• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 4 November 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Bossman Mardigu dan Helmy Yahya Ditunjuk Jadi Komisaris Utama dan Komisaris Independen Bank BJB

Editor
Rabu, 16 April 2025 - 08:00
(Kiri-kanan) Komisaris Utama Bank BJB Bossman Mardigu, Direktur Utama Bank BJB Yusuf Saadudin, dan Komisaris Independen Bank BJB Helmy Yahya.(Foto: Dok BJB)

(Kiri-kanan) Komisaris Utama Bank BJB Bossman Mardigu, Direktur Utama Bank BJB Yusuf Saadudin, dan Komisaris Independen Bank BJB Helmy Yahya.(Foto: Dok BJB)

SATUJABAR, BANDUNG — Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Bank BJB, menunjuk Mardigu Wowiek Prasantyo, atau Bossman Mardigu dan Helmy Yahya sebagai Komisaris Utama dan Komisaris Independen Bank BJB. Penunjukkann Bossman Mardigu dan Helmy Yahya, telah mendapat persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) hasil penilaian dan kepatutan, atau fit and proper test.

Keputusan menunjuk Mardigu Wowiek Prasantyo, atau Bossman Mardigu dan Helmy Yahya, sebagai Komisaris Utama dan Komisaris Independen Bank BJB, diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), dilakukan secara hybrid di Menara Bank BJB, Kota Bandung, pada Rabu (16/04/2025).

RelatedPosts

Perampokan Rumah Mewah di Indramayu, Istri Pemilik Dianiaya dan Diculik

Kabar Gembira! Keluarga Badak Jawa Penghuni Ujung Kulon Punya Anggota Baru

Pasok Hampir Separuh Pasar Global tapi Dijual Murah, Bahlil Kendalilan Batu Bara

Keputusan tersebut telah mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), melalui hasil penilaian dan kepatutan, atau fit and proper test. RUPST Bank BJB juga menyetujui penggunaan laba bersih untuk pembagian dividen tahun buku 2024, sebesar Rp. 896,95 miliar, atau setara dengan Rp.85,25 per lembar saham.

“Angka Rp.85,25 per lembar saham, setara dengan 65,50 persen dari laba bersih yang berhasil dibukukan Bank BJB di Tahun Buku 2024, sebesar Rp. 1.369.462.904.109. Kebijakan dividen tersebut menjadi bukti kinerja keuangan Bank BJB  mampu memberikan nilai tambah bagi pemegang saham,” tulis Manajemen Bank BJB, dikutip dalam laman resmi Bank BJB, Rabu (16/04/2025).

Para pemegang saham juga menyetujui laporan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum, yakni Obligasi Subordinasi Berkelanjutan IV Tahap I, Obligasi Keberlanjutan Berkelanjutan I Tahap I, serta Surat Berharga Perpetual. Laporan bersifat informatif, namun penting dalam menunjukkan proses transparansi kepada investor.

 

Dewan Komisaris Bank BJB:

Komisaris Utama Independen : Mardigu Wowiek Prasantyo

Komisaris : Herman Suryatman

Komisaris : Rudie Kusmayadi

Komisaris : Tomsi Tohir

Komisaris Independen : Helmy Yahya

Komisaris Independen : Novian Herodwijanto

 

Dewan Direksi Bank BJB:

Direktur Utama : Yusuf Saadudin

Direktur Kepatuhan : Joko Hartono Kalisman

Direktur Korporasi dan UMKM : Mulyana

Direktur Konsumer dan Ritel : Nunung Suhartini

Direktur Operasional dan Teknologi Informasi : Ayi Subarna

Direktur Keuangan : Hana Dartiwan

 

Profesionalitas

RUPST Bank BJB, yang menetapkan enam komisaris baru dan enam jabatan direksi, dihadiri Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Wakil Gubernur Banten, Dimyati Natakusumah, 27 kepala daerah, serta para pemegang saham Bank BJB. Sementara Direktur Utama ditempati Yusuf Saadudin, yang sebelumnya ditunjuk sebagai Plt Dirut Bank BJB.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengatakan, pemilihan komposisi jajaran komisaris dan direksi atas dasar sikap profesional yang kemudian disepakati seluruh pemegang saham.

“Orang-orang yang diusulkan didasarkan pada aspek-aspek yang bersifat profesionalitas. Saya sendiri tidak pernah bertemu dengan orangnya dan tidak mengenal, hanya membaca foto prototipe dan pengalaman organisasi perbankannya,” ujar Dedi.

Dedi menambahkan, untuk jajaran komisaris juga berdasarkan aspek-aspek profesionalisme. Sama sekali tidak ada satupun aspek bersifat politik.

Dedi menyinggung sosok Mardigu Wowiek Prasantyo, atau Bossman Mardigu dan Helmy Yahya, yang sama sekali tidak pernah membicarakan soal penunjukannya sebagai komisaris. Dedi baru menghubungi, setelah melihat profil dan latarbelakang keduanya.

“Saya tidak pernah bertemu bareng, ngobrol bahas soal bisnis segala macam. Saya hanya telepon, saat beliau, Mardigu dan Helmy lagi di Eropa. Saya minta mau tidak menjadi komisaris di Bank Jabar,” kata Dedi.

Alasan Dedi memilih sosok Mardigu dan Helmy, karena memiliki pengetahuan dan pengalaman cukup di bidang ekonomi dan keuangan. Keduanya juga bisa dipercaya publik.

“Alasannya, saya ingin memilih orang-orang yang dipercaya oleh publik. Memiliki pengetahuan cukup serta pengalaman yang kuat di bidang ekonomi dan keuangan. Itu, jadi saya harus memilih orang yang dipercaya publik dan berpengalaman,” tutup Dedi.

 

Tidak Aktif di Politik

Helmy Yahya yang ditunjuk sebagai Komisaris Independen Bank BJB, menegaskan, tidak lagi aktif dalam dunia politik dan siap fokus menjalankan tugas pengawasan serta mendukung strategi bisnis Bank BJB.

Helmy yang sempat bergabung menjadi kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI), mengaku, sudah non-aktif, dan sudah tidak aktif lagi di dunia politik.

Helmy berjanji akan fokus melakukan tugasnya mengawasi Bank BJB dan memastikan kondisi Bank BJB baik-baik saja, setelah diterpa kasus korupsi. Sebagai akuntan dan auditor, Helmy merasa senang atas tugas yang akan diembannya karena salah satu fungsi komisaris  mengawasi soalnkeuangan.

“Saya akuntan dan auditor, jadi saya senang sekali, karena bidang saya di situ mengawasi keuangan. Saya akan konsolidasi, semoga semua baik-baik saja, dan sebagai akuntan saya harus melihat data,” ungkap Helmy.

Helmy berencana melakukan rebranding untuk Bank BJB. Helmy memastikan, jajaran komisaris dan direksi yang ditunjuk dalam RUPST akan bekerja maksimal membawa Bank BJB ke arah yang lebih baik.(chd).

Tags: Bossman MardiguHelmy yahyaKomisaris IndependenKomisaris UtamaRUPS bank bjb

Related Posts

Ilustrasi tempat kejadian perkara (TKP).(Foto:Istimewa).

Perampokan Rumah Mewah di Indramayu, Istri Pemilik Dianiaya dan Diculik

Editor
3 November 2026

SATUJABAR, INDRAMAYU--Sebuah rumah mewah di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, disatroni kawanan peramok. Selain menguras uang tunai, perhiasan emas, dan mobil, pelaku...

Kawasan Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) kedatangan satu individu anak Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) dan terekam kamera jebak (camera trap) pada tanggal 10 Oktober 2026. Anak badak tersebut terpantau sedang berkubang bersama induknya yang teridentifikasi bernama Desy.(Foto: Dok. TNUK Via Kemenhut)

Kabar Gembira! Keluarga Badak Jawa Penghuni Ujung Kulon Punya Anggota Baru

Editor
3 November 2026

JAKARTA - Kabar gembira datang dari Kawasan Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK). Satu individu anak Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) kembali...

Tambang batubara dan mineral

Pasok Hampir Separuh Pasar Global tapi Dijual Murah, Bahlil Kendalilan Batu Bara

Editor
3 November 2026

JAKARTA - Tahun lalu, Indonesia memasok hampir separuh batu bara yang diperdagangkan di dunia. Namun, harga batu bara justru jatuh...

Kementerian ESDM Lelang Terbuka Stockpile Bauksit Senilai Rp 200 Miliar di Riau

Soal Izin Tambang, Bahlil: Orang Daerah Harus Kebagian

Editor
3 November 2026

JAKARTA - Nikel ada di Sulawesi dan Maluku, batu bara tersebar di Sumatera dan Kalimantan. Namun, selama ini sebagian besar...

haji,umrah,masjid,arafah,religi

Kemenhaj Blokir PT Assyifa Berkah Mandiri Karena Gagal Pulangkan 95 Jemaah

Editor
3 November 2026

JAKARTA - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia resmi melakukan pemblokiran terhadap akun Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan...

Pembukaan IIFS 2026 dihadiri oleh Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Dian Ediana Rae, Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya Agusman, Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto Adi Budiarso, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, pimpinan serta perwakilan kementerian/lembaga, Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Badan Wakaf Indonesia (BWI), anggota Komite Pengembangan Keuangan Syariah (KPKS), industri jasa keuangan syariah, Dewan Pengawas Syariah, asosiasi, dan akademisi.(Foto: Humas OJK)

Lewat Indonesia Islamic Finance Summit, OJK Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah

Editor
3 November 2026

MAKASSAR - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat industri keuangan syariah nasional terus menunjukkan ketahanan dan pertumbuhan positif. Hingga September 2026,...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.