• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 20 April 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Bikin Haru! Sentra Keramik Kiaracondong Dulu Ada 30 Perajin, Tersisa 1

Editor
Jumat, 23 Desember 2022 - 09:00
sentra keramik

Perajin keramik Kiaracondong Bandung (bandung.go.id)

SATUJABAR, BANDUNG – Kampung keramik di Kiaracondong ini dulu pernah ramai.

Jumlah perajinnya mencapai 30 orang. Namun seperti terbawa angin takdir. Satu per satu berguguran.

RelatedPosts

Wamendag Roro: Waralaba Jadi Akselerator Pengembangan UMKM

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Temui Menpora Erick Thohir, Sinergi Pengembangan Olahraga di Daerah

IKM Binaan Kemenperin Pasok Perlengkapan Haji 2026

Kini hanya satu yang tersisa. Mencoba bertahan. Melawan ruang dan waktu. Diterjang serbuan melimpahnya produk instan pabrikan.

Istilahnya, inilah dia perajin keramik yang mencoba bertahan di Kota Bandung. This is the last man standing.

Setra keramik Kiaracondong terletak di Jalan Stasiun Kiaracondong Lama, setra keramik ini telah berdiri sejak 1991.

Sampai sekarang sudah generasi ketiga yang mengelola kerajinan khas dari tanah liat ini.

Dikdik, nama pemilik sentra keramik Kiaracondong menceritakan perjalanan jatuh bangun kondisi usahanya.

“Dulu, di sini ada 30 pengrajin. Tapi sekarang sisa satu, saya saja. Mungkin karena lemah dalam persaingan atau tidak memahami produksinya,” ujar Dikdik.

Dalam sebulan, ia bisa menghasilkan 15 kubik produk keramik. Mulai dari guci besar sampai suvenir kecil.

“Ukuran besar per harinya itu sekitar 8 buah. Sementara yang diameter kecilnya itu 4 buah. Tapi banyak lagi apa ada ruangan yang kecil-kecilnya diisi sama yang lebih kecil lagi,” ucapnya.

Hal menarik selama perjalannya di dunia tembikar adalah saat masa pandemi.

PANDEMI MALAH MELESAT

Di kala sebagian besar usaha merumahkan pekerjanya, bahkan sampai gulung tikar, usaha keramik Dikdik melesat pesat.

Permintaan keramik pun membludak. Sampai tak ada stok barang di rumah produksinya. Bahkan, keramik yang agak cacat pun tetap laku terjual.

“Mungkin karena saat pandemi itu orang-orang mencari kesibukan lain. Salah satunya jadi banyak yang hobi menanam. Makanya penjualan pot itu semakin banyak. Ini seumur-umur saya usaha keramik, baru pernah seperti itu kondisinya,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan, dulu permintaan yang paling banyak itu pemesanan guci dan cendera mata. Namun, sekarang banyak permintaan pot bunga dengan motif yang sedang tren berupa bunga.

“Ada yang pesan dari Brazil. Mereka beli langsung ke sini. Lalu barangnya kita kirim dengan peti kemas,” katanya.

Untuk penjualannya masih dilakukan secara offline atau di etalase toko.

“Kita masih offline. Kalau online itu dibantu sama saudara,” jelasnya.

Selain itu, hal unik dari setra keramik ini yakni tungku oven yang ia buat sendiri. Tak banyak orang yang bisa memproduksi tungku oven.

“Saya bikin tungku sendiri itu bisa. Butuh Rp200 juta untuk membuat tungku,” katanya dikutip bandung.go.id.

Menurutnya, tak ada proses yang sulit dalam membuat tembikar. Namun, kendala terbesar ada pada cuaca dan bahan baku.

“Kalau cuaca cerah itu bisa kita keringkan seminggu. Kalau tidak, bisa 2-3 minggu. Bahan baku juga kalau jelek akan berdampak pada hasilnya,” tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Camat Kiaracondong, Amin Jarkasih menyatakan, pihaknya akan terus mendukung para pengrajin keramik di Kiaracondong.

“Pemerintah kecamatan akan terus mendorong dalam melestarikan budaya ini. Hanya tersisa satu yang bertahan untuk terus melanjutkan seni keramik,” kata Amin.

Bahkan, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil pun meminta agar Dikdik tetap berproduksi di Kiaracondong. Untuk menjadi ciri khas dan bisa dijadikan sebagai lokasi wisata seni.

“Meskipun sudah lama, tapi bisa kita hidupkan kembali. Mahasiswa dari ITB juga sering ke sini. Mereka belajar langsung seni rupa keramik di setra kami,” imbuhnya.

Tags: keramikkeramik kiaracondong

Related Posts

Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri.(Foto: Kemendag)

Wamendag Roro: Waralaba Jadi Akselerator Pengembangan UMKM

Editor
18 April 2026

SATUJABAR, PALEMBANG - Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri menilai, waralaba merupakan sektor strategis untuk mempercepat pertumbuhan usaha...

Menpora RI Erick Thohir bertemu dengan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Jumat (17/4/2026) pagi guna memperkuat sinergi pengembangan olahraga di daerah.(Foto:Istimewa)

Gubernur Malut Sherly Tjoanda Temui Menpora Erick Thohir, Sinergi Pengembangan Olahraga di Daerah

Editor
18 April 2026

Gubernur Sherly Tjoanda menyampaikan bahwa pihaknya akan memfokuskan pembinaan pada beberapa cabang olahraga unggulan. SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Pemuda dan...

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Reni Yanita.(Foto: Istimewa)

IKM Binaan Kemenperin Pasok Perlengkapan Haji 2026

Editor
17 April 2026

Capaian ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan Business Matching Sektor Industri Pangan dan Barang Gunaan dengan HIPPINDO serta ekosistem haji...

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (kanan) bersama Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.(Foto: Kementerian ESDM)

Menteri ESDM: Harga BBM Subsidi Tak Akan Naik Hingga Akhir Tahun 2026!

Editor
17 April 2026

Dari sisi fiskal, pemerintah menilai kebijakan tersebut masih aman untuk dijalankan. Hal itu didukung oleh harga minyak mentah Indonesia (Indonesian...

Pengunjung naik untra di Plaza Haji Al Qosbah.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Di Plaza Haji Al Qosbah, Warga Bisa Rasakan Sensasi Naik Unta

Editor
16 April 2026

Sebuah destinasi wisata religi baru hadir di kawasan Gedebage, Kota Bandung namanya Plaza Haji Al Qosbah. Destinasi wisata itu baru...

Bupati Cirebon Imron dan Duta Besar Bulgaria, Tanya Dimitrova.(Foto: Diskominfo Kab Cirebon)

Pemkab Cirebon Terima Dubes Bulgaria, Bahas Kerja Sama Ekonomi

Editor
16 April 2026

Bupati Imron menegaskan bahwa Kabupaten Cirebon memiliki peluang besar untuk berkembang, terutama setelah ditetapkan sebagai bagian dari Kawasan Industri Rebana....

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.