 peserta didik di Dodik Bela Negara Rindam III Siliwangi, Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

“Tenaga dari psikolog-nya kami tambah. Sekarang ini melibatkan 600 psikolog, yabg akan mendampingi para peserta didik,” sebut Dedi Mulyadi.

Dedi Mulyadi menjelaskan, anggaran sebesar Rp.6 miliar, yang banyak disorot berbagai pihak, bukan untuk gelombang pertama saja. Selanjutnya masih menggunakan dana tersebut, sehingga ada kebersinambungan.

“Bukan untuk yang kemarin saja. Tapi, ada angkatan berikutnya,” jelas Dedi.(chd).

Tags: barak militerdedi mulyadigubernur jabarProgram Pendidikan Berkarakter

Related Posts

Japan Open 2026

Japan Open 2026: Fajar/Fikri ke Final, Hadapi Wakil Korea Selatan

Editor
18 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Japan Open 2026 berlangsung 14-19 Juli 2026 di arena Tokyo Metropolitan Gymnasium. Kompetisi ini masuk BWF World...

Aktivitas di Bandara Husein Sastranegara.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Bandara Husein Aktif Lagi, Enam Maskapai Ajukan Rute

Editor
18 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Proses optimalisasi Bandara Husein Sastranegara terus menunjukkan perkembangan positif. PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memastikan seluruh...

Pantai Pangandaran. (Foto: Istimewa)

3 Wisatawan Tenggelam di Pantai Pangandaran, 2 Selamat 1 Hilang

Editor
18 Juli 2026

SATUJABAR, PANGANDARAN--Gulungan mbak Pantai Pangandaran. Jawa Barat, kembali menyeret tiga orang wisatawan. Dua wisatawan yang sempat terseret ke tengah selamat,...

Para pengemudi ojek online (ojol) geruduk kantor debt collector di Jalan Kopo Sayati, Kabupaten Bandung.(Foto:Istimewa).

Tarik Paksa Sepeda Motor, Kantor Debt Collector di Bandung Digeruduk Ojol

Editor
18 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Kantor 'Debt Collector' di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, digeruduk ratusan pengemudi ojek online (ojol) bersama-sama warga. Aksi penggerudukan yang...

Menko Perekonomian Airlangga Hartanto di pembukaan WAICO (Foto: Kemenko Perekonomian)

Indonesia Resmi Gabung WAICO, Lembaga Kerjasama AI Global

Editor
18 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Indonesia resmi menjadi salah satu dari 29 negara pendiri World Artificial Intelligence Cooperation Organization (WAICO) melalui penandatanganan...

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah akan terus melakukan efisiensi anggaran demi mempercepat penghapusan kelaparan, kemiskinan, dan kemiskinan ekstrem di Indonesia. Presiden bahkan menyatakan bahwa apabila diperlukan, anggaran pertahanan dan kepolisian dapat dikurangi untuk memastikan kebutuhan dasar rakyat terpenuhi.(Foto: Setneg)

Presiden Prabowo: Anggaran Pertahanan dan Polri Bila Perlu Dikurangi untuk Hapus Kemiskinan

Editor
18 Juli 2026

SATUJABAR, MALANG - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah akan terus melakukan efisiensi anggaran demi mempercepat penghapusan kelaparan, kemiskinan, dan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat