• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Selasa, 21 April 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Waduhhhh… Istri Menteri Minta Ganti Meja, Diduga Jadi Penyebab Neni Dipecat dari Pj RT Kemendiktisaintek?

Editor
Selasa, 21 Januari 2025 - 08:31
Neni Herlina Dikti. (foto: istimewa)

Neni Herlina Dikti. (foto: istimewa)

Pemecatan itu langsung memicu reaksi keras dari Paguyuban Pegawai Kemendiktisaintek hingga menggelar aksi unjuk rasa.

SATUJABAR, JAKARTA — Pj Rumah Tangga Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Neni Herlina diduga dipecat sepihak oleh Menteri Diktisaintek, Satryo Soemantri Brodjonegoro.

Neni yang menjabat Pj Rumah Tangga Kemendiktisaintek itu mengaku dipecat secara sepihak dan tanpa surat keputusan (SK). Pemecatan itu langsung memicu reaksi keras dari Paguyuban Pegawai Kemendiktisaintek hingga menggelar aksi unjuk rasa di kantornya, kemarin.

RelatedPosts

Kajati Jabar Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban Fase I-2

Kondisi TPT di Tengah Dinamika Global, Kemenperin Pastikan Terkendali

Kemenperin Pacu Hilirisasi Kakao Berkualitas Tinggi Ke Pasar Global

Neni Herlina mengungkapkan, bahwa dirinya merasakan sudah ada ketegangan sejak pelantikan Mendiktisaintek yang baru dipicu oleh meja kantor. “Habis pelantikan, beres-beres, kata sekretaris yang sekarang sudah dipecat itu bilang (istri minta ganti meja kantor),” kata Neni kepada wartawan.

“Saya memang nggak tahu apa-apa. Cuma, besoknya dipangil, langsung dimarahi,” imbuhnya.

Sejak insiden meja kantor itu, Neni mengaku, sudah ditandai. Bakan, sejak saat itu dia diancam akan dipecat.

“Saya istilahnya sudah ‘ditandai’ ketika pertama kali masalah meja itu. Meja itu salah ada di ruang beliau,” kata Neni.

“Sebenarnyakan, minta ganti saja. Semenjak itu saya dipanggil. Dibilang, ‘Awas kamu sekali lagi melakukan kesalahan. Saya pecat kamu,'” ungkapnya.

Neni menambahkan, meja dipindahkan oleh pimpinan bidang rumah tangga Kemendiktisaintek yang sebelumnya. “Tapi mungkin karena saya juga, harus melaksanakan tugas mengatur tata letak segala macam, jadi mungkin kelihatan. (Istri Satryo) mungkin berpikir, ‘Bapak, itu kok masih ada?” ujarnya.

Insiden meja kantor ini, menurut Neni, yang memicu Menteri Satryo memecat dirinya secara sepihak. “(Satryo bilang) ‘Keluar kamu. Keluar kamu sekarang juga. Bawa semua barang-barang kamu, kemudian ke Dikdasmen,’ dia bilang,” ucapnya.

Puncak peristiwa ini terjadi pada Jumat, 17 Januari 2025. Pegawai Ditjen Dikti lainnya ikut campur tangan. Keterlibatan pegawai lain, menurut Neni, merupakan reaksi yang sepadan.

Sebab, Neni menilai, Kemendiktisaintek adalah institusi pendidikan yang harus jadi contoh untuk masyarakat. “Saya tidak ingin kejadian ini akan berulang terjadi. Jadi, teman-teman saya itu bekerja dalam mencekam, ketakutan. Jadi tidak ingin ada Neni-Neni yang lain yang dengan semena-mena disuruh pergi begitu saja, bahwa ini tidak adil dan sangat melanggar hak asasi manusia,” tandasnya.

Pemecatan Neni secara sepihak itu memicu reaksi keras dari Paguyupan Pegawai Ditjen Dikti Kemendiktisaintek. Mereka menggelar aksi unjuk rasa depan kantor pusat di Jakarta pada Senin (20/1/2025).

Ketua Paguyuban Pegawai Ditjen Dikti Suwitno mengatakan, aksi tersebut terjadi secara spontan. Para pegawai merasa Neni dan karyawan lain yang dipecat sudah diperlakuan tidak adil.

“Kejadiannya Jumat, teman-teman berpikir, kalau begitu Senin kita jadi Senin Hitam untuk pegawai Ditjen Dikti,” kata Suwitno.

“Kawan-kawan dari pegawai Ditjen Dikti melihat ada sesuatu yang salah sehingga kami pegawai bergerak. Tidak ada yang memaksa karena ini spontanitas sebenarnya,” imbuhnya.

Aksi unjuk rasa di Kantor Kemendiktisaintek itu diikuti oleh 235 pegawai Ditjen Dikti. Mereka mengenakan pakaian serba hitam sebagai tanda duka cita dan bentuk protes. (yul)

Tags: kemendiktisainntekneni herlina dipecatpaguyuban pegawaipj rumah tangga kemendiktisaintek

Related Posts

Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Hermon Dekristo, bersama Kepala Kejaksaan Negeri Subang, Noordien Kusumanegara, dan jajaran meninjau langsung progres pembangunan Pelabuhan Patimban Fase I-2 di Kabupaten Subang, Senin (20/4/2026).(Foto: Istimewa)

Kajati Jabar Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban Fase I-2

Editor
21 April 2026

SATUJABAR, SUBANG - Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Hermon Dekristo, bersama Kepala Kejaksaan Negeri Subang, Noordien Kusumanegara, meninjau langsung progres...

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita memperhatikan produk pakaian yang ditampilkan di salah satu stan peserta pada pembukaan pameran Indo Intertex – Inatex 2026 di Jakarta, 15 April 2026.(Foto: Kemenperin)

Kondisi TPT di Tengah Dinamika Global, Kemenperin Pastikan Terkendali

Editor
21 April 2026

Tekanan utama saat ini berasal dari kenaikan harga bahan baku berbasis energi yang terjadi secara global. SATUJABAR, JAKARTA - Pemerintah...

Pelepasan ekspor perdana produk olahan kakao dan cokelat ke Prancis tersebut dilakukan oleh PT Adore Rempah Indonesia (Adore) pada Sabtu, 18 April 2026.(Foto: Dok. Kemenperin)

Kemenperin Pacu Hilirisasi Kakao Berkualitas Tinggi Ke Pasar Global

Editor
21 April 2026

Pelepasan ekspor perdana produk olahan kakao dan cokelat ke Prancis tersebut dilakukan oleh PT Adore Rempah Indonesia (Adore) pada Sabtu,...

Banjir di Bogor.(Foto: Humas Pemkab Bogor)

Pemkab Bogor Terapkan Status Siaga Darurat dan Tanggap Darurat

Editor
21 April 2026

SATUJABAR, CIBINONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor meningkatkan status kewaspadaan penuh menyusul rangkaian bencana hidrometeorologi yang menerjang sejak 15 hingga...

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Arif Satria.(Foto: Humas BRIN)

BRIN Siap Lahirkan Talenta Riset Peraih Nobel

Editor
21 April 2026

Mencetak peraih Nobel membutuhkan proses panjang yang ditopang oleh passion kuat di bidang riset. Menurutnya, periset unggul tidak hanya ditentukan...

Kantung plastik

BRIN: Bioplastik Solusi Krisis Plastik

Editor
21 April 2026

Plastik konvensional bergantung pada bahan baku fosil sehingga rentan terhadap fluktuasi harga energi dunia. Sebagai solusi, BRIN mengembangkan bioplastic pellet,...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.