• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 28 April 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Bunuh Pria Difabel di Subang, 2 Wanita Ditangkap Satu Masih Di Bawah Umur

Editor
Jumat, 31 Januari 2025 - 05:34
Keterangan pers Kapolres Subang, AKBP Ariek Indra Sentanu, tentang kasus pembunuhan pria penyandang disabilitas oleh dua wanita.(Foto:Istimewa).

Keterangan pers Kapolres Subang, AKBP Ariek Indra Sentanu, tentang kasus pembunuhan pria penyandang disabilitas oleh dua wanita.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, SUBANG– Polres Subang, Jawa Barat, menangkap dua orang wanita, pelaku pembunuhan terhadap pria penyandang disablitas. Salah seorang pelaku yang telah ditetapkan sebagai tersangka, anak masih di bawah umur.

Kedua orang wanita, tersangka pelaku pembunuhan terhadap pria penyandang disabilitas bernama Toikin, 22 tahun, yakni berinisial AN, 21 tahun dan TK, 16 tahun.Tersangka TK, anak masih di bawah umur, yang harus berhadapan dengan hukum (ABH).

RelatedPosts

15 Korban Tewas Tabrakan Kereta di Bekasi Sudah Teridentifikasi

Karyawati KompasTV Meninggal Dunia dalam Tabrakan Kereta di Bekasi

Korban Meninggal Kecelakaan KA Bekasi Jadi 15 Orang, 88 Masih Dirawat

“Kedua wanita yang kita amankan, ditetapkan sebagai tersangka atas kematian korban bernama Toikin, berusia 22 tahun, di Jalan Pertamina, Kabupaten Subang, pada 25 Januari 2025 lalu. Kedua tersangka, inisial AN, berusia 21 tahun, dan TK, berusia 16 tahun, anak yang harus berhadapan dengan hukum, karena usianya masih di bawah umur,” ujar Kapolres Subang, AKBP Ariek Indra Sentanu, dalam keterangan pers di Markas Polres (Mapolres) Subang, Jum’at (31/01/2025).

Ariek mengatakan, kedua tersangka melakukan pembunuhan dengan menggunakan pisau dapur. Korban ditusuk secara bertubi-tubi hingga mengalami 27 luka tusukan.

“Korban ditusuk bertubi-tubi menggunakan pisau dapur. Berdasarkan hasil olah TKP (tempat kejadian perkara), ditemukan sebanyak 27 luka tusukan pada tubuh dan leher korban,” kata Ariek.

Ariek mengungkapkan, setelah melakukan aksi sadisnya, kedua tersangka meninggalkan korban begitu saja yang sudah terkapar berlumuran darah. Sejak menerima laporan penemuan mayat, Tim Resmob bersama Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak), Satreskrim Polres Subang, dan Unit Reskrim Polsek Pusakanagara, melakukan penyelidikan hingga berhasil menangkap kedua tersangka.

“Dari hasil penyelidikan Tim Resmob, Unit PPA Satreskrim Polres Subang, dan Unit Reskrim Polsek Sukanagara, pelaku pembunuhan mengarah pada identitas kedua tersangka. Kedua tersangka berhasil ditangkap, pada Rabu, 29 Januari 2025, di wilayah Kecamatan Pusakanagara,” ungkap Ariek.

Ariek menjelaskan, motif pembunuhan dilatarbelakangi persoalan hubungan asmara dan cemburu. Korban dan salah satu tersangka, TK, pernah berpacaran saat masih duduk di sekolah SMP.

“Korban tidak menerima diputusin oleh tersangka, dan berharap tetap bisa berpacaran dengan terus menghubungi dan sempat mengancam akan menyebarkan aib tersangka. Tersangka AN sebagai pasangan sesama jenis TK merasa cemburu, hingga merencanakan membunuh korban,” jelas Ariek.

Kedua tersangka telah mempersiapkan diri untuk menghabisi korban dengan membawa dua buah pisau dapur dari rumahnya. Korban dihabisi setelah sebelumnya diajak janjian bertemu.

Tersangka akan AN dijerat Pasal 338 junto Pasal 340 Kutab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), tentang Pembunuhan Berencana, dengan ancaman hukuman pidana 20 tahun kurungan penjara, semur hidup hingga maksimal pidana mati. Sedangkan tersangka TK, anak di bawah umur akan diproses melalui peradilan anak, dengan ancaman hukuman pidana setengah dari orang dewasa.

Sebelumnya, warga Dusun Cemara, Desa Kalentambo, Kecamatan Pusakanagara, Kabupaten Subang, dikejutkan dengan penemuan mayat pria penuh luka tusuk di areal pesawahan di Jalan Pertamina, Sabtu (25/01/2025) malam, sekitar pukul 22.00. Identitas korban diketahui bernama Toikin, penyandang disanilitas, warga Desa Kebon Danas, Kecamatan Pusakanagara, Kabupaten Subang.(chd).

Tags: Difabelpolres subang

Related Posts

Proses evakuasi korban kecelakaan Kereta Api Argo Bromo Anggrek tabrak Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur.(Foto:Istimewa).

15 Korban Tewas Tabrakan Kereta di Bekasi Sudah Teridentifikasi

Editor
28 April 2026

SATUJABAR, BEKASI--Seluruh jenazah korban kecelakaan Kereta Api Argo Bromo Anggrek menabrak Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur, telah...

Karyawati KompasTV, Nur Ainia Eka Rahmadhynna (Ain).(Foto:Instagram KompasTV).

Karyawati KompasTV Meninggal Dunia dalam Tabrakan Kereta di Bekasi

Editor
28 April 2026

SATUJABAR, BEKASI--Karyawati KompasTV, Nur Ainia Eka Rahmadhynna (Ain), menjadi salah satu korban meninggal dunia dalam kecelakaan Kereta Api Argo Bromo...

Proses evakuasi korban kecelakaan Kereta Api Argo Bromo Anggrek tabrak Kereta Rel Listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur.(Foto:Istimewa).

Korban Meninggal Kecelakaan KA Bekasi Jadi 15 Orang, 88 Masih Dirawat

Editor
28 April 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Data terbaru jumlah pasti korban meninggal dunia akibat tabrakan di Stasiun Bekasi Timur sebanyak 15 orang meninggal...

Karyawati KompasTV, Nur Ainia Eka Rahmadhynna (Ain), dilaporkan hilang pasca tabrakan kereta di Bekasi.(Foto:Instagram KompasTV).

Karyawati Kompas TV Dilaporkan Hilang Pasca Tabrakan Kereta di Bekasi

Editor
28 April 2026

SATUJABAR, JAKARTA--KompasTV melaporkan salah satu karyawatinya bernama Nur Ainia Eka Rahmadhynna hilang kontak pasca kecelakaan Kereta Api Agro Bromo Anggrek...

CEO Pertamina New & Renewable Energy, John Anis, bersama PTPN III, Ryanto Wisnuardhy dan MedCo, Aradea Z Arifin melakukan penandatanganan kerja sama Pengembangan Bioetanol di Palm Oil, Gedung Agro Plaza, Jakarta pada Senin (27/04/2026).(Foto: Dok. Humas Pertamina)

Pertamina Genjot Pengembangan Bioetanol Domestik E20 Lewat Kolaborasi

Editor
28 April 2026

Inisiatif ini menjadi bagian dari upaya percepatan implementasi mandatori bioetanol menuju E20 pada 2028 guna memperkuat ketahanan energi nasional. SATUJABAR,...

Juru Bicara Kemenhaj, Maria Assegaff,(Foto: Humas Kemenhaj)

Info Haji 2026: Per 28 April, 2 Jemaah Wafat, 40.796 Sudah Diterbangkan

Editor
28 April 2026

Pada 27 April 2026, satu jemaah wafat atas nama Kamariyah Dul Tayib (85 tahun) dari Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Dengan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.