• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 16 April 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Tanggapi Soal Riuh Nina dengan Warga, Lucky Hakim: Dimana Salahnya Warga Acungkan 2 Jari?

Editor
Senin, 04 November 2024 - 12:52
Cabup Indramayu nomor urut 2 Lucky Hakim. (Foto: Satujabar.com)

Cabup Indramayu nomor urut 2 Lucky Hakim. (Foto: Satujabar.com)

Justru adanya sejumlah camat yang ikut dalam rombongan Nina Agustina, maka hal tersebut merupakan pelanggaran.

SATUJABAR, INDRAMAYU — Calon Bupati Indramayu Lucky Hakim, menanggapi soal keributan antara calon bupati Nina Agustina dengan warga di Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu. Kata dia, Nina salah menarasikan paslon nomor dua dalam kejadian tersebut.

RelatedPosts

Pemkot Pastikan Satwa Kebun Binatang Bandung Sehat

Mendag: Distribusi Lewat DMO Jaga Stabilitas Harga Minyak Goreng Rakyat

Tinjau Klenteng See Hin Kiong, Menbud Tegaskan Komitmen Pelestarian Warisan Budaya

“Narasi Nina merugikan paslon 02, bahwa rombongannya dihadang oleh orangnya Lucky Hakim,” katanya kepada awak media.

Dikatakan Lucky, dilihat dari video yang beredar, tidak ada warga yang melakukan penghadangan tersebut. Karenanya, dia tegas membantan bahwa pendukungnya menghadang rombongan Nina.

‘’Kan Bupati Indramayu Nina Agustina dikawal Patwal. Patwalnya bisa berjalan dengan lancar, dan mobil Pajero warna hitam (yang dinaiki Nina) itu memang berhenti dengan sendirinya tanpa dihadang, bisa terlihat. Jadi tidak ada penghadangan menurut saya,’’ ucap Lucky.

Terkait tudingan bahwa kejadian itu sengaja digerakkan secara struktural oleh pihaknya, Lucky meminta, agar hal itu dibuktikan. Dia pun mempertanyakan, letak kesalahan masyarakat yang mengacungkan jari sesuai nomor urut paslon yang mereka dukung.

‘’Apakah salah kalau ada orang pengen begini (menunjukkan dua jari)? Salahnya  dimana? Kecuali dia melakukan tindakan yang tidak sopan dalam asas-asas etika. Misalnya ke depan mukanya. Jadi kalau ini digerakkan secara struktural, secara organisasi, ya silakan dibuktikan saja,’’ ucap Lucky.

‘’Ini belum apa-apa sudah suudzon. Jadi maksud saya, ya Allah semoga dijauhkan dari ketantruman. Karena tantrum itu adalah suatu hal yang sangat membahayakan. Bayangkan kalau misalnya seorang bupati tantrum seperti apa gitu. Dan apalagi suudzon. Sudah tantrum, suudzon pula,’’ kata Lucky.

Lucky juga mengaku tidak mampu mengkoordinir warga secara sistemik untuk berbuat seperti yang dituduhkan oleh pihak paslon nomor urut tiga. Pasalnya, dirinya bukanlah seorang incumbent.

“Saya ini bukan anaknya jenderal. Saya ini anaknya tukang bengkel sepeda di (Kecamatan) Kedokanbunder. Saya itu cucunya tukang es gosrok. Kakak saya juga masih ngoyos (menanam padi) di sawah,’’ ucap Lucky.

Lucky juga menolak dengan tegas jika pendukungnya dicap sebagai gerombolan. Dia menyatakan, para pendukungnya merupakan masyarakat secara umum yang ingin melakukan perubahan dan ganti bupati.

‘’Yang memilih saya, yang bareng-bareng sama saya, adalah ibu-ibu, petani, orang-orang susah, orang-orang yang terzolimi sebenarnya secara psikologis,’’ kata dia.

Lucky pun menyesalkan namanya ikut diseret dalam kasus tersebut. Bahkan, dia mendengar, namanya disebut sampai tiga kali oleh Nina Agustina saat keributan itu terjadi.

Lucky pun menyayangkan adanya tindakan persekusi yang menimpa seorang warga dalam keributan tersebut. Tak hanya oleh Nina, warga tersebut juga menerima persekusi dari sejumlah relawan Nina yang berbadan kekar.

Tak hanya itu, dia pun menyoroti adanya sejumlah camat yang ikut dalam rombongan Nina Agustina. Padahal, mereka adalah aparatur sipil negara (ASN). Dia menilai, hal tersebut merupakan pelanggaran.

Ketika ditanyakan apakah akan melaporkan balik pihak paslon nomor urut tiga, Lucky menyatakan, tim hukumnya sedang mengevaluasi. Meski demikian, pihaknya akan mengedepankan kekeluargaan dan akan mendengar nasihat para  alim ulama dan tokoh masyarakat. (yul)

BACA JUGA:

Viral, Diteriaki 02-02 Saat Akan Kampanye, Cabup Nina Agustina Marah-Marah dan Ancam Polisikan Warga

Tags: kisruh kampanyeLucky HakimNina Agustinanina agustrinapilbup indramayuPilkada Indramayu

Related Posts

Pemeriksaan kesehatan hewan di Kebun Binatang Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Pemkot Pastikan Satwa Kebun Binatang Bandung Sehat

Editor
16 April 2026

Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh melalui berbagai metode medis untuk mendapatkan gambaran kondisi satwa secara komprehensif. SATUJABAR, BANDUNG - Dinas Ketahanan...

Menteri Perdagangan, Budi Santoso mengunjungi pasar swalayan Tip Top dalam program promosi belanja Friday Mubarak di Jakarta, Jumat (7 Mar).

Mendag: Distribusi Lewat DMO Jaga Stabilitas Harga Minyak Goreng Rakyat

Editor
16 April 2026

Pemerintah memperkuat kebijakan DMO dan Domestic Price Obligation (DPO) sebagai respons atas gejolak harga dan pasokan minyak goreng dalam beberapa...

Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, meninjau Klenteng See Hin Kiong di Kota Padang, Sumatra Barat.(Foto: Humas Kemenbud)

Tinjau Klenteng See Hin Kiong, Menbud Tegaskan Komitmen Pelestarian Warisan Budaya

Editor
16 April 2026

SATUJABAR, PADANG – Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, meninjau Klenteng See Hin Kiong di Kota Padang, Sumatra Barat. Kunjungan ini...

Kapolres Cimahi, AKBP Niko Nurullah Adi Putra.(Foto:Istimewa).

Polres Cimahi Gulung Puluhan Anggota Geng Motor Aniaya dan Rampas Sepeda Motor

Editor
16 April 2026

SATUJABAR, CIMAHI--Polres Cimahi, Jawa Barat, berhasil menggulung puluhan anggota geng motor yang terlibat dalam aksi penganiayaan dan perampasan sepeda motor...

(Foto: Dok KKP)

Benarkah Pulau Umang di Banten Dijual? Ini Penjelasan Pemerintah

Editor
16 April 2026

Kementerian Kelautan dan Perikanan bergerak cepat menindaklanjuti isu penjualan Pulau Umang serta tidak memberikan ruang kompromi terhadap pelanggaran pemanfaatan ruang...

Pengamanan satwa langka (Foto: Dok. Gakkum Kemenhut)

Penyelundup Ratusan Satwa Langka Segera Diproses Hukum, Diancam 15 Tahun Penjara

Editor
16 April 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Kehutanan Wilayah Sumatera resmi melimpahkan tersangka dan barang bukti kasus penyelundupan ratusan satwa...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.