• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 17 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Satpam di Bogor Tewas di Tangan Anak Majikan dengan 22 Luka Tusukan

Editor
Senin, 20 Januari 2025 - 07:29
Abraham Michael (26), tersangka pembunuh satpam di Bogor.(Foto:Istimewa)

Abraham Michael (26), tersangka pembunuh satpam di Bogor.(Foto:Istimewa)

SATUJABAR, BOGOR — Polresta Bogor Kota, Jawa Barat, merilis kasus pembunuhan petugas satpam oleh anak majikannya. Satpam bernama Septian, 37 tahun, tewas dengan 22 luka tusukan, dan terakhir digorok menggunakan pisau oleh anak majikannya, Abraham Michel, 26 tahun, yang telah ditetapkan tersangka dan ditahan di Markas Polresta (Mapolresta) Bogor Kota.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polresta Bogor Kota, AKP Aji Riznaldi, mengatakan, luka gorokan di leher yang mengakibatkan kematian korban bernama Septian, 37 tahun. Satpam yang bekerja di rumah mewah milik Farida Felik, seorang pengacara, sekaligus bos rental mobil, di Jalan Lawang Gintung, Kelurahan Lawang Gintung, Kecamatan Bogor Selatan, tewas di tangan anak majikannya, Abraham Michael, 26 tahun, pada Jum’at (17/01/2025).

RelatedPosts

Jemaah Umrah Agar Cek Jadwal Terbang Sebelum ke Bandara

2 Jenazah Korban KM Virgo Tenggelam di Laut Jawa Tiba di Garut

Hotspot Turun, Pengendalian Kebakaran Sambil Selamatkan Satwa

“Berdasarkan hasil pemeriksaan otopsi, luka sayatan di bagian leher, yang mengakibatkan kematian korban, Septian. Selain itu, juga ditemukan sebanyak 22 luka tusukan pada tubuh korban,” ujar Aji dalam keterangan pers di Markas Polresta (Mapolresta) Bogor Kota, Senin (20/01/2025).

Aji mengatakan, Abraham Septian, yang telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan, sebelum menggorok leher korban, menikamnya secara bertubi-tubi hingga 22 kali. Tindakan keji tersebut dilakukan tersangka menggunakan pisau, yang sempat disembunyikannya, namun berhasil ditemukan penyidik di tempat kejadian perkara (TKP).

Ironisnya, tindakan keji tersangka saat korban sedang tidur di pos satpam rumahnya. Tersangka membangunkan korban kemudian menikamnya berjali-kali hinggga tidak sempat menghindar dan memberikan perlawanan.

“Jadi, berdasarkan pengakuan tersangka, korban saat sedang tidur dibangunkannya. Tersangka kemudian berkali-kali melakukan penusukan menggunakan pisau, hingga terakhir menggorok leher korban,” ungkap Aji.

Sementara Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol. Eko Prasetyo, menjelaskan, tindakan keji dipicu kekesalan dan rasa sakit hati tersangka, yang menuduh korban sering melaporkannya selalu pulang larut malam kepada ibunya. Korban dianggap sebagai penyebab tersangka kerap kena amarah ibunya.

“Terkait motif pembunuhan, tersangka mengaku kesal dan merasa sakit hati kepada korban. Korban dituduh sering mengadu kepada ibunya, karena selalu pulang larut malam, sehingga tersangka kerap kena marah ibunya,” jelas Eko.

 

 Korban Orang Baik

Sementara itu, orangtua tersangka, Farida Felik, merasa kaget dan tidak pernah menyangka anak kandungnya sampai bisa bertindak keji. Padahal, korban dikenalnya sangat baik dan sopan selama bekerja di rumahnya.

Farida menyatakan, akan berlutut di hadapan orangtua korban untuk menyampaikan permintaan maafnya. Farida mengaku, sampai saat ini belum menemui keluarga korban, karena tidak mengetahui alamat dan nomor telelon keluarga korban yang bisa dihubungi.

“Selama bekerja, Septian (korban) itu anak yang baik dan sopan, dia selalu mengucapkan, selamat pagi bu, selamat malam bu, itu yang selalu diucapkannya. Saya ingin berlutut meminta maaf kepada ibunya, karena perbuatan anak saya,” ujar Farida.

Farida mengungkapkan, tindakan keji anaknya dilakukan dibawah pengaruh obat-obatan. Meski begitu, sebagai ibu, Farida tidak tidak setuju atas tindakan pembunuhan yang dilakukan anaknya, menyesalkan dan membuatnya sedih.

Sebelum menetapkan sebagai tersangka dan menahannya, penyidik Satreskrim Polresta Bogor Kota, sempat melakukan tes urine terhadap Abraham Michael. Hasil tes urine, dinyatakan positif mengkonsumsi zat narkotika berupa tembakau sinte.(chd).

Tags: polres bogor kotasatpam

Related Posts

Jemaah umrah.(Foto: Dok. Kemenhaj)

Jemaah Umrah Agar Cek Jadwal Terbang Sebelum ke Bandara

Editor
17 September 2026

JAKARTA - Kementerian Haji dan Umrah mengimbau jemaah umrah yang belum berangkat ke Tanah Suci agar tidak menuju bandara sebelum...

Jenazah korban KM Virgo Transport 8 tenggelam di Laut Jawa, asal Kabupaten Garut, Risyan Kurnia Putra (29), dan Erick Maisul Latif (38).(Foto:Istimewa)

2 Jenazah Korban KM Virgo Tenggelam di Laut Jawa Tiba di Garut

Editor
17 September 2026

SATUJABAR, GARUT--Dua jenazah korban tragedi Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8, yang tenggelam di Perairan Laut Jawa, warga Kabupaten Garut,...

Petugas berjuang memadamkan karhutla. Menurut Kemenhut, hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi atau high confidence secara nasional kembali menunjukkan penurunan.(Foto: Humas Kemenhut)

Hotspot Turun, Pengendalian Kebakaran Sambil Selamatkan Satwa

Editor
17 September 2026

JAKARTA - Hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi atau high confidence secara nasional kembali menunjukkan penurunan. Berdasarkan pemantauan hingga Rabu malam...

Gajah Diego saat menjalani perawatan.(Foto: Humas Kemenhut)

Kabar Duka Dunia Fauna! Diego Meninggal di Usia 17 Tahun

Editor
17 September 2026

PEKANBARU - Kabar duka menyelimuti dunia konservasi Indonesia. Gajah binaan di Pusat Pelatihan Gajah (PLG) Minas, "Diego" (17 tahun), dinyatakan...

Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal TNI (Purn) M. Herindra bersama Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid dan Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Jenderal TNI (Purn) Nugroho Sulistyo Budi pada Rapat Koordinasi Komite Intelijen Pusat (Kominpus).(Foto: Humas Komdigi)

BIN, Kemkomdigi, BSSN, Konsolidasikan Pertahanan Digital

Editor
17 September 2026

JAKARTA - Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Jenderal TNI (Purn) M. Herindra bersama Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Kamis 17/9/2026 Antam Rp 2.598.000 Per Gram

Editor
17 September 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Kamis 17/9/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.598.000 per gram...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.