• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 4 November 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Pemprov Jabar dan Lembaga Penyiaran Sepakati Produksi Konten Mendidik untuk Pilkada Serentak

Editor
Kamis, 29 Agustus 2024 - 06:35
Pemprov Jabar dan Lembaga Penyiaran Sepakati Produksi Konten Mendidik untuk Pilkada Serentak

RelatedPosts

Perampokan Rumah Mewah di Indramayu, Istri Pemilik Dianiaya dan Diculik

Kabar Gembira! Keluarga Badak Jawa Penghuni Ujung Kulon Punya Anggota Baru

Pasok Hampir Separuh Pasar Global tapi Dijual Murah, Bahlil Kendalilan Batu Bara

BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) bersama lembaga penyiaran sepakat untuk memproduksi konten siaran yang mendidik dalam rangka menyukseskan Pilkada Serentak 2024 dengan aman, lancar, damai, dan transparan.
Kolaborasi ini melibatkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jabar, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jabar, serta stasiun-stasiun penyiaran seperti TVRI dan Radio Republik Indonesia (RRI), serta Komisi Penyiaran Indonesia Pusat.
Penjabat Gubernur Jabar, Bey Machmudin, menjelaskan bahwa kerjasama ini merujuk pada Deklarasi Jabar Anteng (Aman Netral Tenang) yang telah terbukti efektif dalam menjaga kondusivitas selama Pemilihan Presiden pada 14 Februari lalu.
Bey berharap semangat dan prinsip Jabar Anteng akan terus tercermin dalam Pemilihan Gubernur serta pemilihan wali kota/bupati yang dijadwalkan serentak pada 27 November 2024.
“Kami telah mendeklarasikan Jabar Anteng dan berharap masyarakat menyikapi proses demokrasi ini dengan penuh kedewasaan, serta tetap menjaga persatuan dan kesatuan meskipun ada perbedaan pandangan politik,” ungkap Bey Machmudin di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (28/8/2024) dikutip dari situs Pemprov Jabar.
Dengan jumlah penduduk hampir 50 juta jiwa dan Daftar Pemilih Tetap (DPT) sekitar 35 juta pemilih, Jabar dikenal sukses dalam penyelenggaraan pemilu, termasuk dalam menjaga netralitas aparatur sipil negara (ASN).

Pelanggaran Rendah

Bey Machmudin menambahkan, Jabar termasuk provinsi dengan pelanggaran ASN yang rendah dan berkomitmen untuk terus mempertahankan azas tersebut.
Bey Machmudin menegaskan pentingnya peran lembaga penyiaran dalam membentuk opini publik dan mempengaruhi persepsi masyarakat mengenai Pilkada. Ia menyatakan bahwa kolaborasi semua pemangku kepentingan dalam mengawasi penyiaran adalah kunci untuk memastikan informasi yang diterima masyarakat adalah akurat, netral, dan mendidik.
Kerjasama ini juga mencakup pengawasan konten publikasi di kanal-kanal resmi Pemprov Jabar serta media digital yang berkolaborasi dengan media di Jabar.
Tujuan utama dari kolaborasi ini adalah untuk meningkatkan partisipasi pemilih pemula. Dari profil DPT Jabar, kelompok usia Gen-Z (17-24 tahun) mencapai sekitar 7,4 juta orang, dan milenial (25-39 tahun) sekitar 11,6 juta orang.
Untuk itu, berbagai kegiatan bersama akan dilakukan, termasuk kelas literasi digital, diskusi netralitas ASN melalui IKP Talks, pembuatan sistem pengawasan isi siaran (Pasagi) melalui peraturan gubernur, serta integrasi sistem pengaduan melalui aplikasi Sapawarga.
Kolaborasi antara Pemprov Jabar dan lembaga penyiaran ini mendapat apresiasi dari DPR RI. Anggota Komisi I DPR RI, Junico Siahaan, menilai Jabar telah berhasil menciptakan kondisi kondusif selama Pilpres dan optimis kesuksesan serupa dapat diraih pada Pilkada Serentak.
“Jabar betul-betul anteng, netral, dan kita berharap kondisi yang sama juga terjadi di Pilkada yang akan kita jalankan sekitar tiga bulan dari sekarang,” ujar Nico.
Nico juga mengingatkan bahwa Pilkada kali ini akan lebih riuh karena setiap kabupaten kota akan melaksanakan pemilihan, sehingga diperlukan informasi yang mendidik dari lembaga penyiaran.
“Namun, dengan besarnya jangkauan media juga ada risiko penyebaran disinformasi. Itulah mengapa tujuan dari kolaborasi ini adalah memastikan informasi yang mendidik dan mengatasi tantangan disrupsi digital,” tambahnya.
Tags: KPIkpid jabarpemprov jabarRRI

Related Posts

Ilustrasi tempat kejadian perkara (TKP).(Foto:Istimewa).

Perampokan Rumah Mewah di Indramayu, Istri Pemilik Dianiaya dan Diculik

Editor
3 November 2026

SATUJABAR, INDRAMAYU--Sebuah rumah mewah di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, disatroni kawanan peramok. Selain menguras uang tunai, perhiasan emas, dan mobil, pelaku...

Kawasan Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) kedatangan satu individu anak Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) dan terekam kamera jebak (camera trap) pada tanggal 10 Oktober 2026. Anak badak tersebut terpantau sedang berkubang bersama induknya yang teridentifikasi bernama Desy.(Foto: Dok. TNUK Via Kemenhut)

Kabar Gembira! Keluarga Badak Jawa Penghuni Ujung Kulon Punya Anggota Baru

Editor
3 November 2026

JAKARTA - Kabar gembira datang dari Kawasan Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK). Satu individu anak Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus) kembali...

Tambang batubara dan mineral

Pasok Hampir Separuh Pasar Global tapi Dijual Murah, Bahlil Kendalilan Batu Bara

Editor
3 November 2026

JAKARTA - Tahun lalu, Indonesia memasok hampir separuh batu bara yang diperdagangkan di dunia. Namun, harga batu bara justru jatuh...

Kementerian ESDM Lelang Terbuka Stockpile Bauksit Senilai Rp 200 Miliar di Riau

Soal Izin Tambang, Bahlil: Orang Daerah Harus Kebagian

Editor
3 November 2026

JAKARTA - Nikel ada di Sulawesi dan Maluku, batu bara tersebar di Sumatera dan Kalimantan. Namun, selama ini sebagian besar...

haji,umrah,masjid,arafah,religi

Kemenhaj Blokir PT Assyifa Berkah Mandiri Karena Gagal Pulangkan 95 Jemaah

Editor
3 November 2026

JAKARTA - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia resmi melakukan pemblokiran terhadap akun Sistem Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan...

Pembukaan IIFS 2026 dihadiri oleh Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Dian Ediana Rae, Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya Agusman, Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto Adi Budiarso, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, pimpinan serta perwakilan kementerian/lembaga, Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Badan Wakaf Indonesia (BWI), anggota Komite Pengembangan Keuangan Syariah (KPKS), industri jasa keuangan syariah, Dewan Pengawas Syariah, asosiasi, dan akademisi.(Foto: Humas OJK)

Lewat Indonesia Islamic Finance Summit, OJK Perkuat Ekosistem Keuangan Syariah

Editor
3 November 2026

MAKASSAR - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat industri keuangan syariah nasional terus menunjukkan ketahanan dan pertumbuhan positif. Hingga September 2026,...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.