• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 17 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Retret Kepala Daerah 2025: Giliran Menko Airlangga Beri Materi

Editor
Selasa, 25 Februari 2025 - 05:17
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.(FOTO: Setkab)

BANDUNG – Pemerintah Indonesia terus berkomitmen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan dengan memperkuat kepemimpinan daerah.

Salah satu langkah tersebut diwujudkan dalam kegiatan Orientasi Kepemimpinan bagi Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Tahun 2025 di Magelang.

RelatedPosts

TPA Galuga, Dari Tong Sampah Raksasa Jadi Lumbung Energi

Komdigi Desak 25 PSE Lingkup Privat Ini Untuk Segera Urus Pendaftaran

Rangkaian Gempa di Kabupaten Bandung Agustus-September 2026, Ini Penjelasan BMKG

Dalam acara ini, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menekankan pentingnya sinergi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah untuk mewujudkan pembangunan ekonomi yang merata di seluruh Indonesia.

Menurut Airlangga, Pimpinan Daerah memiliki peran strategis dalam membangun masa depan ekonomi Indonesia. Selain mendukung industri kreatif, para pemimpin daerah juga perlu mempersiapkan diri menghadapi tantangan pekerjaan masa depan (future jobs) dengan mendorong pendidikan dan pelatihan yang relevan, seperti yang terkait dengan teknologi digital, robotika, dan kecerdasan buatan.

“Kita harus menyiapkan generasi muda untuk pekerjaan yang bahkan belum ada saat ini. Future jobs bukan sesuatu yang jauh, melainkan sudah di depan mata,” tegas Menko Airlangga.

Dalam pidato utamanya, Menko Airlangga juga menggarisbawahi beberapa fokus utama dalam pembangunan ekonomi nasional, di antaranya penguatan sektor perbankan nasional, optimalisasi ekosistem tabungan emas, industrialisasi daerah, serta pemanfaatan ekonomi digital dan industri kreatif.

Airlangga mengungkapkan bahwa kekuatan perbankan nasional saat ini telah mencapai USD90 miliar dalam sembilan bulan terakhir, yang menunjukkan potensi besar dalam mendorong perputaran ekonomi domestik. Pemerintah juga terus mendukung pengembangan investasi di sektor strategis, seperti industri hilirisasi dan pengolahan sumber daya alam yang berkelanjutan.

Di tengah pesatnya perkembangan ekonomi digital, Pemerintah juga mendorong generasi muda untuk mengembangkan keahlian di bidang teknologi, kecerdasan buatan (AI), dan big data. Berbagai program pelatihan seperti Apple Academy, IBM Hybrid Cloud Academy, dan kerja sama dengan universitas ternama dunia telah dilaksanakan untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia.

Industri kreatif Indonesia juga menunjukkan potensi yang luar biasa. Sektor ini telah mencapai nilai USD12,36 miliar dan memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional. Produk budaya Indonesia, seperti batik, tenun, fashion muslim, animasi, dan komik, semakin diminati di pasar global.

“Ekonomi kreatif adalah sektor tanpa batas, sky is the limit. Berapa pun produk berkualitas yang kita hasilkan, akan selalu ada pasar yang siap menyerapnya,” ujar Menko Airlangga.

Selain itu, Pemerintah juga berkomitmen untuk menciptakan ekonomi yang lebih hijau melalui pengembangan energi terbarukan, seperti proyek hydropower di Kalimantan Utara yang berpotensi mengekspor listrik ke Malaysia dan Filipina. Pemerintah juga mendukung UMKM dengan menyediakan skema kredit investasi dengan bunga rendah untuk meningkatkan daya saing industri lokal.

Dengan bonus demografi yang tengah dihadapi Indonesia, Menko Airlangga menegaskan pentingnya memanfaatkan peluang ini sebaik mungkin. Dengan jumlah penduduk usia produktif yang tinggi, Pimpinan Daerah diharapkan dapat menciptakan kebijakan yang mendorong produktivitas dan inovasi agar Indonesia bisa menjadi negara kaya sebelum memasuki fase negara tua.

“Bonus demografi ini kesempatan emas. Kita harus menjadi negara kaya, sebelum menjadi negara tua. Jangan sampai kita menjadi negara tua dan tidak kaya. Nah, ini tantangannya kepada kita semua,” ungkap Menko Airlangga.

Tags: airlangga hartartomenko perekonomianretret magelang

Related Posts

Seremoni pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Bogor Raya 1.(Foto: Humas Pemkab Bogor)

TPA Galuga, Dari Tong Sampah Raksasa Jadi Lumbung Energi

Editor
17 September 2026

CIBUNGBULANG – Pemerintah Kabupaten Bogor bersama pemerintah pusat dan berbagai pihak mulai mendorong transformasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga menjadi...

Direktur Pengawasan Sertifikasi dan Transaksi Elektronik Ditjen Pengawasan Ruang Digital Kementerian Komdigi, Teguh Arifiyadi, di Jakarta, Kamis (17/09/2026).(Foto: Humas Komdigi)

Komdigi Desak 25 PSE Lingkup Privat Ini Untuk Segera Urus Pendaftaran

Editor
17 September 2026

JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melalui Direktorat Pengawasan Sertifikasi dan Transaksi Elektronik Direktorat Jenderal Pengawasan Ruang Digital melaksanakan...

Rangkaian gempa bumi yang terjadi di wilayah Kabupaten Bandung, tanggal 11 Agustus-17 September 2026.(Image: BMKG)

Rangkaian Gempa di Kabupaten Bandung Agustus-September 2026, Ini Penjelasan BMKG

Editor
17 September 2026

JAKARTA - Rangkaian gempa bumi yang terjadi di wilayah Kabupaten Bandung, tanggal 11 Agustus-17 September 2026 hingga pukul 08:00 WIB,...

Ilustrasi korban tindak kekerasan seksual.(Foto:Istimewa).

Sekdis Dishub Kabupaten Sukabumi Ditetapkan Tersangka Kasus Pelecehan Siswi PKL

Editor
17 September 2026

SATUJABAR, SUKABUMI--Polres Sukabumi, Jawa Barat, menetapkan Sekretaris Dinas (Sekdis) Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukabumi, sebagai tersangka kasus pelecehan seksual terhadap...

Barang bukti ratusan cairan liquid mengandung narkoba golongan satu yang diungkap Satresnarkoba Polrestabes Bandung.(Foto:Istimewa).

Polisi Bongkar Laboratorium Liquid Narkoba di Bandung, 2 Pengemudi Ojol Ditangkap

Editor
17 September 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Laboratorium gelap (clandestine lab) narkoba yang memproduksi liquid vape mengandung narkotika golongan 1 di Kota Bandung, Jawa Barat, diungkap...

Jemaah umrah.(Foto: Dok. Kemenhaj)

Jemaah Umrah Agar Cek Jadwal Terbang Sebelum ke Bandara

Editor
17 September 2026

JAKARTA - Kementerian Haji dan Umrah mengimbau jemaah umrah yang belum berangkat ke Tanah Suci agar tidak menuju bandara sebelum...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.