• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Sabtu, 1 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

BRIN Kembangkan Ferrofluida untuk Pemanfaatan Energi Getaran pada Sistem Pemanen Energi

Editor
Jumat, 28 Februari 2025 - 07:55
Ferrofluida

Ferrofluida.(IMAGE: BRIN)

BANDUNG – Ferrofluida semakin menarik perhatian sebagai material fungsional inovatif dalam mendukung berbagai aplikasi teknologi. Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Elektronika Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Novrita Idayanti, bersama tim dari kelompok riset sensor dan aktuator, mengembangkan ferrofluida untuk digunakan dalam sistem pemanen energi electromagnetic vibration energy harvester (EVEH) yang mengkonversi getaran rendah menjadi energi listrik.

“Penggunaan ferrofluida pada EVEH menawarkan solusi efisien untuk mengkonversi energi getaran rendah menjadi energi listrik, khususnya bagi perangkat IoT dan sensor nirkabel yang membutuhkan sumber daya mandiri dengan daya kecil,” ucap Novrita dalam wawancara dengan tim Humas BRIN, Senin (24/2).

RelatedPosts

Kebakaran Rumah di Cirebon, Ayah dan Bayi Enam Bulan Tewas Terbakar

El Nino 2026: Hari Tanpa Hujan Terlama di Purworejo Jateng

Berdayakan Eks TKW, BAZMA Pertamina Kilang Balongan Gelar Pelatihan Tempe Guna Pacu Ekonomi Desa Rawadalem

Novrita menjelaskan bahwa getaran dan gerak mekanik pada EVEH dapat dikumpulkan menggunakan efek piezoelektrik, elektromagnetik, elektrostatik, atau triboelektrik. Gaya elektromagnetik yang didasarkan pada hukum Faraday dapat digambarkan sebagai model peredam pegas massa dengan geometri tetap yang mengubah fluks magnetik dalam geometri terbatas, sehingga sumber vibrasinya sangat spesifik.

“Ferrofluida berfungsi juga sebagai penstabil gerak magnet induksi dan mengurangi gesekan magnet pada perangkat. Oleh karena itu, pengembangan sintesis dan optimasi sifat nanopartikel ferrofluida berbasis Fe3O4 menjadi kunci untuk meningkatkan kinerja dan efisiensi perangkat pemanen energi ini,” jelas Novrita.

 

Uji Coba Perangkat EVEH dengan PT KAI

Penelitian yang dimulai sejak 2021 ini juga berkolaborasi dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) dan akan melibatkan industri kereta api, PT Kereta Api Indonesia (PT KAI), untuk uji coba perangkat EVEH. Aplikasi EVEH pada stasiun kereta api dianggap sebagai penerapan yang berpotensi besar, karena dapat memanfaatkan getaran yang dihasilkan oleh pergerakan kereta. Getaran dari lalu lintas kereta ini dapat diubah menjadi energi listrik dengan menggunakan EVEH. Sistem ini direncanakan untuk dipasang di sepanjang rel kereta, peron, atau area lain yang mengalami getaran signifikan.

“Saya berharap hasil penelitian ini ke depannya dapat diaplikasikan pada masyarakat dan industri yang membutuhkan,” ujar Novrita.

Ferrofluida: Material Unik dengan Banyak Aplikasi

Novrita juga menjelaskan bahwa ferrofluida adalah material unik yang terdiri dari partikel magnet berukuran nanopartikel (di bawah 10 nanometer) yang tersuspensi dalam cairan pembawa dan bersifat superparamagnetik. Tanpa medan magnet, ferrofluida tampak seperti cairan biasa, di mana partikel magnet bergerak bebas. Namun, ketika medan magnet hadir, partikel-partikel tersebut termagnetisasi dan membentuk struktur di dalam cairan, menyebabkan ferrofluida tampak seperti benda padat. Ketika medan magnet dilepas, partikel kembali terdemagnetisasi dan ferrofluida kembali bersifat cair.

Ferrofluida pertama kali dikembangkan oleh NASA pada tahun 1960-an dengan menggunakan bahan magnetit alami untuk menghidupkan kembali mesin di luar angkasa tanpa gravitasi. Sejak itu, berbagai penelitian mengenai ferrofluida telah membuka jalan bagi aplikasi pada perangkat elektronika, termasuk sensor, medical imaging, terapi medis, pengantaran obat, agen penyegel, pengeras suara, perpindahan panas, dan pada sistem pemanen energi seperti EVEH.

Partikel magnetik dalam ferrofluida biasanya berupa oksida besi, yang disintesis dalam larutan dan diendapkan sebagai partikel nano. Proses pembuatan ferrofluida ini dapat dilakukan dengan berbagai cara, seperti co-precipitation, hydrothermal, sonochemical, thermal decomposition, sol-gel, electrochemical, dan microwave-assisted synthesis.

Dengan potensi aplikasinya yang luas, ferrofluida diharapkan dapat memberikan solusi inovatif bagi teknologi yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Tags: BRINFerrofluida

Related Posts

Ilustrasi kebakaran.(Foto:Istimewa).

Kebakaran Rumah di Cirebon, Ayah dan Bayi Enam Bulan Tewas Terbakar

Editor
31 Juli 2026

SATUJABAR, CIREBON--Peristiwa kebakaran memilukan melanda bangunan rumah di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Selain menghanguskan bangunan rumah, kebakaran juga merenggut nyawa...

Kekeringan akibat musim kemarau panjang el nino godzilla.(Foto:Istimewa).

El Nino 2026: Hari Tanpa Hujan Terlama di Purworejo Jateng

Editor
31 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi fenomena El Niño akan bertahan setidaknya hingga awal kuartal pertama...

Baituzzakah Pertamina (BAZMA) Refinery Unit VI Balongan menggandeng Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Wiralodra, gelar menggelar Pelatihan Pembuatan Tempe Skala Rumahan bagi kelompok ibu-ibu mantan Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Desa Rawadalem, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu.(Foto: Istimewa)

Berdayakan Eks TKW, BAZMA Pertamina Kilang Balongan Gelar Pelatihan Tempe Guna Pacu Ekonomi Desa Rawadalem

Editor
31 Juli 2026

SATUJABAR, BALONGAN INDRAMAYU – Baituzzakah Pertamina (BAZMA) Refinery Unit VI Balongan mengambil langkah nyata dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat sekitar...

Menpora RI, Erick Thohir melakukan MoU bersama Acting Minister for Culture, Community and Youth, David Neo, dalam rangkaian Southeast Asia Ministerial Meeting on Youth and Sports 2026 di Sanur, Bali, Senin (4/5).(foto:dok/kemenpora.go.id)

Indonesia Youth Summit 2026 Usung Penguatan Kepemimpinan, Solutif, Keberlanjutan

Editor
31 Juli 2026

Indonesia Youth Summit (IYS) 2026 berlangsung pada 29-30 Oktober 2026 di Jakarta. Dihadiri diikuti sekitar 5000 peserta dari berbagai daerah,...

Ilustrasi tempat kejadian perkara (TKP).(Foto:Istimewa).

Tabrakan di Tol Cipularang Libatkan Mobil Pengangkut Tahu, 2 Tewas

Editor
31 Juli 2026

SATUJABAR, PURWAKARTA--Tabrakan maut mengakibatkan dua orang tewas, terjadi di Jalan Tol Cipularang, wilayah Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Kedua...

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi bersama awak media di gerbong KA Nusantara Explorer.(Foto: Setneg)

Kenapa Presiden Prabowo Balik Jakarta Naik KA Nusantara Explorer?

Editor
31 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Usai menyelesaikan rangkaian kunjungan kerja di Provinsi Jawa Tengah, Presiden Prabowo Subianto bertolak kembali ke Jakarta dengan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat