• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 23 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Peringati Hari Lada Internasional, Kemendag Dorong Penguatan Industri Lada Nasional

Editor
Kamis, 01 Mei 2025 - 09:03
Lada hitam dan putih.(Image: Pexels)

Lada hitam dan putih.(Image: Pexels)

BANDUNG – Kementerian Perdagangan menegaskan komitmennya untuk memperkuat industri lada nasional dalam peringatan Hari Lada Internasional 2025 yang diselenggarakan oleh International Pepper Community (IPC) di Hotel Pullman, Jakarta, pada Senin (28/4). Acara ini turut dihadiri para pejabat kementerian dan lembaga terkait, serta eksportir lada dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kemendag, Djatmiko Bris Witjaksono, menyampaikan bahwa Pemerintah Indonesia berkomitmen meningkatkan ketahanan dan daya saing industri lada di tengah berbagai tantangan global.

RelatedPosts

Jasad Kru Kapal Bawa 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Ditemukan di Bengkulu

Kolaborasi bank bjb dan UPI Perluas Manfaat bagi Civitas Akademika dan Masyarakat

2 Geng Motor di Bandung Bentrok, Polisi Tangkap Para Pelaku

“Peringatan Hari Lada Internasional adalah bentuk penghargaan atas pentingnya lada, tidak hanya sebagai komoditas perdagangan tetapi juga sebagai bagian dari warisan sejarah dan budaya dunia. Pemerintah Indonesia akan terus memperkuat ketahanan industri lada nasional,” ujar Djatmiko melalui keterangan resmi.

Ia menambahkan bahwa industri lada menghadapi tantangan nyata, seperti ketegangan perdagangan global, dinamika geoekonomi, isu keberlanjutan, dan peningkatan ekspektasi pasar. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan organisasi internasional menjadi sangat penting.

Djatmiko juga menyoroti peran strategis IPC sebagai fasilitator perdagangan lada dunia, sekaligus sebagai platform penting untuk dialog kebijakan, penyediaan data strategis, dan penguatan ketahanan industri lada kawasan. Dalam kesempatan itu, ia juga memberikan apresiasi kepada Direktur Eksekutif IPC periode 2021–2025, Firna Azura Ekaputri Haji Marzuki (Malaysia), dan menyambut Direktur Eksekutif IPC periode 2025–2028, Marina Novira Anggraini (Indonesia).

“Kami berharap kepemimpinan baru ini membawa semangat inovasi dan perluasan pasar global bagi komoditas lada,” ucap Djatmiko.

Indonesia saat ini menempati posisi ketiga sebagai negara produsen lada terbesar di dunia dengan luas lahan mencapai 163 ribu hektare. Pada 2024, nilai ekspor lada Indonesia mencapai lebih dari USD 311 juta, meningkat 105,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Meski demikian, industri lada nasional masih menghadapi sejumlah kendala seperti rendahnya produktivitas akibat pohon tua, serangan penyakit tanaman, dan terbatasnya fasilitas pengolahan.

Dalam sesi diskusi, Direktur Perundingan Antar Kawasan dan Organisasi Internasional Kemendag, Natan Kambuno, menekankan strategi pemerintah untuk menjaga daya saing lada di pasar global. Strategi tersebut antara lain mencakup intensifikasi tanaman, pemanfaatan perjanjian perdagangan bebas, pengembangan produk bernilai tambah, dan peningkatan promosi internasional.

Sementara itu, Direktur Eksekutif IPC 2021–2025, Firna Azura, menyoroti kekhawatiran petani dan pelaku industri lada terkait rencana tarif impor baru oleh Amerika Serikat. IPC tengah mengupayakan penyampaian keberatan resmi kepada pemerintah AS agar lada dikecualikan dari daftar produk yang dikenai tarif resiprokal.

“Lada bukan komoditas yang bisa dibudidayakan di AS, jadi tidak mengancam petani lokal. Impornya mencapai 100 kiloton metrik per tahun, atau sekitar 25 persen perdagangan lada hitam dunia,” tegas Firna.

Direktur Eksekutif IPC yang baru, Marina Novira Anggraini, mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat dialog dan kerja sama guna menghadapi tantangan industri lada. “Sebagai tuan rumah Sekretariat IPC, Indonesia berkomitmen mendukung kerja sama multilateral demi perdagangan lada yang berkelanjutan, inovatif, dan inklusif,” kata Marina.

Sebagai informasi, IPC adalah organisasi antarpemerintah di sektor lada yang didirikan pada 1972. IPC bertujuan mempromosikan, menyelaraskan, dan mengembangkan perdagangan lada antarnegara anggotanya. Saat ini IPC beranggotakan lima negara permanen (Indonesia, India, Malaysia, Sri Lanka, dan Vietnam) serta dua anggota asosiasi (Papua Nugini dan Filipina), yang secara kolektif menyumbang 70 persen produksi lada dunia.

Tags: Hari LadakemendagLada

Related Posts

Surakman(60), kru kapal, atau ABK KM Arupadatu 1, yang hilang saat membawa lima jurnalis di Selat Sunda.(Foto:Istimewa).

Jasad Kru Kapal Bawa 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Ditemukan di Bengkulu

Editor
23 September 2026

SATUJABAR, BANTEN--Jasad Surakman, kru kapal, atau anak buah kapal (ABK) Kapal Motor (KM) Arupadatu, yang hilang saat membawa lima jurnalis...

Direktur Utama bank bjb Ayi Subarna (kiri) dan Wakil Rektor bidang Penelitian, Pengabdian, dan Kemitraan UPI Prof. Dr. Agus Setiabudi.(Foto: Website bank bjb)

Kolaborasi bank bjb dan UPI Perluas Manfaat bagi Civitas Akademika dan Masyarakat

Editor
23 September 2026

BANDUNG – bank bjb dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) memperkuat sinergi melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Tridharma Perguruan Tinggi,...

Ilustrasi aksi tawuran.(Foto:Istimewa).

2 Geng Motor di Bandung Bentrok, Polisi Tangkap Para Pelaku

Editor
23 September 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Dua kelompok remaja anggota geng motor di Kota Bandung, Jawa Barat, terlibat bentrok. Polisi mengamakan para pelaku terlibat bentrokan,...

Dewan Gubernur Bank Indonesia.(Foto: Dok. Bank Indonesia)

BI Rate Tetap 5,75%, Rapat RDG Bank Indonesia 22-23 September 2026

Editor
23 September 2026

JAKARTA - Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 22-23 September 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 5,75%, suku bunga...

FIFA ASEAN Cup 2026.(Foto:Istimewa).

Stadion Si Jalak Harupat Bandung Siap Sambut FIFA ASEAN Cup 2026, Polda Jabar Jamin Lalu-Lintas Aman

Editor
23 September 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, siap menyambut perhelatan FIFA ASEAN Cup 2026. Polda Jawa Barat menjamin pengamanan dan...

Petugas gabungan bahu membahu memadamkan lahan yang di lalap si jago merah di Desa Sima, Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang, Provinsi Jawa Tengah (22/9) (Foto: BPBD Kabupaten Pemalang)

Kejadian Bencana Dihimpun BNPB Rabu 23 September 2026

Editor
23 September 2026

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merangkum laporan kejadian bencana dan penanganannya yang dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.