• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 15 Oktober 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kemenperin Dorong IKM Pendongkrak Lapangan Kerja dan Pertumbuhan Ekonomi

Editor
Selasa, 11 Maret 2025 - 09:18
Kementerian Perindustrian Dukung IKM Lewat Partisipasi di Trade Expo Indonesia 2024

Direktur Jenderal IKMA Reni Yanita.(FOTO: Humas Kemenperin)

BANDUNG – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus berupaya mendorong perkembangan industri kecil dan menengah (IKM) yang memiliki peranan penting dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional. Di tengah tantangan ekonomi global, Kemenperin berfokus pada penguatan keterampilan pelaku IKM agar semakin produktif dan mampu menyerap lebih banyak tenaga kerja.

“Di saat banyak industri menghadapi berbagai tantangan dalam menjalankan bisnisnya, pertumbuhan pelaku IKM yang tersebar di berbagai daerah justru mampu menyerap tenaga kerja baru dan berkontribusi positif terhadap sektor industri manufaktur,” kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Reni Yanita, dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (10/3).

RelatedPosts

Pelindo Lepas Ekspor Produk UMK Binaan ke Brunei

Mendag Busan Ajak Generasi Muda Jajaki Usaha Waralaba

OJK Luncurkan Laporan Kinerja Pembiayaan UMKM Semester I 2026

Reni Yanita menjelaskan, populasi IKM yang saat ini mencapai 4,5 juta unit usaha berkontribusi sebesar 99,77 persen dari total unit usaha industri. Dengan jumlah tersebut, IKM menyerap 65,52 persen dari total tenaga kerja di sektor industri, atau sekitar 13,11 juta pekerja. Selain itu, nilai output IKM terhadap industri pengolahan nonmigas tercatat sebesar 21,53 persen dari total nilai output industri nasional, dengan laju pertumbuhan PDB IKM year on year sebesar 5,26 persen.

“Jika IKM dapat tumbuh dan berkembang, tentu akan meningkatkan daya saing dan pertumbuhan ekonomi nasional. Oleh sebab itu, Kemenperin melalui Ditjen IKMA akan terus mendorong peningkatan keterampilan dan manajemen bisnis pelaku IKM agar tetap bertahan dan berkembang, salah satunya melalui penguatan brand dengan teknik storytelling yang baik serta optimasi penjualan di platform digital,” tambah Reni melalui keterangan resmi.

Dalam hal ini, Balai Pemberdayaan Industri Fesyen dan Kriya (BPIFK), yang berada di bawah Ditjen IKMA Kemenperin, aktif memberikan pelatihan online untuk para pelaku IKM, khususnya di bidang fesyen dan kriya. Pelatihan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan produksi, tetapi juga pada kemampuan kepemimpinan dan perancangan ide pengembangan produk agar bisnis menjadi lebih berkelanjutan.

“Kami berfokus pada dua keterampilan penting yang dibutuhkan oleh pelaku IKM, yaitu hard skill untuk produksi dan soft skill untuk manajemen usaha. Pengembangan soft skill ini menjadi kompetensi inti dari BPIFK,” ungkap Kepala BPIFK Dickie Sulistya, dalam sambutannya pada acara pembukaan Webinar Marketing Series, Februari lalu.

BPIFK juga memiliki program Inkubator Bisnis Kreatif (Creative Business Incubator/CBI), yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas usaha pelaku IKM fesyen dan kriya agar dapat berkembang dan naik kelas. Melalui berbagai program peningkatan kemampuan, BPIFK membantu pelaku usaha mendesain produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen, salah satunya melalui serangkaian webinar yang melibatkan alumni CBI.

“Dalam pengelolaan usaha, IKM membutuhkan keterampilan dasar dalam manajemen pemasaran, SDM, produksi, dan keuangan. Webinar ini mengangkat topik-topik penting dalam dunia pemasaran, seperti brand storytelling, optimasi marketplace, dan pemasaran digital melalui e-katalog LKPP,” tambah Dickie.

Brand storytelling sendiri adalah teknik membentuk identitas brand melalui narasi yang mampu membangun hubungan emosional antara brand dan konsumennya. “Penelitian membuktikan bahwa brand storytelling berpengaruh positif pada pembentukan loyalitas pelanggan,” ujar Dickie.

Seiring dengan pertumbuhan ekonomi digital dan e-commerce yang pesat, Indonesia diperkirakan akan mencapai transaksi e-commerce sebesar USD65 miliar pada tahun 2024. Hal ini membuka peluang besar bagi produk unggulan IKM untuk diperkenalkan lebih luas melalui platform e-commerce dan pengadaan barang jasa pemerintah.

“Melalui Inpres Nomor 2 Tahun 2022 yang mengamanatkan percepatan penayangan produk dalam negeri dan produk UMKM pada e-katalog, kami mendorong pemasaran digital melalui e-katalog LKPP agar dapat dimanfaatkan oleh pelaku IKM di bidang fesyen dan kriya,” ujar Dickie.

Webinar ini juga memberikan kesempatan bagi pelaku usaha untuk belajar dan berbagi pengalaman, sehingga mereka dapat mengembangkan brand dan memajukan industri Indonesia secara keseluruhan.

Tags: IKMkemenperin

Related Posts

PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo melepas ekspor produk UMK (Usaha Mikro dan Kecil) binaan Pelindo, PT Alam Scientia Asia, ke Brunei Darussalam sebanyak satu kontainer berukuran 20 kaki dengan nilai Rp238 juta.

Pelindo Lepas Ekspor Produk UMK Binaan ke Brunei

Editor
14 Oktober 2026

BOGOR - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo melepas ekspor produk UMK (Usaha Mikro dan Kecil) binaan Pelindo, PT Alam...

Mendag Busan saat membuka Franchise & License Expo Indonesia (FLEI) ke-27 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) Pantai Indah Kapuk (PIK 2), Kosambi, Tangerang, pada Jumat (9/10).(Foto: Humas Kemendag)

Mendag Busan Ajak Generasi Muda Jajaki Usaha Waralaba

Editor
10 Oktober 2026

JAKARTA - Menteri Perdagangan Budi Santoso mengajak generasi muda untuk menjajaki bisnis waralaba sebagai salah satu pilihan dalam memulai usaha....

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat ekosistem pembiayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui penyediaan data dan informasi yang semakin komprehensif, akurat, dan mudah diakses guna mendukung pengambilan keputusan dan pengembangan pembiayaan UMKM yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.(Foto: Website OJK)

OJK Luncurkan Laporan Kinerja Pembiayaan UMKM Semester I 2026

Editor
8 Oktober 2026

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat ekosistem pembiayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui penyediaan data dan...

Menteri Perdagangan, Budi Santoso bersama Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Selvi Gibran Rakabuming membuka INACRAFT October Vol. 5 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Rabu (7 Okt).(Foto: Humas Kemendag)

Inacraft 2026 Resmi Dibuka Mendag

Editor
8 Oktober 2026

JAKARTA - Menteri Perdagangan, Budi Santoso bersama Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Selvi Gibran Rakabuming membuka INACRAFT October Vol....

Barcode . (Image: Pexels)

Barcode Buka Jalan UMKM Masuk Pasar Ritel

Editor
6 Oktober 2026

JAKARTA - Menteri Perdagangan Budi Santoso mengajak para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk melengkapi produknya dengan barcode....

Kerajinan

Ekspor Industri Kerajinan Capai USD223,1 juta, Naik 28,59 Persen

Editor
6 Oktober 2026

Ekspor industri kerajinan mencapai USD223,1 juta, meningkat 28,59 persen secara tahunan (year-on-year) dibandingkan periode yang sama tahun 2025 sebesar USD173,50...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.