• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 20 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

BMKG Peringati Hari Meteorologi Dunia ke-75 dengan Fokus pada Peringatan Dini Cuaca Ekstrem

Editor
Minggu, 23 Maret 2025 - 01:03
Cuaca ekstrem.(Foto:Istimewa).

Cuaca ekstrem.(Foto:Istimewa).

BANDUNG – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memainkan peran penting dalam memberikan peringatan dini terkait cuaca ekstrem di Indonesia. Data yang diperoleh dari berbagai sumber dianalisis oleh para ahli meteorologi untuk mendeteksi potensi terjadinya fenomena cuaca ekstrem seperti hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, dalam peringatan Hari Meteorologi Dunia (HMD) ke-75 yang diadakan di Jakarta pada Sabtu (22/3), menjelaskan bahwa BMKG bekerja tanpa henti selama 24 jam untuk memastikan akurasi informasi peringatan dini cuaca ekstrem. Proses ilmiah yang cermat dilakukan untuk menghasilkan data yang akurat, yang kemudian disebarluaskan ke masyarakat.

RelatedPosts

MTQ NASIONAL 2026: Kaltim Juara Umum, Jakarta Tuan Rumah 2027

Harga Emas Minggu 20/9/2026 Antam Rp 2.638.000 Per Gram

Bupati Sumedang Hadiri Homecoming Festival IKA Unpad 2026

“BMKG memantau kondisi atmosfer laut dan daratan dengan berbagai alat canggih, seperti radar cuaca, satelit, dan stasiun pengamatan,” ujar Dwikorita. Ia juga menyebutkan tema HMD ke-75, Closing The Early Warning Gap Together, sebagai refleksi yang harus dilakukan secara serius oleh seluruh pihak, termasuk Indonesia sebagai negara rawan bencana sepanjang tahun.

Sejak 1 Januari hingga 17 Maret 2025, BMKG mencatat terdapat 1.891 kejadian cuaca ekstrem di Indonesia, yang terdiri dari puting beliung (43 kejadian), angin kencang (400 kejadian), hujan lebat (1.182 kejadian), petir (55 kejadian), dan hujan es (11 kejadian). Cuaca ekstrem ini menimbulkan dampak serius, seperti banjir (721 kejadian), pohon tumbang (371 kejadian), tanah longsor (374 kejadian), kerusakan bangunan (553 kejadian), dan gangguan transportasi (567 kejadian). Selain itu, sebanyak 115 orang menjadi korban jiwa atau luka, dan ribuan lainnya terdampak.

Pada awal Maret 2025, hujan lebat menyebabkan banjir di wilayah Jabodetabek, yang mempengaruhi lebih dari 37 ribu kepala keluarga. BMKG mengungkapkan bahwa fenomena cuaca ekstrem ini terjadi akibat dinamika atmosfer dan munculnya bibit siklon di dekat wilayah Indonesia, yang menyebabkan potensi curah hujan tinggi di beberapa wilayah.

Pentingnya Kolaborasi Pentahelix dalam Mitigasi Bencana

Dwikorita menekankan bahwa efektivitas peringatan dini bergantung pada respon cepat dari semua pihak terkait. BMKG tidak bisa bekerja sendirian dalam menghadapi cuaca ekstrem dan memerlukan kolaborasi dengan berbagai instansi. Kolaborasi pentahelix—yang melibatkan BMKG, pemerintah daerah, BNPB, Badan SAR, media massa, TNI, Polri, dan masyarakat—merupakan kunci untuk mengurangi dampak bencana.

BMKG membagi mata rantai kebencanaan Indonesia dalam tiga tahap: pemberian informasi peringatan dini oleh BMKG, implementasi oleh pemerintah daerah dan berbagai lembaga terkait, serta respon masyarakat di hilir. Keterpaduan antar pihak ini sangat penting untuk menutup gap informasi peringatan dini dan mengurangi risiko bencana.

“Jika alur komunikasi ini berjalan lancar, kami yakin informasi peringatan dini cuaca ekstrem dan bencana lainnya dapat dimitigasi bersama untuk keselamatan masyarakat,” kata Dwikorita.

BMKG telah memanfaatkan berbagai saluran komunikasi untuk menyebarkan informasi cuaca, seperti media sosial, aplikasi InfoBMKG, SMS blast, WhatsApp Channel, dan website resmi mereka (http://www.bmkg.go.id). Dwikorita juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam menanggapi peringatan dini, dengan mengedepankan langkah antisipatif untuk mencegah kerugian lebih lanjut.

Kesiapsiagaan Masyarakat dan Koordinasi Antar Lemaga

Dalam upaya mitigasi bencana, Dwikorita mengajak masyarakat untuk lebih aktif mengakses informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG. Masyarakat yang terinformasi dengan baik dapat mengambil langkah pencegahan lebih dini, sehingga dampak bencana dapat diminimalkan.

“Mata rantai yang efektif sangat penting untuk menyelamatkan nyawa dan mengurangi dampak bencana. Kolaborasi yang baik antar lembaga dan kesiapsiagaan masyarakat menjadi kunci utama dalam penanggulangan bencana,” tutupnya.

Tags: Bencanabmkg

Related Posts

Menteri Agama Nasaruddin Umar dan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud di acara penutupan MTQ Nasional 2026.(Foto: Dok. Kemenag)

MTQ NASIONAL 2026: Kaltim Juara Umum, Jakarta Tuan Rumah 2027

Editor
20 September 2026

SEMARANG - Kalimantan Timur ditetapkan sebagai Juara Umum Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026. Kafilah Kalimantan Timur meraih...

Harga Emas Antam,harga emas

Harga Emas Minggu 20/9/2026 Antam Rp 2.638.000 Per Gram

Editor
20 September 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Minggu 20/9/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.638.000 per gram...

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir membuka Homecoming Festival Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Padjadjaran (Unpad) 2026 di Balai Sawala Rektorat Unpad, Jatinangor, Sabtu (19/9/2026).(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Bupati Sumedang Hadiri Homecoming Festival IKA Unpad 2026

Editor
20 September 2026

SUMEDANG - Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir membuka Homecoming Festival Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Padjadjaran (Unpad) 2026 di Balai...

Bupati Bogor Rudy Susmanto gerak cepat menindaklanjuti aduan masyarakat terkait dugaan pencemaran Sungai Cileungsi dengan melakukan penyisiran langsung bersama TNI, Polri, pegiat lingkungan, perangkat daerah, pemerintah kecamatan dan desa, serta PDAM Kabupaten Bogor, Sabtu (19/9/2026).(Foto: Humas Pemkab Bogor)

Bupati Sidak Limbah Sungai Cileungsi, Pelanggar Akan Disanksi

Editor
20 September 2026

CILEUNGSI – Bupati Bogor Rudy Susmanto gerak cepat menindaklanjuti aduan masyarakat terkait dugaan pencemaran Sungai Cileungsi dengan melakukan penyisiran langsung...

Mantan Gubernur Jawa Barat, Danny Setiawan.(Foto:Diskominfo Jabar).

Mantan Gubernur Jawa Barat Danny Setiawan Wafat, Dimakamkan di Purwakarta

Editor
19 September 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Mantan Gubernur Jawa Barat Danny Setiawan, tutup usia. Gubernur Jawa Barat periode 2003-2008 tersebut, dimakamkan di tempat pemakaman keluarga...

Jemaah haji Indonesia turun dari pesawat.(Foto: Humas Kemenhaj)

Astagfirullah! Diduga Terjadi Jual Beli Porsi Haji di Jawa Timur, Diselidiki Kemenhaj

Editor
19 September 2026

SURABAYA - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melalui Direktorat Jenderal Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah kembali melakukan pendalaman terhadap dugaan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.