• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 23 Juli 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Ahmad Nasir Ginanjar, Penyuluh Pertanian Garut, Raih Finalis ASN Berprestasi Jabar

Editor
Senin, 14 Oktober 2024 - 04:01
Ahmad Nasir Ginanjar, Penyuluh Pertanian Garut, Raih Finalis ASN Berprestasi Jabar

Ahmad Nasir Ginanjar, Penyuluh Pertanian Garut, Raih Finalis ASN Berprestasi Jabar.(FOTO: Humas Pemkab Garut)

BANDUNG – Ahmad Nasir Ginanjar (38), seorang Penyuluh Pertanian dari Dinas Pertanian Kabupaten Garut, berhasil mencapai tahap finalis dalam ajang ASN Berprestasi Tingkat Jawa Barat pada Sabtu, 12 Oktober 2024. Ditemui di kediamannya di Perumahan Pamoyanan 2, Kelurahan Sukagalih, Kecamatan Tarogong Kidul, Ahmad menceritakan perjalanan panjangnya menuju prestasi tersebut.

Perjalanan Ahmad dimulai awal tahun 2024 ketika Kepala Dinas Pertanian menugaskannya sebagai perwakilan untuk kompetisi ini. Meskipun merasa ragu karena Dinas Pertanian belum pernah mengirimkan kandidat dalam ajang ini selama empat tahun, dorongan dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Garut membuatnya menerima tantangan tersebut.

RelatedPosts

Perpustakaan Ranggawarsita Lengkapi Literasi Kebudayaan Indonesia

Ibu Kota Majapahit: BRIN Terapkan Penelitian Multidisiplin

Purwoceng, Tanaman Obat Endemik Indonesia Hampir Punah

Dari tiga kategori kompetisi—Inspiratif, Future Leader, dan Inovatif—Ahmad memilih kategori Inovatif. Ia menciptakan inovasi berjudul “Peningkatan Nilai Tambah Petani dengan Penggunaan Mini Huller Padi Portable Berbahan Bakar Gas.” Inovasi ini terinspirasi oleh kekhawatiran Ahmad akan menurunnya keuntungan petani penggarap padi di Garut akibat meningkatnya biaya produksi.

“Analisis usaha padi menunjukkan bahwa semakin tidak profitable. Banyak petani yang menyerahkan lahan mereka karena usaha tani sudah tidak menguntungkan,” katanya dilansir situs Pemkab Garut.

Untuk mengatasi masalah ini, ia merancang mesin yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Efisiensi

Keberhasilan Ahmad diakui dengan penerbitan hak cipta oleh Kementerian Hukum dan HAM. Ia juga menguji mesin tersebut di Balai Mekanisasi Pertanian, Jawa Barat, yang menunjukkan efisiensi lebih tinggi dibanding mesin konvensional.

Dari lebih dari 300 peserta dari berbagai Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat, Ahmad berhasil lolos ke tahap kedua dan kemudian presentasi di hadapan juri.

Meskipun harus mengeluarkan hampir 10 juta rupiah untuk biaya mesin, Ahmad berhasil meyakinkan juri tentang dampak besar inovasinya bagi kesejahteraan petani.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Haeruman, menyampaikan kebanggaannya atas prestasi Ahmad, menekankan bahwa inovasi ini sangat relevan dalam mendukung efisiensi dan keberlanjutan pertanian di Jawa Barat.

Dengan semangat inovasi dan pengabdian, Ahmad Nasir Ginanjar membuktikan bahwa seorang penyuluh pertanian dapat memberikan dampak signifikan bagi masyarakat serta mengharumkan nama Kabupaten Garut di tingkat provinsi. Kini, ia bersiap bersaing dengan para inovator lainnya di level enam besar.

Tags: garutkabupaten garut

Related Posts

Peresmian Perpustakaan Ranggawarsita.(Foto: Humas Kemenbud)

Perpustakaan Ranggawarsita Lengkapi Literasi Kebudayaan Indonesia

Editor
22 Juli 2026

Perpustakaan Ranggawarsita berawal dari inisiatif untuk menghimpun kembali berbagai publikasi kebudayaan yang selama puluhan tahun diterbitkan pemerintah namun tersebar. SATUJABAR,...

Peninggalan sejarah di Ibu Kota Majapahit.(IMAGE: BRIN)

Ibu Kota Majapahit: BRIN Terapkan Penelitian Multidisiplin

Editor
17 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Penelitian mengenai ibu kota Kerajaan Majapahit di Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, perlu dilakukan melalui pendekatan multidisiplin...

Purwoceng.(Image: Halodoc via BRIN)

Purwoceng, Tanaman Obat Endemik Indonesia Hampir Punah

Editor
16 Juli 2026

Purwoceng merupakan spesies endemik Indonesia yang secara alami hanya tumbuh di kawasan dataran tinggi, terutama di Dieng, pada ketinggian sekitar...

NV Bima.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

N.V. BIMA Pabrik Panci Legendaris, Tembus Pasar Dunia

Editor
16 Juli 2026

N.V. BIMA adalah jejak manufaktur dunia yang terlihat di Kota Bandung. Kisahnya mewarnai jejak peradaban manusia yang terus beradaptasi dan...

Museum Musik rencananya akan menempati aset Jiwasraya di Jalan Asia-Afrika Bandung.(Foto: Dok. Jiwasraya)

Museum Musik di Bandung, Museum Film di Jakarta, Museum Fotografi di Semarang

Editor
15 Juli 2026

Museum Musik di Bandung, Museum Film di Jakarta, Museum Fotografi di Semarang akan menggunakan aset Jasa Raharja dan Jiwasraya dibawah...

Kereta api melintasi jembatan.(FOTO: Humas KAI). penumpang KAI 2024,ka parahyangan.layanan baru KAI, KA Cut Meutia.KA Pasundan

Rute Terpanjang Kereta Api, Sebagian Tembus 1.000 KM

Editor
14 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Rute terpanjang kereta api di Indonesian tercatat beberapa di antaranya ada yang menembus 1.000 KM, menurut data...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat