• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 31 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Polisi Tangkap Polisi Yang Jual Amunisi ke OPM di Papua

Editor
Selasa, 20 Mei 2025 - 09:01
Ilustrasi senjata api.(Foto:Istimewa).

Ilustrasi senjata api.(Foto:Istimewa).

Penjualan amunisi yang dilakoni LO terkait dengan Organisasi Papua Merdeka (OPM) kelompok Lengganus yang dipimpin Komari Murib.

WAMENA — Kepolisian di Lanny Jaya, Papua Pegunungan, menangkap rekannya sesama anggota polisi, Bripda LO. Pasalnya, oknum polisi itu terlibat dalam bisnis ilegal penjualan amunisi.

RelatedPosts

Disbudpar Perkuat Branding Bandara Husein Sastranegara

Wisatawan ke Kota Bandung 12 Juta Orang Semester I 2026

Jembatan Gantung Pongpet di Pangandaran Anjlok Usai Diresmikan, Dandim Akui Tidak Kontrol Beban

Satgas Operasi Damai Cartenz menangkap LO setelah diketahui menjual puluhan butir amunisi senjata api ke kelompok jaringan separatis bersenjata. Diketahui jaringan penjualan amunisi yang dilakoni LO terkait dengan Organisasi Papua Merdeka (OPM) kelompok Lengganus yang dipimpin Komari Murib.

“Ini adalah bentuk komitmen kami dalam menindak tegas siapapun yang terlibat dalam suplai senjata dan amunisi kepada KKB (Kelompok Kriminal Bersenjata, OPM). Termasuk bila pelakunya adalah anggota Polri,” begitu kata Kepala Operasi Damai Cartenz Brigadir Jenderal (Brigjen) Faizal Ramadhani melalui rilis yang dierima media.

Faizal menegaskan, prilaku LO merupakan bentuk penyimpangan dalam pengabdian anggota Polri terhadap negara. Kata dia, tidak ada ruang bagi pengkhianatan terhadap institusi. Dia memastikan, Bripda LO bakal dihukum berat.

Diketahui, LO menjual puluhan amunisi senjata api kepada inisial PW yang merupakan bagian dari kelompok separatis bersenjata di Lanny Jaya. Setelah diketahui melakukan transaksi penjualan amunisi, tersebut Satgas Damai Cartenz sempat melakukan pencarian terhadap LO.

Dan pada Sabtu (17/5/2025), anggota Polri yang berdinas di kawasan Papua Pegunungan itu menyerahkan diri ke Polda Papua untuk ditangkap.

Setelah ditangkap, LO mengaku melakoni bisnis peluru tajam itu sejak 2017. Tak terhitung berapa jumlah amunisi yang berhasil dia jual kepada kelompok separatis bersenjata. Akan tetapi, kata Brigjen Faizal bisnis yang dinilai khianat itu sempat setop pada 2021.

“Dan akhirnya kembali dilakukan pada saat ini,” kata Brigjen Faizal.

Sementara pembeli, yakni PW, pun berhasil dirungkus kepolisian setelah pencarian ke wilayah lain. PW ditangkap oleh Polres Jayawijaya dan hingga kini dalam penahanan. (yul)

oknum polisi, jual amunisi, saparatis bersenjata, opm,

Tags: jual amunisiOknum polisiopmsaparatis bersenjata

Related Posts

Disbudpar atau Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung terus memperkuat branding pariwisata di Salah satu sudut di Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung seiring kembali beroperasinya penerbangan komersial. Disbudpar Kota Bandung terus memperkuat branding pariwisata.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Disbudpar Perkuat Branding Bandara Husein Sastranegara

Editor
31 Agustus 2026

BANDUNG - Disbudpar atau Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung terus memperkuat branding pariwisata di Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung...

Turis asing,otp kereta api.wisatawan mancanegara

Wisatawan ke Kota Bandung 12 Juta Orang Semester I 2026

Editor
31 Agustus 2026

BANDUNG - Aktivitas perjalanan menuju Kota Bandung menunjukkan angka yang cukup tinggi sepanjang semester pertama 2026. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata...

Jembatan Gantung Pongpet di Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, yang tiba-tiba anjlok saat dilintasi rombongan Bupati, Citra Priyami, seusai diresmikan.(Foto:Istimewa).

Jembatan Gantung Pongpet di Pangandaran Anjlok Usai Diresmikan, Dandim Akui Tidak Kontrol Beban

Editor
31 Agustus 2026

SATUJABAR, PANGANDARAN--Jembatan Gantung Pongpet di Kabupaten Pangandaraan, Jawa Barat, tiba-tiba anjlok saat dilintasi Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, bersama rombongan seusai...

Presiden Prabowo Subianto menerima kartu tanda anggota Nahdlatul Ulama (Kartanu) yang diserahkan oleh Rais Aam, Miftachul Akhyar pada Penutupan Muktamar ke-35 NU di Kabupaten Jombang, Provinsi Jawa Timur, Senin (31/08/2026).(Foto: BPMI Setpres)

Presiden Prabowo Terima Kartanu, Berlaku Seumur Hidup

Editor
31 Agustus 2026

JOMBANG - Presiden Prabowo Subianto menerima kartu tanda anggota Nahdlatul Ulama (Kartanu) yang diserahkan oleh Rais Aam, Miftachul Akhyar pada...

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.(Foto:Istimewa).

2 Dugaan Kasus Korupsi Disidik KPK di Pemkab Bogor, Kasus Upah Pungut dan Pengadaan Barang dan Jasa

Editor
31 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA--Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan penyidikan dugaan kasus tindak pidana korupsi di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, berjalan dalam dua...

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan meminta jajaran manajemen baru Perumda Tirtawening Kota Bandung segera melakukan pembenahan internal, terutama dalam aspek konsolidasi keuangan perusahaan.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Wali Kota Instruksikan Manajemen Baru PDAM Tirtawening Konsolidasi Keuangan

Editor
31 Agustus 2026

BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan meminta jajaran manajemen baru Perumda Tirtawening Kota Bandung segera melakukan pembenahan internal, terutama...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.