• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Sabtu, 1 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

DPD Usulkan Pengentasan Kemiskinan dengan Pelatihan Dibanding Bansos

Editor
Selasa, 05 November 2024 - 08:07
Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar) melakukan pertemuan dengan Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin beserta jajarannya, Senin (4/11), di Kantor Gubernur Jabar, Gedung Sate Bandung, guna membahas berbagai permasalahan terkini di Jabar, salah satunya pengentasan kemiskinan. (FOTO: Istimewa)

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar) melakukan pertemuan dengan Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin beserta jajarannya, Senin (4/11), di Kantor Gubernur Jabar, Gedung Sate Bandung, guna membahas berbagai permasalahan terkini di Jabar, salah satunya pengentasan kemiskinan. (FOTO: Istimewa)

BANDUNG – Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Daerah Pemilihan Jawa Barat (Jabar) melakukan pertemuan dengan Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin beserta jajarannya, Senin (4/11), di Kantor Gubernur Jabar, Gedung Sate Bandung, guna membahas berbagai permasalahan terkini di Jabar, salah satunya pengentasan kemiskinan.

Anggota DPD RI Jabar Agita Nurfianti menilai, pihaknya lebih memilih pengentasan kemiskinan melalui pelatihan dibanding Bantuan Sosial (Bansos), terutama bagi usia muda.

RelatedPosts

Harga BBM Pertamina Per 1 Agustus 2026 Area Jawa Barat

Harga Emas Sabtu 1/8/2026 Antam Rp 2.603.000 Per Gram

Menteri Ekraf Apresiasi Kontribusi MS Glow di Ekosistem Kreatif

Agita menyampaikan beberapa permasalahan dalam pengentasan kemiskinan pada kesempatan tersebut, salah satunya adalah data yang tidak lengkap dan tidak akurat. Untuk itu perlu adanya validasi dan verifikasi data yang terus diupdate.

“Permasalahan terkait penanganan kemiskinan, ada dua perlindungan sosial, yaitu Bantuan Sosial (Bansos) dan Jaminan Sosial (Jamsos). Permasalahan utama di daerah belum melakukan update data terkait validasi dan verifikasi. Jadi harus ada pendataan yang menyeluruh dari pusat, harus ada gerakan nasional untuk mendapatkan data yang valid, dan gerakan ini harus diupdate setiap bulan supaya pemerintah daerah bisa bergerak cepat dalam mengentaskan kemiskinan di daerahnya,” tutur Agita melalui keterangan resmi.

Staf Ahli Gubernur Jabar Bidang Ekonomi dan Pembangunan sekaligus Plh. Asisten Daerah 1 Dodo Suhendar mengatakan, terdapat beberapa permasalahan krusial dalam indikator makro pembangunan, terutama terkait kemiskinan mengingat jumlah penduduk yang besar. Ia juga mengatakan, belum dilakukannya verifikasi dan validasi bantuan kemiskinan, sehingga masih terdapat kemiskinan ekstrem yang belum menerima bantuan sosial. Untuk itu, Dodo mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar berharap Pemerintah Pusat dapat mengadakan gerakan pengkinian data, baik verifikasi maupun validasi, yang dapat diupdate setiap bulan.

Agita menjelaskan, supaya Bansos dan Jamsos dapat diberikan kepada masyarakat secara tepat sasaran, maka dalam pengentasan kemiskinan perlakuannya berbeda. Menurutnya, untuk usia muda sebaiknya tidak diberikan Bansos, tapi diberikan pelatihan-pelatihan untuk melakukan pekerjaan sesuai bidangnya berikut juga penyalurannya. Adapun Bansos dapat diberikan bagi usia lanjut dan usia yang belum produktif.

Senada dengannya, Dodo Suhendar mengatakan, upaya peningkatan pendapatan masyarakat miskin dilakukan melalui program pelatihan agar mereka memiliki akses pekerjaan.

“Selain itu, secara daerah, treatment-nya (perlakuannya) juga berbeda. Untuk kawasan pesisir, bagaimana mereka tidak terjebak hutang. Untuk kawasan pedesaan, masalah pemenuhan kebutuhan jangan sampai menimbulkan inflasi. Dan untuk kawasan perkotaan, karena sektor jasa yang banyak disini, permasalahannya ada di permodalan,” sahut Agita.

Dodo menambahkan, kawasan pesisir didominasi nelayan, kawasan pedesaan dipenuhi kebutuhan inflasi, seperti bawang dan cabai, sementara kawasan perkotaan lebih berfokus pada sektor jasa, khususnya permodalan.

Selain pengentasan kemiskinan, pertemuan DPD RI dengan Pj Gubernur Jabar juga membahas masalah stunting. Data menunjukkan tingkat stunting Provinsi Jabar sebesar 20,7% berada sedikit di atas rata rata nasional 20,5%. Targetnya, angka tersebut diharapkan dapat turun di tahun depan menjadi 14%.

Agita menyampaikan, permasalahan stunting ini erat kaitannya dengan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Jabar ke depannya. Menurutnya, untuk menghasilkan SDM yang berkualitas, sangat penting untuk dilakukan peningkatan konsumsi protein bagi ibu hamil dan anak-anak.

“Sebagai contoh telur ayam mengandung protein yang mudah didapat dan murah harganya. Demikian juga ikan lele mengandung tinggi protein dan omega 3 yang sangat baik untuk ibu hamil serta pertumbuhan anak dan kecerdasan otak, yang mudah didapat dengan harga yang lumayan terjangkau. Selain itu, ibu hamil juga perlu diberikan vitamin dan makanan bergizi lainnya,” ungkapnya.

Senada dengannya, Dodo Suhendar mengatakan, stunting berpengaruh pada kualitas SDM, sementara tingkat lama sekolah menurun. Penanganan stunting difokuskan pada peningkatan konsumsi protein bagi ibu hamil.

Menurutnya, Pemprov Jabar sebenarnya berkeinginan dapat mengontrol perkembangan terkait stunting ini, tapi penanganan stunting saat ini dilakukan langsung oleh Puskesmas di bawah Kementerian Kesehatan. Dana penanganan stunting yang disalurkan langsung ke Puskesmas mempersulit kontrol alokasi dana, menurut Dodo.

Selain pengentasan kemiskinan dan stunting, petemuan DPD RI dengan Pj Gubernur Jabar juga membahas berbagai permasalahan lainnya seperti sampah, Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), serta transportasi, seperti Bandung Rapid Transit, jalur ganda kereta api, dan Bandara Kertajati.

Turut hadir pada pertemuan ini Anggota DPD RI Jabar lainnya Aanya Rina Casmayanti serta jajaran Pemrpov Jabar antara lain Kepala Dinas ESDM, Kepala Biro Kesejahteraan Masyarakat, Kepala Biro Pembangunan Otonomi Daerah, Plh. Kepala Dinas Tenaga Kerja, Plh. Kepala Dinas Sosial, Plh. Pemerintah Desa, Kepala Bidang Ketahanan, Seni Budaya, dan Kemasyarakatan, serta Kepala Bidang Biro Perekonomian.

Setelah pertemuan dengan Pj Gubernur dan jajarannya, para Anggota DPD RI Jabar tersebut melanjutkan kegiatannya pada hari yang sama, dengan mengunjungi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jabar untuk melakukan pertemuan dengan Ketua DPRD Jabar Bucki Wibawa dan para anggota DPRD Jabar lainnya.

Tags: Agita NurfiantiAnggota DPD JabarDPD

Related Posts

Terminal BBM Pertamina.(Foto: Istimewa)

Harga BBM Pertamina Per 1 Agustus 2026 Area Jawa Barat

Editor
1 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga BBM atau bahan bakar minyak Pertamina area Jawa Barat per Sabtu 1 Agustus 2026 dikutip dari...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Sabtu 1/8/2026 Antam Rp 2.603.000 Per Gram

Editor
1 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Sabtu 1/8/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.603.000 per gram...

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya (kanan), berbincang dengan pendiri MS Glow, Gilang Widya Pramana (kiri) dan Shandy Purnamasari (tengah), saat kunjungan kerja ke kantor MS Glow, Malang, Jawa Timur, Kamis (30/07/2026).(Foto: Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekraf/ Badan Ekonomi Kreatif)

Menteri Ekraf Apresiasi Kontribusi MS Glow di Ekosistem Kreatif

Editor
1 Agustus 2026

SATUJABAR, MALANG - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya melakukan kunjungan kerja ke kantor MS Glow...

Lokasi penebangan pohon di Jalan Riau Kota Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Buntut Penebangan 10 Pohon di Jalan Riau, Wali Kota Bakal Seret ke Meja Hijau

Editor
1 Agustus 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengambil sikap tegas terhadap dugaan penebangan liar 10 pohon yang terjadi di...

Ilustrasi kebakaran.(Foto:Istimewa).

Kebakaran Rumah di Cirebon, Ayah dan Bayi Enam Bulan Tewas Terbakar

Editor
31 Juli 2026

SATUJABAR, CIREBON--Peristiwa kebakaran memilukan melanda bangunan rumah di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Selain menghanguskan bangunan rumah, kebakaran juga merenggut nyawa...

Kekeringan akibat musim kemarau panjang el nino godzilla.(Foto:Istimewa).

El Nino 2026: Hari Tanpa Hujan Terlama di Purworejo Jateng

Editor
31 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi fenomena El Niño akan bertahan setidaknya hingga awal kuartal pertama...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat