• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 3 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Krisis Air dan Ketahanan Pangan Mengancam Indonesia, BMKG Dorong Restorasi Sungai dan Pemanenan Air Hujan sebagai Solusi Strategis

Editor
Kamis, 08 Mei 2025 - 04:00
Kemarau hari tanpa hujan kekeringan sawah,walhi

Hari tanpa hujan cukup panjang akan terjadi di sejumlah daerah saat musim kemarau mendatang, ungkap rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). (IMAGE: BMKG)

BANDUNG – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan bahwa perubahan iklim yang kian ekstrem telah memicu krisis air dan mengancam ketahanan pangan nasional. Dalam Talkshow Kongres Gerakan Restorasi Sungai Indonesia (GRSI) dan Gerakan Pemanenan Air Hujan Indonesia (GMHI) 2025, BMKG menyebut restorasi sungai dan pemanenan air hujan sebagai dua solusi strategis untuk menghadapi tantangan tersebut.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, menyampaikan bahwa Indonesia saat ini berada di titik kritis akibat dampak perubahan iklim yang ditandai dengan peningkatan suhu rata-rata dan kejadian cuaca ekstrem yang semakin sering terjadi, seperti banjir dan kekeringan. “Kenaikan suhu rata-rata pada 2024 mencapai 27,52°C, dengan anomali tahunan sebesar +0,81°C dari normal, menunjukkan tren pemanasan global yang mengkhawatirkan,” ujar Dwikorita.

RelatedPosts

Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II, Menhub: Semua Hak Korban Dipenuhi

Wisman ke Jabar Naik 97,93 Persen

Jumlah Penumpang Angkutan Udara Domestic Jawa Barat Mei 2026 Naik 22,09 Persen

Ia menambahkan bahwa sebagian besar wilayah Indonesia kini mengalami suhu udara yang terus berada di atas persentil ke-95 sepanjang tahun. Kondisi ini, menurutnya, dapat memperparah krisis air karena ketimpangan antara pasokan air berlimpah di musim hujan dan kelangkaan saat musim kemarau.

Dwikorita menekankan pentingnya pendekatan strategis yang terencana dan berbasis data ilmiah, yaitu melalui restorasi sungai dan pemanenan air hujan. Restorasi sungai, katanya, dapat memperbaiki ekosistem sungai dan meningkatkan daya tampung air, sementara pemanenan air hujan mampu mengurangi ketergantungan terhadap sumber daya air permukaan yang semakin terbatas.

“Tanpa upaya serius dan kolaboratif, masyarakat terutama di daerah rawan kekeringan akan semakin merasakan dampak perubahan iklim,” ujarnya.

BMKG, lanjutnya, memainkan peran penting dalam penyediaan data iklim dan prakiraan cuaca yang mendukung perencanaan kebijakan air. Lembaga ini juga terus bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan dalam mengembangkan sistem informasi iklim, termasuk Sistem Informasi Hidrologi dan Hidroklimatologi untuk Wilayah Sungai (SIH3).

SIH3 dirancang untuk memberikan data hidrologi dan iklim secara menyeluruh guna mendukung pengambilan keputusan dalam restorasi sungai dan pemanenan air hujan, serta memberikan peringatan dini terhadap risiko kekeringan atau banjir.

Dwikorita menegaskan bahwa tantangan perubahan iklim tidak bisa ditanggulangi dengan pendekatan jangka pendek. Diperlukan strategi adaptif dan cerdas dalam pengelolaan air yang melibatkan kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta.

“Gerakan Restorasi Sungai dan Gerakan Pemanenan Air Hujan adalah langkah nyata yang harus segera diterapkan untuk menjaga ketersediaan air dan mendukung ketahanan pangan nasional,” pungkasnya.

Tags: bmkgkrisis airkrisis panganpanen hujan

Related Posts

Kebakaran menimpa Kapal Motor Mutiara Sentosa II di perairan Laut Jawa pada Minggu (2/8).(Foto: Ditjen Hubla Kemenhub)

Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II, Menhub: Semua Hak Korban Dipenuhi

Editor
3 Agustus 2026

SATUJABAR, SURABAYA - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan pemerintah akan mengawal pemenuhan seluruh hak korban dan keluarga korban kebakaran KMP...

Wisman ke Jabar Juni 2026 dan hunian hotel.(Image: BPS Jabar)

Wisman ke Jabar Naik 97,93 Persen

Editor
3 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Wisatawan Mancanegara (Wisman) yang datang ke Jawa Barat melalui Bandara Kertajati pada Juni 2026 tercatat sebanyak 477...

Jumlah penumpang dan barang angkutan udara.(Image: BPS Jabar)

Jumlah Penumpang Angkutan Udara Domestic Jawa Barat Mei 2026 Naik 22,09 Persen

Editor
3 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Jumlah penumpang angkutan udara domestic Jawa Barat pada bulan Mei 2026 naik 22,09 persen dibandingkan April 2026....

Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang, dan ayahnya, H.M. Kunang, menjalani sidang tuntutan Jaksa KPK dalam kasus dugaan suap pengaturan paket proyek pekerjaan di Pengadilan Negeri Bandung.(Foto:Istimewa).

Bupati Bekasi Non Aktif, Ade Kuswara Kunang Dituntut 7 Tahun Penjara

Editor
3 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang, dituntut tujuh tahun penjara dalam kasus dugaan suap pengaturan paket proyek pekerjaan senilai...

Ekspor Jabar Juni 2026.(Image: BPS Jabar)

Ekspor Jawa Barat Januari-Juni 2026 Naik 5,11 Persen

Editor
3 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Ekspor Jawa Barat Januari-Juni 2026 mencapai USD 19,60 miliar atau naik 5,11 persen dibanding periode yang sama...

Inflasi Jabar Juli 2026.(Image: BPS Jabar)

Inflasi Juli 2026 Jawa Barat Capai 2,72 Persen

Editor
3 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Inflasi Juli 2026 Jawa Barat sebesar 2,72 persen year on year (y-on-y), dengan Indeks Harga Konsumen (IHK)...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat