• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 28 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
Advertisement
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Deddy Mulyana: Tradisi Menulis Buku di Kalangan Akademisi Penting

Editor
Kamis, 15 Agustus 2024 - 09:04
Digital detox

Alat kerja elektronik (pixabay)

BANDUNG – Guru besar Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran Deddy Mulyana menghimbau akademisi komunikasi di Indonesia menghidupkan kembali tradisi menulis buku.

Menurutnya, obsesi atas publikasi di jurnal-jurnal terindeks Scopus sangat khas di negara-negara berkembang, berbeda dengan apa yang dikembangkan oleh akademisi di negara maju.

RelatedPosts

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Penyaluran dan Perkuat Distribusi BBM di Sejumlah Wilayah

Warga Antusias Ikuti Senam dan Fun Walk Yamaha Mekar Motor

Rudy Susmanto: Mojang Jajaka Jadi Ujung Tombak Pariwisata

“Di Indonesia ini agak aneh, Scopus menjadi primadona. Kondisi ini menjadi standar negara-negara berkembang,” ujarnya dalam acara bedah buku karya terbarunya bertajuk “Teori-teori Komunikasi, Aplikasi Praktis” di Auditorium Fakultas Ilmu Komunikasi-Universitas Padjadjaran, Jatinangor-Sumedang, Rabu (14/8) melalui siaran pers.

Mulyana mengakui saat ini ada alasan struktural yang mengakibatkan turunnya minat para akademisi menulis buku. Dia menemukan sejumlah perguruan tinggi memberikan poin kinerja dosen lebih rendah untuk publikasi buku dibandingkan publikasi di jurnal terindeks Scopus.

Dibandingkan dengan di Indonesia, lanjutnya, kriteria kualitas dosen di AS lebih holistik. Di sana, kriteria kualitas dosen terlihat dari tingkat kerajinan dalam mengajar, pendekatan mengajar yang menarik, dan publikasi yang salah satunya berupa buku. Menulis buku sangat penting sebagai karya ilmiah.

“Di AS, buku itu ditulis oleh profesor-profesor yang jenjangnya lebih tinggi. Ada idiom yang menyatakan seseorang tidak akan bisa menjadi profesor sebelum dia menulis buku teks,” katanya.

Dia menunjukkan sejumlah buku karya akademisi ternama yang sampai saat ini masih sangat populer karena buku yang dihasilkannya seperti. Hingga saat ini buku-buku teks klasik karya Koentjaraningrat, Miriam Budiarjo, hingga Djalaluddin Rakhmat masih digunakan dan dikutip.

“Mereka lebih dikenal sebagai penulis buku, ketimbang sebagai penulis di artikel jurnal ilmiah. Meskipun mereka tetap memiliki publikasi di jurnal ilmiah,” paparnya.

Membedah Peristiwa Aktual

Mulyana menyatakan beragam peristiwa aktual di masyarakat saat ini dapat dibedah dengan menggunakan teori-teori komunikasi. Melalui tujuh teori komunikasi dan dua metodologi yang tersaji di dalam buku ini, dia mengulas sejumlah peristiwa yang sempat menghebohkan publik, antara lain kasus Sambo, kasus Jessica, dan kematian Eril.

“Teori-teori komunikasi itu tidak selalu harus digunakan dalam karya ilmiah yang canggih seperti artikel di jurnal ilmiah atau buku. Melalui teori-teori konstruktivis, saya menyebutnya teori-teori interpretif, kita bisa melihat fenonema dengan perspektif dan cara yang berbeda. Kita bisa membedah realitas apapun,” ungkapnya.

Sejumlah akademisi mengapresiasi karya terbaru Deddy Mulyana yang selama ini dinilai produktif dalam menyebarkan buah pikirannya. Guru Besar Ilmu Komunikasi Unpad Atwar Bajari mengatakan Deddy Mulyana memiliki cara tersendiri dalam menjelaskan teori-teori komunikasi. Melalui berbagai narasi yang disajikan di dalam buku-buku teks karyanya, Bajari menilai Deddy Mulyana telah memberikan pendekatan yang khas bagi para pembaca yang ingin mempelajari beragam teori komunikasi.

Bahkan, Akademisi Unpad Subekti W. Priyadharma merefleksikan Mulyana sebagai interpretivis murni. “Pesan moral dan pesan religius jadi kekhasan tulisan beliau sekaligus pemaknaan terhadap realitas sosial.”

Di sisi lain, Guru Besar Ilmu Komunikasi Politik LSPR Lely Arianne dan Guru Besar Ilmu Komunikasi Unisba Neni Yulianita mengakui berbagai publikasi karya Prof. Deddy Mulyana mengispirasi mereka untuk menulis.

Tags: deddy mulyana

Related Posts

Terminal BBM Pertamina.(Foto: Istimewa)

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Penyaluran dan Perkuat Distribusi BBM di Sejumlah Wilayah

Editor
28 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Pertamina Patra Niaga terus memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi dengan mengoptimalkan penyaluran BBM di seluruh Indonesia....

Warga Bogor ikuti Kujang Fun Aerobic sekaligus Fun Walk Festival Bogor Nanjeur, Sabtu (27/6/2026) yang diinisiasi Yamaha Mekar Motor Bogor.(Foto: Humas Pemkot Bogor)

Warga Antusias Ikuti Senam dan Fun Walk Yamaha Mekar Motor

Editor
28 Juni 2026

SATUJABAR, BOGOR - Warga Bogor dan sekitarnya tumpah ruah di Plaza Balai Kota Bogor, mereka antusias mengikuti Kujang Fun Aerobic...

Bupati Bogor Rudy Susmanto di acara Grand Final Pasanggiri Mojang Jajaka Kabupaten Bogor Tahun 2026, di Auditorium Sekretariat Daerah, Jumat (26/6).(Foto: Humas Pemkab Bogor)

Rudy Susmanto: Mojang Jajaka Jadi Ujung Tombak Pariwisata

Editor
28 Juni 2026

SATUJABAR, CIBINONG – Rudy Susmanto, Bupati Bogor berharap Mojang Jajaka Kabupaten Bogor Tahun 2026 mampu menjadi garda terdepan dalam mempromosikan...

Kemenpora RI resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM RI pada Jumat (26/6) di Hotel Ritz Carlton Kuningan, Jakarta. (foto:dok/deputi4)

Kemenpora dan Kementerian ESDM Sinergi Kembangkan Prestasi dan Industri Olahraga

Editor
28 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA- Kemenpora atau Kementerian Pemuda dan Olahraga menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan...

Tersangka penyelundupan satwa liar.(Foto: Dok. Kemenhut)

Penyelundupan Satwa Liar ke Oman Digagalkan

Editor
27 Juni 2026

Penyelundupan satwa liar tujuan Oman melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta digagalkan Gakkum Kemenhut. SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Kehutanan melalui Balai Gakkum...

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menjelaskan stimulus ekonomi sektor transportasi.(Foto: Dok. Kemenhub)

Stimulus Ekonomi Transportasi Disiapkan

Editor
27 Juni 2026

Stimulus ekonomi melalui sektor transportasi menjelang liburan sekolah serta pada periode Natal dan Tahun Baru. SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Perhubungan...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.