• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 31 Mei 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kemenperin Tingkatkan Daya Saing IKM untuk Ekspor Melalui Kolaborasi dan Pendampingan

Editor
Selasa, 04 Maret 2025 - 08:17
Produk IKM

Produk IKM

BANDUNG – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus berupaya meningkatkan kemampuan industri kecil dan menengah (IKM) Indonesia untuk memasuki pasar global. Salah satu langkah yang diambil adalah dengan memfasilitasi pelaku IKM agar dapat memahami kebutuhan pasar ekspor dan kualitas produk yang diinginkan oleh buyer.

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Reni Yanita, menjelaskan bahwa Kemenperin aktif bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) melalui program Sentra IKM Desa Devisa. “Kami aktif melakukan sinergi dengan berbagai stakeholders untuk meningkatkan kapasitas IKM agar dapat bersaing di pasar internasional,” ujar Reni dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (3/3).

RelatedPosts

IKM Komponen Masuk Rantai Pasok Kendaraan Listrik

Produk Kriya IKM Binaan Kemenperin Sukses Mendunia

Sentra IKM Rendang Tembus Pasar Ekspor

Program Sentra IKM Desa Devisa ini, yang diinisiasi oleh LPEI/Indonesia Eximbank, bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat lokal dan mengembangkan komoditas unggulan desa. Program ini juga sejalan dengan upaya Ditjen IKMA dalam meningkatkan kemampuan IKM melalui pendekatan sentra. “Kami berharap program ini dapat meningkatkan kemampuan IKM dalam melakukan ekspor sesuai dengan spesifikasi dan kualitas yang diinginkan oleh buyer,” tambahnya.

Salah satu contoh keberhasilan program ini adalah Desa Temon di Kabupaten Pacitan, yang ditetapkan oleh LPEI sebagai Desa Devisa dengan produk unggulan gula aren. Desa ini memiliki IKM champion, yaitu CV. Agro Temon Lestari, yang telah bermitra dengan 100 perajin gula aren setempat. Jumlah perajin yang bekerja sama dengan CV. Agro Temon Lestari terus berkembang sejak pertama kali bermitra pada tahun 2021.

Pada tahun 2024, Ditjen IKMA bekerja sama dengan LPEI untuk menyediakan berbagai fasilitas yang mendukung peningkatan daya saing produk gula aren di Sentra IKM Desa Devisa. Fasilitas tersebut antara lain berupa pendampingan teknis produksi dan sistem keamanan pangan, serta penyediaan mesin dan peralatan produksi seperti oven, meja sortasi stainless steel, dan mesin kristalisator. “Kami berharap dengan berbagai fasilitas ini, produk gula aren dari Desa Temon dapat menembus pasar ekspor,” ungkap Reni.

Keberhasilan pembinaan ini telah terbukti, salah satunya dengan keikutsertaan CV. Agro Temon Lestari dalam pameran berskala internasional seperti Trade Expo Indonesia 2024 dan pameran di Jepang. Pada tahun 2025, perusahaan tersebut melakukan ekspor perdana ke Belanda dengan mengirimkan 5.000 kemasan pouch 200 gram gula aren. Permintaan ekspor pun terus meningkat.

Agro Temon Lestari juga telah memperoleh berbagai sertifikasi internasional seperti Global Standards (GS) 1, Halal, Good Manufacturing Practice (GMP), Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP), Japanese Agriculture Standards (JAS), dan United States Department of Agriculture (USDA), yang mempermudah akses mereka ke pasar global.

Saat ini, perusahaan tersebut sedang menjajaki pasar Republik Rakyat Tiongkok (RRT) dengan mempersiapkan sertifikasi General Administration of Customs of China (GACC), yang merupakan syarat bagi perusahaan yang ingin mengekspor produk pangan ke RRT.

Bayu Fajar Nugoroho, Direktur IKM Pangan, Furnitur dan Bahan Bangunan, menambahkan bahwa keberhasilan produk gula aren dari Desa Temon membuktikan efektivitas sinergi antara Ditjen IKMA, LPEI, dan Pemerintah Daerah Kabupaten Pacitan. “Kolaborasi ini memberikan dampak positif terhadap keberlanjutan usaha produksi gula aren, dan ke depan kami berharap dapat melakukan pembinaan serupa di daerah lain yang memiliki potensi produk ekspor,” jelas Bayu.

Ke depan, pembinaan di Sentra IKM Desa Devisa akan terus dilaksanakan dengan memperhatikan kesiapan produk, kelembagaan, infrastruktur, dan dukungan Pemerintah Daerah. “Identifikasi yang tepat akan memastikan bahwa pembinaan yang dilakukan dapat optimal dan tepat sasaran,” tutup Bayu.

Tags: Gula ArenIKMumkm

Related Posts

(Foto: Kemenperin)

IKM Komponen Masuk Rantai Pasok Kendaraan Listrik

Editor
28 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perindustrian terus memperkuat pengembangan ekosistem industri Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) nasional sebagai bagian dari...

Produk kriya Indonesia.(Foto: Istimewa)

Produk Kriya IKM Binaan Kemenperin Sukses Mendunia

Editor
21 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Produk kriya industri kecil dan menengah (IKM) binaan Kementerian Perindustrian berhasil menarik perhatian dunia internasional. Hal itu...

Jajaran Kemenperin, LPEI, dan pelaku IKM rendang.(Foto: Humas Kemenperin)

Sentra IKM Rendang Tembus Pasar Ekspor

Editor
18 Mei 2026

Kemenperin menggandeng LPEI untuk membina dan mengembangkan Sentra IKM Rendang Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, yang dinilai memiliki potensi besar untuk...

KDKMP atau Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) diresmikan Presiden Prabowo Subianto.(Foto: Humas Kemenkop)

KDKMP Beroperasi, Peresmian oleh Presiden Prabowo

Editor
18 Mei 2026

SATUJABAR, NGANJUK – KDKMP atau Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diresmikan Presiden Prabowo Subianto dengan operasionalisasi sebanyak 1.061 KDKMP untuk wilayah...

Produk UMKM Sumedang hadir di gerai UMKM wahana eduwisata Chocolatos X-Quest milik Garudafood di Cimanggung.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Produk UMKM Sumedang Isi Gerai Wahana Chocolatos X-Quest

Editor
17 Mei 2026

SATUJABAR, SUMEDANG - Produk UMKM Sumedang hadir di gerai UMKM  wahana eduwisata Chocolatos X-Quest milik Garudafood di Cimanggung, Jumat (15/5/2026)....

Menteri Perdagangan, Budi Santoso menghadiri acara NGOPI Bareng UMKM yang berlangsung di Jakarta, Rabu (13 Mei). Acara ini merupakan hasil kolaborasi Kementerian Perdagangan bersama gerakan pemberdayaan UMKM Local Champion Indonesia (LCI) dan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI).(Foto: Humas Kemendag)

Mendag Budi Santoso Ngopi Bareng UMKM

Editor
14 Mei 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Mendag Budi Santoso menghadiri acara NGOPI Bareng UMKM yang berlangsung di Jakarta, Rabu (13 Mei). Acara ini...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.