• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 31 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Tanggapi Soal Riuh Nina dengan Warga, Lucky Hakim: Dimana Salahnya Warga Acungkan 2 Jari?

Editor
Senin, 04 November 2024 - 12:52
Cabup Indramayu nomor urut 2 Lucky Hakim. (Foto: Satujabar.com)

Cabup Indramayu nomor urut 2 Lucky Hakim. (Foto: Satujabar.com)

Justru adanya sejumlah camat yang ikut dalam rombongan Nina Agustina, maka hal tersebut merupakan pelanggaran.

SATUJABAR, INDRAMAYU — Calon Bupati Indramayu Lucky Hakim, menanggapi soal keributan antara calon bupati Nina Agustina dengan warga di Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu. Kata dia, Nina salah menarasikan paslon nomor dua dalam kejadian tersebut.

RelatedPosts

Disbudpar Perkuat Branding Bandara Husein Sastranegara

Wisatawan ke Kota Bandung 12 Juta Orang Semester I 2026

Jembatan Gantung Pongpet di Pangandaran Anjlok Usai Diresmikan, Dandim Akui Tidak Kontrol Beban

“Narasi Nina merugikan paslon 02, bahwa rombongannya dihadang oleh orangnya Lucky Hakim,” katanya kepada awak media.

Dikatakan Lucky, dilihat dari video yang beredar, tidak ada warga yang melakukan penghadangan tersebut. Karenanya, dia tegas membantan bahwa pendukungnya menghadang rombongan Nina.

‘’Kan Bupati Indramayu Nina Agustina dikawal Patwal. Patwalnya bisa berjalan dengan lancar, dan mobil Pajero warna hitam (yang dinaiki Nina) itu memang berhenti dengan sendirinya tanpa dihadang, bisa terlihat. Jadi tidak ada penghadangan menurut saya,’’ ucap Lucky.

Terkait tudingan bahwa kejadian itu sengaja digerakkan secara struktural oleh pihaknya, Lucky meminta, agar hal itu dibuktikan. Dia pun mempertanyakan, letak kesalahan masyarakat yang mengacungkan jari sesuai nomor urut paslon yang mereka dukung.

‘’Apakah salah kalau ada orang pengen begini (menunjukkan dua jari)? Salahnya  dimana? Kecuali dia melakukan tindakan yang tidak sopan dalam asas-asas etika. Misalnya ke depan mukanya. Jadi kalau ini digerakkan secara struktural, secara organisasi, ya silakan dibuktikan saja,’’ ucap Lucky.

‘’Ini belum apa-apa sudah suudzon. Jadi maksud saya, ya Allah semoga dijauhkan dari ketantruman. Karena tantrum itu adalah suatu hal yang sangat membahayakan. Bayangkan kalau misalnya seorang bupati tantrum seperti apa gitu. Dan apalagi suudzon. Sudah tantrum, suudzon pula,’’ kata Lucky.

Lucky juga mengaku tidak mampu mengkoordinir warga secara sistemik untuk berbuat seperti yang dituduhkan oleh pihak paslon nomor urut tiga. Pasalnya, dirinya bukanlah seorang incumbent.

“Saya ini bukan anaknya jenderal. Saya ini anaknya tukang bengkel sepeda di (Kecamatan) Kedokanbunder. Saya itu cucunya tukang es gosrok. Kakak saya juga masih ngoyos (menanam padi) di sawah,’’ ucap Lucky.

Lucky juga menolak dengan tegas jika pendukungnya dicap sebagai gerombolan. Dia menyatakan, para pendukungnya merupakan masyarakat secara umum yang ingin melakukan perubahan dan ganti bupati.

‘’Yang memilih saya, yang bareng-bareng sama saya, adalah ibu-ibu, petani, orang-orang susah, orang-orang yang terzolimi sebenarnya secara psikologis,’’ kata dia.

Lucky pun menyesalkan namanya ikut diseret dalam kasus tersebut. Bahkan, dia mendengar, namanya disebut sampai tiga kali oleh Nina Agustina saat keributan itu terjadi.

Lucky pun menyayangkan adanya tindakan persekusi yang menimpa seorang warga dalam keributan tersebut. Tak hanya oleh Nina, warga tersebut juga menerima persekusi dari sejumlah relawan Nina yang berbadan kekar.

Tak hanya itu, dia pun menyoroti adanya sejumlah camat yang ikut dalam rombongan Nina Agustina. Padahal, mereka adalah aparatur sipil negara (ASN). Dia menilai, hal tersebut merupakan pelanggaran.

Ketika ditanyakan apakah akan melaporkan balik pihak paslon nomor urut tiga, Lucky menyatakan, tim hukumnya sedang mengevaluasi. Meski demikian, pihaknya akan mengedepankan kekeluargaan dan akan mendengar nasihat para  alim ulama dan tokoh masyarakat. (yul)

BACA JUGA:

Viral, Diteriaki 02-02 Saat Akan Kampanye, Cabup Nina Agustina Marah-Marah dan Ancam Polisikan Warga

Tags: kisruh kampanyeLucky HakimNina Agustinanina agustrinapilbup indramayuPilkada Indramayu

Related Posts

Disbudpar atau Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung terus memperkuat branding pariwisata di Salah satu sudut di Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung seiring kembali beroperasinya penerbangan komersial. Disbudpar Kota Bandung terus memperkuat branding pariwisata.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Disbudpar Perkuat Branding Bandara Husein Sastranegara

Editor
31 Agustus 2026

BANDUNG - Disbudpar atau Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung terus memperkuat branding pariwisata di Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung...

Turis asing,otp kereta api.wisatawan mancanegara

Wisatawan ke Kota Bandung 12 Juta Orang Semester I 2026

Editor
31 Agustus 2026

BANDUNG - Aktivitas perjalanan menuju Kota Bandung menunjukkan angka yang cukup tinggi sepanjang semester pertama 2026. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata...

Jembatan Gantung Pongpet di Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, yang tiba-tiba anjlok saat dilintasi rombongan Bupati, Citra Priyami, seusai diresmikan.(Foto:Istimewa).

Jembatan Gantung Pongpet di Pangandaran Anjlok Usai Diresmikan, Dandim Akui Tidak Kontrol Beban

Editor
31 Agustus 2026

SATUJABAR, PANGANDARAN--Jembatan Gantung Pongpet di Kabupaten Pangandaraan, Jawa Barat, tiba-tiba anjlok saat dilintasi Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, bersama rombongan seusai...

Presiden Prabowo Subianto menerima kartu tanda anggota Nahdlatul Ulama (Kartanu) yang diserahkan oleh Rais Aam, Miftachul Akhyar pada Penutupan Muktamar ke-35 NU di Kabupaten Jombang, Provinsi Jawa Timur, Senin (31/08/2026).(Foto: BPMI Setpres)

Presiden Prabowo Terima Kartanu, Berlaku Seumur Hidup

Editor
31 Agustus 2026

JOMBANG - Presiden Prabowo Subianto menerima kartu tanda anggota Nahdlatul Ulama (Kartanu) yang diserahkan oleh Rais Aam, Miftachul Akhyar pada...

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.(Foto:Istimewa).

2 Dugaan Kasus Korupsi Disidik KPK di Pemkab Bogor, Kasus Upah Pungut dan Pengadaan Barang dan Jasa

Editor
31 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA--Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan penyidikan dugaan kasus tindak pidana korupsi di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, berjalan dalam dua...

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan meminta jajaran manajemen baru Perumda Tirtawening Kota Bandung segera melakukan pembenahan internal, terutama dalam aspek konsolidasi keuangan perusahaan.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Wali Kota Instruksikan Manajemen Baru PDAM Tirtawening Konsolidasi Keuangan

Editor
31 Agustus 2026

BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan meminta jajaran manajemen baru Perumda Tirtawening Kota Bandung segera melakukan pembenahan internal, terutama...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.