• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Jumat, 5 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Marthinus Hukom: Pencegahan Narkoba di Lapas Jadi Perhatian BNN

Editor
Minggu, 27 Oktober 2024 - 01:48
Ilustrasi narkoba.(Foto:Istimewa).

Ilustrasi narkoba.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, BANDUNG – Masalah narkoba di lembaga pemasyarakatan (Lapas), menjadi perhatian serius Badan Narkotika Nasional (BNN). Perlunya program pencegahan secara terintegrasi dipelukan untuk mencegah, baik aksi penyelundupan dan peredaran narkoba dikendalikan dari dalam Lapas oleh narapidana, yang masih kerap terjadi.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Marthinus Hukom, mengakui, baik aksi penyelundupan dan peredaran narkoba dikendalilan dari dalam lembaga pemasyarakatan (Lapas), masih kerap terjadi. Terakhir, petugas Lapas Kelas II A Salemba, Jakarta Pusat, menangkap tangan pengunjung wanita menyelundupkan narkoaba ke dalam Lapas.

RelatedPosts

2 Perampok Rumah Ditempati Lansia di Bandung Ditangkap

28 Persen Wilayah Indonesia Masuki Musim Kemarau

BGN Efisiensi Anggaran, Efektifkan Program MBG

Marthinus mengatakan, BNN sudah menjadwalkan untuk menemui Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, yang baru dilantik Presiden Prabowo Subianto. Pertemuan dengan mantan Wakalpori tersebut, untuk membahas program pencegahan baik aksi penyelundupan maupun peredaran narkoba dikendalikan dari dalam Lapas.

“Saya dan Pak Agus (Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan) akan bertemu, untuk menyusun program bagaimana menyelesaikan itu semua secara bersama-sama. Bagaimanapun aksi penyelundupan dan peredaran narkoba dikendalilan dalam Lapas oleh narapidana, yang masih kerap terjadi, juga menjadi perhatkan serius BNN sehingga harus ada upaya pencegahannya,” ujar Marthinus kepada wartawan, Minggu (27/10/2024).

Marthinus menegaskan, BNN akan terus bekerja dalam upaya pencegahan peredaran narkoba dan mengajak masyarakat untuk menjauhi narkoba. Bukan saja penindakan terhadap pengguna, pengedar, serta bandar narkoba, tapi upaya pencegahan dan sosialisasi kepada masyarakat harus lebih gencar.

Marthinus mengaku, BNN belum merekap jumlah capaian penangkapan tersangka narkoba di tahun 2024, termasuk di dalam Lapas. Namun, terpenting bagi BNN seberapa banyak jaringan narkoba, yang sudah berhasil dihancurkan dan diputus mata rantainya.

“Kita belum merekap sampai hari ini di tahun 2024, berapa banyak pelaku narkoba yang sudah kita tangkap. Tapi bagi BNN bukan berapa banyak yang ditangkap, tapi sudah berapa banyak jaringan yang kita hancurkan dan diputus, dan itu bisa dilihat,” ungkap Marthinus.

Marthinus menegaskan, BNN dan BNN yang ada di seluruh daerah, akan terus menangkap dan menangkap. Sebagai salah satu upaya melakukan penekanan dan memberikan efek jera sampai pada titik terendah para oknum-oknum yang mencoba menjual fisik narkoba. Tapi, bagaimana bisa mencegahnya, itu lebih baik agar masyarakat paham dan memiliki kesadaran tinggi akan bahaya menggunakan narkoba dan mengendarkannya dengan ancaman pidana berat yang bisa menjerat.

Mencegah adalah mengajak masyarakat tidak menggunakan narkoba. Masyarakat bisa menjadi polisi bagi dirinya sendiri dari bahaya narkoba, yang bisa menghancurkan diri, masa depan, serta keluarga.(chd).

Tags: Kepala BNNnarkoba

Related Posts

Ilustrasi pelaku kejahatan.(Foto:Istimewa).

2 Perampok Rumah Ditempati Lansia di Bandung Ditangkap

Editor
5 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Dua pelaku perampokan di rumah yang ditempati pria lanjut usia (lansia) di Kota Bandung, Jawa Barat, ditangkap polisi. Dalam...

Mata air yang tak pernah surut di Sumedang meski kemarau tersebar di wilayah Desa Nagrak, Kecamatan Buahdua. Desa yang ada di kaki Gunung Tampomas Sumedang.

28 Persen Wilayah Indonesia Masuki Musim Kemarau

Editor
5 Juni 2026

28 persen wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau berdasarkan hasil monitoring BMKG hingga akhir Mei 2026 dengan indeks ENSO mencapai...

(Foto: Biro Hukum dan Humas BGN)

BGN Efisiensi Anggaran, Efektifkan Program MBG

Editor
5 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan komitmennya untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui penguatan...

Ular Sanca Hijau.(Foto: Humas Kemenhut)

Sanca Hijau Disita dari Gudang di Bekasi

Editor
5 Juni 2026

Sanca hijau (Morelia viridis) adalah satwa dilindungi. Satwa sitaan tersebut kini telah diserahkan kepada Balai KSDA DKI Jakarta untuk penanganan...

Sapi kurban.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Kurban 2026: Jumlah Disembelih Capai 2 Juta Ekor Setara Rp 18 Triliun

Editor
5 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Kurban 2026 telah usai pelaksanaannya di seantero Indonesia. Pada pelaksanaan kurban Iduladha 1447 H di masjid-masjid seluruh...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Jum’at 5/6/2026 Antam Rp 2.770.000 Per Gram

Editor
5 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Jum’at 5/6/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.770.000 per gram...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.