• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 4 November 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Diprotes Bukan Bapak Aing, Tapi Bapak Tiri di Cirebon, Ini Jawaban KDM

Editor
Kamis, 08 Mei 2025 - 08:02
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.(Foto:Istimewa).

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.(Foto:Istimewa).

Kritik yang disampaikan warga di Cirebon timur terkait jalan rusak, merupakan salah alamat.

SATUJABAR, CIREBON — Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi menanggapi protes warga di Kabupaten Cirebon bagian timur. Dalam protes yang dituangkan melalui spanduk, warga menilai, gubernur belum memperhatikan kondisi Cirebon timur, bahkan menyebutnya sebagai ‘bapak tiri’ bukan ‘bapak aing’.

RelatedPosts

Perampokan Rumah Mewah di Indramayu, Istri Pemilik Dianiaya dan Diculik

Kabar Gembira! Keluarga Badak Jawa Penghuni Ujung Kulon Punya Anggota Baru

Pasok Hampir Separuh Pasar Global tapi Dijual Murah, Bahlil Kendalilan Batu Bara

Gubernur yang akrab disapa KDM itu mengakui, selama ini sudah sering menghadapi kritik. Namun, dia menilai, kritik yang disampaikan warga di Cirebon timur terkait jalan rusak, merupakan salah alamat.

“Saya selama ini dikritik, tidak pernah habis. Yang paling menarik, di Cirebon, ada orang yang marah ke saya, jalan di Cirebon goreng (jelek), gubernurna lain bapa aing, tapi bapa tere (gubernurnya bukan bapa aing, tapi bapak tiri),” ujar KDM, saat berbicara dalam acara Musrenbang RPJMD Provinsi Jawa Barat Tahun 2025-2029 dan RKPD Provinsi Jabar Tahun 2025, di Gedung Negara, Kantor Gubernur Bale Jaya Dewata, Cirebon.

KDM menyatakan, dirinya baru menjabat sebagai gubernur selama dua bulan. Selain itu, jalan rusak yang diprotes oleh warga Cirebon timur pun merupakan jalan kewenangan kabupaten.

“Kunaon jalan kabupaten, ngambek ke aing ai sia? (Kenapa jalan kabupaten, kamu marah ke saya?) Kunaon teu ngambek ka bupati na? (Kenapa tidak marah ke bupatinya?) Kan menjadi aneh,” tandas KDM.

KDM mengaku, tidak anti kritik. Namun, dia meminta, agar kritik tersebut dilakukan secara logis.

KDM menyatakan, siap menerima kritik jika seandainya dia banyak menghambur-hamburkan uang atau jalan-jalan keluar negeri. Dia juga siap dikritik jika tidak mengurus warga yang sakit, tidak mengurus sungai yang kotor dan tidak mengurus tawuran.

Selain itu, KDM juga siap dikritik jika tidak mengurus anak yang suka mabuk dan tidak mengurus anak-anak yang tidurnya pukul 04.00 WIB dini hari karena bermain game online, mobile legend.

“Bukan dibalik. Ketika gubernurnya jalan-jalan ke luar negeri terus, duitnya dihabisin, tidak pernah dikritik. Aing nu digawe (saya yang bekerja), (malah) dikritik,” ucap KDM.

KDM pun mengaku, keras dalam menghadapi kritikan yang dinilainya tidak objektif. Dia menyatakan, selama ini sudah menggunakan anggaran dengan hemat.

“Anggaran saya sudah diturunkan, apapun saya iritkan. Mobil saya cukup tiga, bensin kadang bayar sendiri. Kenapa? Saya ingin berbuat yang terbaik buat rakyat Jawa Barat, bukan sekadar politik. Ini cita-cita saya sejak lahir,” tegas KDM.

Seperti diketahui, sebelum kunjungan KDM ke Cirebon timur, sejumlah spanduk bernada protes terpasang di sejumlah titik. Salah satu spanduk itu bertuliskan: “Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Lain Bapak Aing, Tapi Bapak Tiri. Jalan Cirebon Timur Rusak Parah Pak..!!”

Tokoh masyarakat Cirebon timur, R Hamzaiya, menjelaskan, spanduk tersebut menunjukkan kekecewaan warga Cirebon timur karena banyaknya jalan rusak di wilayah mereka.

“Ini adalah bentuk protes terhadap kondisi Cirebon Timur yang seolah-olah tidak terurus dengan baik, baik oleh Pemerintah Kabupaten Cirebon maupun oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat,” kata R Hamzaiya.

Dia berharap, kehadiran KDM ke Cirebon bisa membawa perubahan, terutama terkait kondisi jalan yang rusak. “Dedi Mulyadi gubernur dengan slogan Bapa Aing, sementara kami sebut dulu dengan Bapak Tiri sampai semua persoalan Cirebon timur terselesaikan,” katanya. (yul)

Tags: babak aingbapak tiridedi mulyadigubernur jabarjalan rusakkritik kdmwarga cirebon timur

Related Posts

Ilustrasi tempat kejadian perkara (TKP).(Foto:Istimewa).

Perampokan Rumah Mewah di Indramayu, Istri Pemilik Dianiaya dan Diculik

Editor
3 November 2026

SATUJABAR, INDRAMAYU--Sebuah rumah mewah di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, disatroni kawanan peramok. Selain menguras uang tunai, perhiasan emas, dan mobil, pelaku...

Kawasan Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) kedatangan satu individu anak Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) dan terekam kamera jebak (camera trap) pada tanggal 10 Oktober 2026. Anak badak tersebut terpantau sedang berkubang bersama induknya yang teridentifikasi bernama Desy.(Foto: Dok. TNUK Via Kemenhut)

Kabar Gembira! Keluarga Badak Jawa Penghuni Ujung Kulon Punya Anggota Baru

Editor
3 November 2026

JAKARTA - Kabar gembira datang dari Kawasan Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK). Satu individu anak Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) kembali...

Tambang batubara dan mineral

Pasok Hampir Separuh Pasar Global tapi Dijual Murah, Bahlil Kendalilan Batu Bara

Editor
3 November 2026

JAKARTA - Tahun lalu, Indonesia memasok hampir separuh batu bara yang diperdagangkan di dunia. Namun, harga batu bara justru jatuh...

Kementerian ESDM Lelang Terbuka Stockpile Bauksit Senilai Rp 200 Miliar di Riau

Soal Izin Tambang, Bahlil: Orang Daerah Harus Kebagian

Editor
3 November 2026

JAKARTA - Nikel ada di Sulawesi dan Maluku, batu bara tersebar di Sumatera dan Kalimantan. Namun, selama ini sebagian besar...

haji,umrah,masjid,arafah,religi

Kemenhaj Blokir PT Assyifa Berkah Mandiri Karena Gagal Pulangkan 95 Jemaah

Editor
3 November 2026

JAKARTA - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia resmi melakukan pemblokiran terhadap akun Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan...

Pembukaan IIFS 2026 dihadiri oleh Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Dian Ediana Rae, Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya Agusman, Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto Adi Budiarso, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, pimpinan serta perwakilan kementerian/lembaga, Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Badan Wakaf Indonesia (BWI), anggota Komite Pengembangan Keuangan Syariah (KPKS), industri jasa keuangan syariah, Dewan Pengawas Syariah, asosiasi, dan akademisi.(Foto: Humas OJK)

Lewat Indonesia Islamic Finance Summit, OJK Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah

Editor
3 November 2026

MAKASSAR - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat industri keuangan syariah nasional terus menunjukkan ketahanan dan pertumbuhan positif. Hingga September 2026,...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.