• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 21 September 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Pemerintah RI Evakuasi 30 WNI dari Suriah pada Gelombang Kedua

Editor
Senin, 16 Desember 2024 - 02:02
WNI asal suriah tiba di Indonesia

WNI asal suriah tiba di Indonesia.(FOTO: Humas Kemlu)

BANDUNG – Pemerintah Republik Indonesia (RI) kembali mengevakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) yang terdampak konflik di Suriah. Pada 13 Desember 2024, sebanyak 30 WNI berhasil dievakuasi dari Suriah dan tiba dengan selamat di tanah air pada 15 Desember 2024. Ini merupakan gelombang kedua dari rangkaian evakuasi WNI yang dilaksanakan oleh pemerintah.

Evakuasi gelombang kedua ini, seperti pada gelombang pertama, dilakukan melalui jalur darat dengan melintasi perbatasan Masnaa menuju Lebanon, sebelum melanjutkan perjalanan dengan penerbangan menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Para WNI yang dievakuasi berasal dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk Aceh, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Selatan. Mereka terdiri dari 25 wanita dan 5 laki-laki.

RelatedPosts

Program Restrukturisasi Mesin Kemenperin Dorong Modernisasi Industri Agro

Innalillahi Wa Inna Ilaihi Raji’un: Kabar Duka dari Masjidil Haram, Muadzin Syaikh Ibrahim bin Adel Hamza Al-Madani Wafat

Kasus Suap Buka Blokir Hak Guna Bangunan, KPK Geledah Kantor Summarecon Bogor

Sebelumnya, pada 12 Desember 2024, Pemerintah RI telah berhasil mengevakuasi 35 WNI dalam gelombang pertama. Dengan demikian, total WNI yang telah dievakuasi dari Suriah kini mencapai 65 orang.

Saat ini, Kementerian Luar Negeri RI terus melakukan pendataan dan berkomunikasi dengan WNI yang masih berada di Suriah mengenai kesediaan mereka untuk kembali ke tanah air. Berdasarkan data terbaru, tercatat sebanyak 1.162 WNI yang berdomisili di Suriah, dengan 65 di antaranya telah kembali ke Indonesia. Sebanyak 84 WNI lainnya telah menyatakan ingin dievakuasi.

Kementerian Luar Negeri dan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Damaskus terus memantau situasi keamanan di Suriah. Situasi keamanan yang dinamis, termasuk serangan yang masih dilakukan oleh Israel, membuat status Siaga Satu yang telah diberlakukan sejak 7 Desember 2024 tetap dipertahankan hingga saat ini.

Pemerintah RI terus melakukan berbagai langkah perlindungan bagi WNI di Suriah, termasuk koordinasi intensif antar-Kementerian/Lembaga, pemutakhiran Rencana Kontingensi, dan pertemuan daring dengan WNI. Selain itu, koordinasi dengan pemerintah setempat dilakukan untuk memastikan adanya jalur evakuasi yang aman bagi WNI menuju perbatasan.

Kementerian Luar Negeri RI mengimbau kepada seluruh WNI di Suriah untuk selalu memperhatikan perkembangan situasi keamanan, meningkatkan kewaspadaan, menghindari lokasi rawan serta kerumunan massa, meminimalkan pergerakan yang tidak perlu, dan terus menjalin komunikasi dengan KBRI Damaskus serta sesama WNI.

Tags: KemluSuriah

Related Posts

Plt. Direktur Jenderal Industri Agro Putu Juli Ardika.(Foto: Dok. Kemenperin)

Program Restrukturisasi Mesin Kemenperin Dorong Modernisasi Industri Agro

Editor
21 September 2026

JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus berkomitmen meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan daya saing sektor industri agro, khususnya hasil hutan dan...

haji,umrah,masjid,arafah,religi

Innalillahi Wa Inna Ilaihi Raji’un: Kabar Duka dari Masjidil Haram, Muadzin Syaikh Ibrahim bin Adel Hamza Al-Madani Wafat

Editor
21 September 2026

MAKKAH — Kabar duka menyelimuti umat Islam di seluruh dunia dan pengelola Dua Masjid Suci. Salah satu suara merdu pemandu...

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.(Foto:Istimewa).

Kasus Suap Buka Blokir Hak Guna Bangunan, KPK Geledah Kantor Summarecon Bogor

Editor
21 September 2026

SATUJABAR, BOGOR--Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan terkait kasus suap buka blokir Hak Guna Bangunan (HGB) di Bogor, Jawa...

Pemerintah Kabupaten Kuningan bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), alim ulama, tokoh agama, pimpinan organisasi kemasyarakatan, pimpinan pondok pesantren, aparatur pemerintah, serta masyarakat melaksanakan Salat Istisqa di halaman Kantor Pemerintah Kabupaten Kuningan, Senin (21/9/2026).(Foto: Diskominfo Kab. Kuningan)

Pemkab dan Forkopimda Kuningan Gelar Salat Istisqa

Editor
21 September 2026

KUNINGAN – Di tengah kondisi kemarau dan kekeringan yang mulai dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah, Pemerintah Kabupaten Kuningan bersama unsur...

Kondisi lahan seluas 5 hektar yang terbakar di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah pada Minggu (20/9). (Foto: BPBD Kabupaten Kebumen.)

Kejadian Bencana dan Penanganannya Per 21 September 2026

Editor
21 September 2026

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merangkum laporan kejadian bencana dan penanganannya yang dilakukan oleh pemerintah daerah setempat pada...

Wakil Komandan Korps Brimob Polri, Irjen Pol. Reza Arief Dewanto, cek kesiapan personel gabungan Polda Jawa Barat dalam pengamanan FIFA ASEAN Cup 2026, di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.(Foto:Humas Polda Jabar).

Polda Jabar Terjunkan 2.025 Personel Gabungan Amankan FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Si Jalak Harupat

Editor
21 September 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Polda Jawa Barat menerjunkan sebanyak 2.025 personel gabungan, untuk mengamankan perhelatan FIFA ASEAN Cup 2026, yang digelar di Stadion...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.