• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Sabtu, 7 Maret 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Miris, Terusir Akibat Dipaksa Pindah Agama, Bocah Yatim Piatu Lari dari Lampung ke Kuningan

Editor
Senin, 05 Mei 2025 - 07:21
Ilustrasi orang hilang, linglung

Ilustrasi orang hilang.(pixabay)

Rara mengalami tekanan untuk pindah agama mengikuti keyakinan bibinya.

SATUJABAR, KUNINGAN — Kisah Rara Baraspatih (16 tahun) yang melakukan perjalanan dari Lampung di Pulau Sumatera ke Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, menyedot perhatian masyarakat dan pemerintah daerah di Kabupaten Kuningan. Dia melakukan perjalanan seorang diri untuk mencari paman dan nenek kandungnya.

RelatedPosts

Perhatian! Pemkot Bandung Mulai Bangun Halte BRT di 232 Titik

Harga Emas Terbaru! Harga Emas Batangan Sabtu 7/3/2026 Rp 3.059.000 Per Gram

Pemerintah Terbitkan Permen Komdigi Terkait PP TUNAS

Rara sempat tersesat di sekitar Gunungkeling, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan. Dia ditemukan oleh warga setempat dalam kondisi kebingungan karena tidak mengetahui alamat paman dan neneknya.

Warga yang menemukannya kemudian membawa Rara ke kantor polisi, Ahad (4/5/2025). Di situlah terungkap bahwa siswi SMA kelas dua itu merupakan anak yatim piatu.

Kedua orang tua Rara, yakni Sudarto dan Asmawati, meninggal dalam kecelakaan di Jakarta. Gadis tersebut kemudian tinggal dan diasuh oleh bibinya di Lampung sejak usianya masih sembilan tahun.

Namun, Rara mengalami tekanan untuk pindah agama mengikuti keyakinan bibinya. Dia menolak permintaan tersebut meski akhirnya diusir oleh sang bibi.

Rara akhirnya nekat pergi ke Kabupaten Kuningan untuk mencari pamannya yang bernama Wawing dan neneknya yang bernama Askinah. Ia hanya mengetahui bahwa kedua kerabat dekatnya itu tinggal di Kabupaten Kuningan, tanpa mengetahui alamat lengkapnya.

Kisah Rara langsung viral di media sosial. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kuningan kemudian turun langsung mencari keberadaan paman dan nenek Rara.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Kuningan, Yudi Nugraha, menjelaskan, pihaknya menelusuri identitas paman Rara melalui data base kependudukan. Namun, nama Wawing, paman Rara, tidak dapat ditemukan. “Nama Wawing kemungkinan nama panggilan,” jelas Yudi.

Selanjutnya, nama Askinah, nenek Rara, dimasukkan kedalam pencarian di data base. Hasilnya, ditemukan 65 orang dengan nama Askinah, dalam rentang usia 60 tahun.

Untuk lebih detail, nama Askinah kemudian ditelusuri dengan bantuan PKH dan aparat desa. Hasilnya, ditemukan sosok Askinah yang tinggal di Desa Cipondok, Kecamatan Cibingbin, Kabupaten Kuningan.

Rara kemudian diantar oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kuningan, Toto Toharudin, menemui pamannya di Balai Desa Cipondok, Senin (5/5/2025). Dia juga diantar ke rumah neneknya.

Paman Rara yang bernama Wawing Karwin, membenarkan Rara adalah keponakannya atau anak dari adiknya yang sudah meninggal dunia. Dia mengaku, terakhir kali bertemu dengan Rara pada 2017. “Beberapa tahun ini memang sudah tidak ada kontak,” katanya. (yul)

Tags: anak yatim/piatudipaksa pindah agamaperjalanan lampung-kuninganrara baraspatih

Related Posts

BRT Kota Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Perhatian! Pemkot Bandung Mulai Bangun Halte BRT di 232 Titik

Editor
7 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Perhubungan mulai membangun halte Bus Rapid Transit (BRT) di sejumlah titik. Menurut...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi

Harga Emas Terbaru! Harga Emas Batangan Sabtu 7/3/2026 Rp 3.059.000 Per Gram

Editor
7 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Batangan Antam Sabtu 7/3/2026 dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 3.059.000 per gram sebelum...

Menkomdigi Meutya Hafid menandatangani Peraturan Menkomdigi No. 9 Tahun 2026 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah No. 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik Dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS) di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Jumat (06/03/2026). Foto: Ardi W/Komdigi

Pemerintah Terbitkan Permen Komdigi Terkait PP TUNAS

Editor
6 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Pemerintah resmi menerbitkan Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 9 Tahun 2026 sebagai aturan pelaksanaan dari Peraturan...

bank bjb. (Foto: Istimewa)

Sustainability Bond Tahap II bank bjb Dapat Respons Positif, Perkuat Portofolio Pembiayaan Berkelanjutan

Editor
6 Maret 2026

BANDUNG – Komitmen bank bjb dalam memperkuat pembiayaan berkelanjutan kembali mendapat respons positif dari pasar. Hal ini tercermin dari tingginya...

(Foto: Istimewa)

bank bjb Perluas Akses Pembiayaan Produktif bagi Nelayan di Kabupaten Cirebon

Editor
6 Maret 2026

CIREBON - bank bjb memperluas literasi dan inklusi keuangan bagi masyarakat pesisir melalui partisipasi aktif dalam kegiatan edukasi keuangan bertajuk...

Kecelakaan beruntun di KM 93-B Tol Cipularang mengakibatkan 2 orang tewas.(Foto:Istimewa).

Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang 2 Orang Tewas, Sopir Truk Kontainer Jadi Tersangka

Editor
6 Maret 2026

SATUJABAR, PURWAKARTA--Kecelakaan maut kembali terjadi di ruas Tol Cipularang, setelah sembilan kendaraan terlibat tabrakan beruntun. Tabrakan beruntun yang dipicu truk...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.