• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Jumat, 7 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Senator Agita Nurfianti Minta Menag Bina & Awasi Ponpes Cegah Hal Menyimpang

Editor
Senin, 02 Desember 2024 - 06:56
Agita Nurfianti

Anggota DPD RI Dapil Jabar Agita Nurfianti.(FOTO: Istimewa)

SATUJABAR, BANDUNG – Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar) Agita Nurfianti menyampaikan keprihatinannya terkait citra pondok pesantren yang ternodai oleh segelintir oknum. Untuk itu, ia menyampaikan usulannya kepada Kementerian Agama RI untuk melakukan pembinaan dan pengawasan secara rutin guna mencegah perilaku-perilaku negatif dan menyimpang. Hal tersebut disampaikannya pada Rapat Kerja Komite III DPD RI dengan Menteri Agama (Menag) RI, Senin (2/12), di Senayan, Jakarta Pusat.

Pondok pesantren adalah lembaga pendidikan Islam yang menggunakan sistem asrama dan bertujuan untuk mendalami ajaran agama Islam dan mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari. Pondok pesantren memiliki peran penting dalam pembentukan karakter bangsa, pengembangan keilmuan Islam, pembangunan sosial dan budaya masyarakat, serta mencetak kader ulama.

RelatedPosts

Marbot Masjid Ditemukan Tewas Penuh Luka di Purwakarta

Bupati Garut Soroti Pajak Hotel dan Restoran

BRIN Gelar Pameran Inovasi dan Teknologi di Istana Kepresidenan

Namun demikian, Agita menyayangkan bahwa pada akhir-akhir ini, citra pondok pesantren tersebut ternodai oleh segelintir oknum yang melakukan perbuatan hina, yang dapat mencoreng citra pesantren yang mulia tersebut.

Menteri Agama Nasaruddin Umar beserta jajaran.(FOTO: Istimewa)

“Berkaitan dengan peningkatan mutu pendidikan, pesantren sempat mengalami kesulitan akibat pemberitaan negatif tentang oknum pengurus pesantren yang melakukan tindakan buruk. Citra pesantren sebagai lembaga pendidikan dan pembinaan akhlak ikut terdampak, meskipun hanya segelintir oknum yang bermasalah,” ujarnya melalui keterangan resmi.

“Meskipun hanya segelintir oknum yang bermasalah, tapi hal ini mengakibatkan menurunnya kepercayaan dari masyarakat untuk menyekolahkan atau memberikan pendidikan bagi anaknya di pesantren. Padahal jauh lebih banyak pesantren yang terus berperan positif dalam mendidik generasi muda,” tambah Agita di hadapan Menag Nasaruddin Umar.

Untuk itu, ia mengusulkan kepada Menag agar dilakukan pengawasan dan pembinaan oleh Kementerian Agama kepada seluruh pesantren secara berkala guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, yang dapat merusak citra pesantren.

“Jadi sepertinya untuk menanggulangi hal ini, dibutuhkan pengawasan atau pembinaan langsung minimal dari Kemenag untuk langsung turun ke pesantren-pesantren ini sekiranya mungkin enam bulan sekali atau satu tahun sekali untuk mengawasi pesantren-pesantren ini, agar tidak ada lagi penyimpangan-penyimpangan oleh oknum pengurus. Hal tersebut sebaiknya dilakukan untuk meningkatkan kembali kepercayaan masyarakat,” tutur Agita.

Menanggapi hal tersebut, Menag Nasaruddin Umar yang hadir bersama Wakil Menteri Agama Muhammad Syafi’i dan Para Pejabat Eselon I dan II beserta jajarannya, mengatakan, kejahatan seksual dan perbuatan menyimpang lainnya di pesantren tidak berdiri sendiri, namun terdapat sebuah subsistence yang berpengaruh dari faktor lain, seperti relasi kuasa.

Menurut Nasaruddin, siapa yang memiliki kuasa, maka dia berpotensi untuk memperkosa dan yang tidak memiliki kuasa berpotensi untuk diperkosa. Karena itu, semua sektor harus diselesaikan secara keseluruhan dari hulu ke hilir.

Agita berharap, hal tersebut dapat segera ditindaklanjuti dengan baik untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Pihaknya siap berkolaborasi untuk kemajuan pondok pesantren.

Sebelumnya, Agita bersama tim telah melakukan kunjungan reses ke Pondok Pesantren Darussalam, Desa Gudang, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat pada 13 November lalu.

Ia dan tim menerima aspirasi dari pengurus pondok pesantren, antara lain pimpinan pondok dan Kepala Sekolah Madrasah Aliyah Darussalam. Salah satu upaya tindak lanjutnya adalah penyampaian aspirasi tersebut pada Rapat Komite III DPD RI dengan Menteri Agama kali ini.

Tags: Agita NurfiantiDPDmenteri agamanasaruddin umar

Related Posts

Ilustrasi tempat kejadian perkara (TKP).(Foto:Istimewa).

Marbot Masjid Ditemukan Tewas Penuh Luka di Purwakarta

Editor
6 Agustus 2026

SATUJABAR, PURWAKARTA--Seorang marbot masjid ditemukan tewas penuh luka di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Korban yang temukan di halaman masjid, diduga...

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin.(Foto: Muhamad Azi Zulhakim/Diskominfo Kabupaten Garut))

Bupati Garut Soroti Pajak Hotel dan Restoran

Editor
6 Agustus 2026

Bupati Garut menyoroti besarnya potensi penerimaan daerah dari sektor pajak hotel dan restoran seiring meningkatnya kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi...

BRIN, Minyak kayu putih

BRIN Gelar Pameran Inovasi dan Teknologi di Istana Kepresidenan

Editor
6 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA – BRIN atau Badan Riset dan Inovasi Nasional menggelar Pameran Inovasi dan Teknologi di Istana Kepresidenan pada Kamis...

Logo OJK,Stabilitas sektor jasa keuangan,Survei Penilaian Integritas 2024,penyelesaian masalah pinjol,POJK,perbankan

Aset Industri Keuangan Syariah Tahun 2025 Capai Rp3.131,02 triliun, Tertinggi Sepanjang Sejarah

Editor
6 Agustus 2026

Aset industri keuangan syariah nasional pada tahun 2025 mencapai Rp3.131,02 triliun terdiri dari aset perbankan syariah Rp1.067,73 triliun aset pasar...

Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Anton.(Foto:Istimewa).

Kasus Penebangan Pohon di Kota Bandung, Polisi Belum Terima Laporan

Editor
6 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Polrestabes Bandung, Jawa Barat, belum menerima laporan terkait kasus penebangan pohon di Jalan LL. RE. Martadinata (Jalan Riau), Kota...

Ilustrasi korban tindak kekerasan.(Foto:Istimewa).

Anak Pejabat di Lampung Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan di Bandung

Editor
6 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Anak pejabat di Lampung ditetapkan sebagai tersangka kasus penganiayaan di Kota Bandung, Jawa Barat. Pelaku dilaporkan korban, yang merupakan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat