• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 23 April 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Perbaikan Infrastruktur Akibat Bencana di Sukabumi dan Cianjur Terus Berjalan

Editor
Selasa, 10 Desember 2024 - 06:50
Kerusakan jembatan yang memutus akses jalan di Kabupaten Sukabumi akibat banjir dan pergerakan tanah.(Foto:BPBD Jabar).

Kerusakan jembatan yang memutus akses jalan di Kabupaten Sukabumi akibat banjir dan pergerakan tanah.(Foto:BPBD Jabar).

BANDUNG – Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (BMPR) terus berupaya memperbaiki infrastruktur, seperti jalan dan jembatan, yang rusak akibat bencana alam di sejumlah titik di Kabupaten Sukabumi dan Cianjur.

Kepala Dinas BMPR Jabar, Bambang Tirtoyuliono, melaporkan bahwa sebagian jalan yang sempat rusak dan tertutup material longsor sudah dapat dilalui kendaraan secara terbatas pada Minggu (8/12/2024). Salah satunya adalah Jalan Cikembar – Jampang Tengah – Kiaradua yang kini bisa dilewati semua jenis kendaraan secara bergantian di tiga titik, yakni Km 146+400, Km 139+050, dan Km 148+400.

RelatedPosts

Turun! Harga Emas Batangan Antam Kamis 23/4/2026 Rp 2.805.000 Per Gram

Sindikat Bisnis Kayu Ilegal Antar Pulau di Balikpapan Dibongkar

BRIN: Makanan Siap Saji Dimasak Tanpa Api untuk Dukung Layanan Haji

Selain itu, Jalan Waluran – Malereng – Palangpang – Puncak Darma – Cisaar, serta Jalan Kiaradua – Waluran dan Surede – Tegalbuleud – Sidangbarang, juga telah dapat dilalui kendaraan. Begitu pula dengan Jalan Cibadak – Cikidang – Pelabuhan Ratu yang dapat dilalui melalui jalan nasional.

Namun, beberapa ruas jalan masih dalam perbaikan dan terbatas untuk dilewati. Salah satunya adalah ruas jalan Sukabumi (Baros) – Sagaranten, yang mengalami kerusakan pada beton yang retak dan amblas. Alat breaker kini mulai membongkar beton yang rusak tersebut.

Beberapa jalur lain yang terputus akibat bencana, seperti Jalur Cisaat – Sp. Loji yang amblas, dan Sp. Loji – Puncak Darma yang terputus akibat ambruknya Jembatan Cihaur, juga sedang diperbaiki. Untuk sementara, kendaraan motor bisa lewat dengan menggunakan jembatan bambu yang dibangun. Sementara itu, Jembatan Cilengka yang amblas di Tegalbuleud – Sagaranten juga sedang dalam proses mobilisasi jembatan bailey.

Jalan Waluran – Jampang Kulon masih terputus akibat amblas, dan ruas Bagbagan – Kiaradua sudah tembus untuk dilalui, meskipun masih ada potensi longsoran serta sisa material tanah yang menghalangi jalan.

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat per Minggu (8/12/2024), bencana alam di wilayah tersebut telah menyebabkan sepuluh orang meninggal dunia, dengan dua orang lainnya masih dalam proses pencarian.

Sebanyak 39 kecamatan dan 158 desa terdampak bencana, dengan tanah longsor terjadi di 147 titik, banjir di 79 titik, angin kencang di 25 titik, dan pergerakan tanah di 84 titik kejadian.

BPBD Jabar juga mencatat bahwa sebanyak 3.252 Kepala Keluarga (KK) atau 5.184 jiwa terdampak bencana, dengan 892 KK atau 2.921 jiwa mengungsi. Sebanyak 628 unit rumah mengalami kerusakan berat, 360 unit sedang, 603 unit ringan, dan 1.080 unit terendam banjir.

Pemda Provinsi Jawa Barat terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mempercepat pemulihan dan membantu masyarakat yang terdampak bencana.

Tags: Banjir cianjurBanjir Sukabumibencana cianjurBencana Sukabumi

Related Posts

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Turun! Harga Emas Batangan Antam Kamis 23/4/2026 Rp 2.805.000 Per Gram

Editor
23 April 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas batangan Antam Kamis 23/4/2026 dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.830.000 per gram sebelum...

Perdagangan kayu ilegal.(Foto: Humas Kemenhut)

Sindikat Bisnis Kayu Ilegal Antar Pulau di Balikpapan Dibongkar

Editor
23 April 2026

Operasi sindikat ini terungkap saat sebuah truk kedapatan mengangkut kayu jenis ulin dengan dokumen Surat Keterangan Sahnya Hasil Hutan (SKSHH)...

(Foto: Humas BRIN)

BRIN: Makanan Siap Saji Dimasak Tanpa Api untuk Dukung Layanan Haji

Editor
23 April 2026

Dengan teknologi ini, makanan dapat dipanaskan hanya dengan menambahkan air dingin dan tidak perlu pemanas air. Teknologi ini menggunakan bahan...

(Foto: Dok. Kemenhut)

Antisipasi El Nino Godzilla 2026, BMKG & Kemenhut Perkuat Sinergi Preventif

Editor
23 April 2026

Per 21 April 2026, jumlah titik api Indonesia mencapai 1.777 titik dengan Riau dan Kalimantan Barat menjadi yang paling banyak....

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.

Industri Kendaraan Listrik Nasional Kian Kokoh Berkat Early Adopter

Editor
23 April 2026

Pada tahun 2025, market share kendaraan listrik telah mencapai 21,71 persen, yang terdiri dari battery electric vehicle (BEV) sebesar 12,93...

(Foto: pertamina.com)

Pertamina Dukung Penegakan Hukum Penyalahgunaan BBM dan Elpiji

Editor
23 April 2026

Sepanjang Januari hingga Maret 2026, Pertamina melalui Subholding Pertamina Patra Niaga telah melakukan pembinaan terhadap 136 SPBU dan 237 agen...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.