• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 30 Maret 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal, Obat Diawasi

Editor
Senin, 24 Oktober 2022 - 07:00
Gangguan ginjal akut progresif atipikal

Rumah sakit (ilustrasi/pixabay)

BANDUNG: Gangguan ginjal akut progresif atipikal atau GGAPA ditelusuri pernah mengonsumsi dari daftar 102 obat.

Sebanyak 102 obat itu kini masuk daftar obat terlarang konsumsi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

RelatedPosts

Di Bandung, Banyak Spot Photo Box Asyik Lho!

Destinasi Wisata Bandung: Kesana Kemari, Semuanya Asyik

5 Kuliner Indramayu yang Mungkin Belum Pernah Ada Coba

Kemenkes telah memastikan GGAPA disebabkan karena kandungan kimia berupa Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG).

Yang berdasarkan penelusuran ada dalam 102 obat tersebut.

Sehingga dilarang untuk diperjualbelikan dan diresepkan untuk pasien.

Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengatakan akan turut mengawal peredarannya di seluruh faskes.

Hal itu tentunya untuk mencegah munculnya lagi pasien gangguan ginjal akut progresif atipikal

“Sebetulnya Dinas Kesehatan Kota Bandung juga sudah mengeluarkan surat edaran,” ungkap Yana, Minggu 23 Oktober 2022.

Surat edaran tersebut berisikan instruksi agar obat-obatan sirup yang masuk dalam daftar bermasalah tidak boleh diresepkan dan harus ditarik dari peredaran.

“Termasuk kita mengawal penarikan obat-obatan yang masuk daftar harus ditarik dari peredaran. Ini salah satu ikhtiar kita mengurangi penambahan kasus ginjal akut di Kota Bandung,” tuturnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Kota Bandung, Anhar Hadian mengungkapkan hal sama.

Pihaknya telah intens melacak ke RSHS dan seluruh rumah sakit untuk menyisir kasus GGAPA di Kota Bandung.

“Kami sudah intens melacak ke RSHS dan seluruh rumah sakit. Dan sampai kemarin kasusnya memang cuma satu. Itu pun sudah sembuh. Kasusnya terjadi bulan Agustus lalu. Anak ini usianya sudah 10 tahun,” jelasnya.

Ia juga terus mengimbau bagi seluruh faskes di Kota Bandung untuk segera melaporkan jika ditemukan kasus terbaru terkait GGAPA ini.

“Kami juga telah mengimbau agar RS melaporkan apabila ada temuan kasus baru di lapangan,” imbuhnya.

GEJALA

Gejala awal gangguan ginjal akut ini sangat sederhana.
Gejala utamanya ada penurunan frekuensi dan volume urin. Kemudian bisa juga disertai demam, mual, diare, dan batuk.
“Tantangan tersendiri bagi orang tua karena tidak semua memerhatikan volume dan frekuensi anak BAK. Kalau bayi kan masih terpantau ya dengan popok. Kalau sudah balita itu agak sulit,” ungkapnya.
Kalau sudah menemukan gejala penyakit ginjal akut, ia mengimbau, agar para orang tua langsung membawa anaknya ke faskes terdekat.
“Prinsipnya lebih cepat lebih baik. Jangan sampai tunggu parah dulu baru dibawa ke IGD,” lanjutnya.
Anhar juga mengimbau agar masyarakat tidak perlu panik berlebihan menghadapi kasus ini.
“Lalu, sesuai anjuran, hentikan pemakaian obat-obatan berbentuk sirup. Kalau anak memiliki gejala-gejala tadi, segera akses layanan kesehatan terdekat,” imbuhnya.
Tags: Gangguan ginjal akut progresif atipikal

Related Posts

Spot Photo Box.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Di Bandung, Banyak Spot Photo Box Asyik Lho!

Editor
29 Maret 2026

Jika Anda sedang berada di Bandung tentu Anda jangan sampai melewatkan spot-spot wisata kekinian yang bisa jadi menjadi kenangan oke...

camilan khas bandung Bolen pisang Kartika Sari

Destinasi Wisata Bandung: Kesana Kemari, Semuanya Asyik

Editor
27 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Suasana hangat Idulfitri 1447 H masih terasa di berbagai sudut Kota Bandung. Sebagai salah satu destinasi unggulan...

Kuliner Indramayu, Bubur Glintir.(Foto: Budaya-Indonesia.Org)

5 Kuliner Indramayu yang Mungkin Belum Pernah Ada Coba

Editor
27 Maret 2026

SATUJABAR, INDRAMAYU - Indramayu, yang bertetangga dengan Cirebon, memiliki kekayaan kuliner yang sangat dipengaruhi oleh hasil laut dan perkebunan mangganya...

empal gentong

5 Kuliner Populer di Cirebon, Mana yang Anda Suka?

Editor
27 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Cirebon memiliki kekayaan kuliner yang sangat khas dengan perpaduan budaya Jawa, Sunda, dan Tionghoa. Berdasarkan referensi dari...

Bubur Haleem.(Wikipedia)

Fun Fact: 5 Menu Sarapan Populer Orang Iran

Editor
26 Maret 2026

Di tengah konflik Iran dan US+Israel yang belum menemui ujungnya, ada baiknya kita mengenal kebiasaan orang-orang Iran. Berikut lima menu...

(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Urusan Rasa yang Disarankan di Bandung

Editor
25 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Kota Bandung menegaskan diri sebagai surga kuliner yang tak pernah kehilangan pesonanya. Tak hanya menawarkan cita rasa...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.