• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Jumat, 5 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

PAD Kabupaten Sumedang 98 Persen, Perlu Digenjot Lagi

Editor
Selasa, 24 Desember 2024 - 06:32
APBD

APBD

BANDUNG – PAD Kabupaten Sumedang mencapai 98 persen, kata Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang Tuti Ruswati.

Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sumedang menggelar rapat evaluasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada penghujung tahun 2024 di Ruang Rapat Bapenda, Senin (23/12/2024).

RelatedPosts

2 Perampok Rumah Ditempati Lansia di Bandung Ditangkap

28 Persen Wilayah Indonesia Masuki Musim Kemarau

BGN Efisiensi Anggaran, Efektifkan Program MBG

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Tuti Ruswati. Dalam sambutannya, Tuti menekankan pentingnya PAD sebagai sumber daya anggaran bagi Pemda Sumedang.

“Tergantung pada PAD, apabila pendapatan tercapai seratus persen, maka seluruh belanja, program, dan kegiatan yang kita alokasikan untuk tahun 2024 bisa terbiayai dengan baik,” ujarnya dilansir situs Pemkab Sumedang.

Hingga saat ini, capaian PAD Kabupaten Sumedang baru mencapai 98 persen. Tuti menjelaskan bahwa masih terdapat potensi PAD yang belum berhasil ditarik, dengan defisit sekitar 2 persen dari target yang ditetapkan.

“Dua persen dari pendapatan Rp 3,1 triliun atau sekitar Rp 60 milyar adalah angka yang cukup besar. Selain itu, dana bagi hasil (DBH) dari provinsi dan pusat juga belum masuk,” katanya.

Tuti menambahkan, meskipun PAD telah mencapai 98 persen, rasio PAD terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) masih berada di kisaran 16 persen. Oleh karena itu, Pemda Sumedang perlu menggali potensi lebih lanjut untuk mencapai target yang diinginkan.

Evaluasi PAD dianggap sangat penting untuk memotivasi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) penghasil PAD yang menjadi ujung tombak keberhasilan pendapatan daerah.

“Tahun 2025, kita perlu menyusun strategi-strategi agar pendapatan daerah tidak terhambat. Evaluasi, pemetaan, dan perencanaan strategi sejak awal tahun harus dilakukan dengan matang,” jelas Tuti.

Sekda juga menyoroti pentingnya peran Satgas Pajak yang baru dibentuk. Satgas ini, menurut Tuti, harus lebih efektif dalam menjalankan tugasnya. “Satgas ini akan kita intruksikan untuk menyebar ke setiap SKPD dan memastikan bahwa kita teliti apa saja yang menjadi penyebab ketidaktercapainya target PAD,” pungkasnya.

Pemda Sumedang berharap evaluasi ini dapat memberikan solusi untuk mengoptimalkan PAD di tahun 2025 dan memastikan keberhasilan pembangunan daerah.

Tags: PAD Kabupaten SumedangSekda Kabupaten Sumedang

Related Posts

Ilustrasi pelaku kejahatan.(Foto:Istimewa).

2 Perampok Rumah Ditempati Lansia di Bandung Ditangkap

Editor
5 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Dua pelaku perampokan di rumah yang ditempati pria lanjut usia (lansia) di Kota Bandung, Jawa Barat, ditangkap polisi. Dalam...

Mata air yang tak pernah surut di Sumedang meski kemarau tersebar di wilayah Desa Nagrak, Kecamatan Buahdua. Desa yang ada di kaki Gunung Tampomas Sumedang.

28 Persen Wilayah Indonesia Masuki Musim Kemarau

Editor
5 Juni 2026

28 persen wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau berdasarkan hasil monitoring BMKG hingga akhir Mei 2026 dengan indeks ENSO mencapai...

(Foto: Biro Hukum dan Humas BGN)

BGN Efisiensi Anggaran, Efektifkan Program MBG

Editor
5 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan komitmennya untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui penguatan...

Ular Sanca Hijau.(Foto: Humas Kemenhut)

Sanca Hijau Disita dari Gudang di Bekasi

Editor
5 Juni 2026

Sanca hijau (Morelia viridis) adalah satwa dilindungi. Satwa sitaan tersebut kini telah diserahkan kepada Balai KSDA DKI Jakarta untuk penanganan...

Sapi kurban.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Kurban 2026: Jumlah Disembelih Capai 2 Juta Ekor Setara Rp 18 Triliun

Editor
5 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Kurban 2026 telah usai pelaksanaannya di seantero Indonesia. Pada pelaksanaan kurban Iduladha 1447 H di masjid-masjid seluruh...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Jum’at 5/6/2026 Antam Rp 2.770.000 Per Gram

Editor
5 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Jum’at 5/6/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.770.000 per gram...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.