• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 31 Agustus 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Kabupaten Bekasi Akan Bangun Pusat Ekonomi Pesisir Utara

Editor
Jumat, 05 April 2024 - 11:02
wisata kunjungan industri

Wisata industri di Kabupaten Bekasi (bekasikab.go.id)

SATUJABAR, BANDUNG – Kabupaten Bekasi akan bangun pusat ekonomi di pesisir utara, kata Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan.

Dani Ramdan mengunjungi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dalam Rapat Konsultasi Rencana Pengembangan Pusat Kegiatan Ekonomi di Kawasan Pesisir Utara Kabupaten Bekasi, di Ruang Rapat Biro Umum 5, Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta Pusat, pada Kamis (4/4/2024).

RelatedPosts

Disbudpar Perkuat Branding Bandara Husein Sastranegara

Wisatawan ke Kota Bandung 12 Juta Orang Semester I 2026

Jembatan Gantung Pongpet di Pangandaran Anjlok Usai Diresmikan, Dandim Akui Tidak Kontrol Beban

Dani mengatakan, Pemkab Bekasi berupaya menyampaikan gagasan terhadap pengembangan wilayah kawasan pesisir pantai utara terkait konteks kawasan, kondisi fisik lingkungan dan isu strategis yang meliputi 18 desa di 5 kecamatan di wilayah utara Kabupaten Bekasi, dengan kondisi eksisting daerahnya yang dinilai masih tertinggal.

Adapun 5 kecamatan tersebut yakni, Kecamatan Muaragembong, Kecamatan Tarumajaya, Kecamatan Babelan, Kecamatan Sukawangi, dan Kecamatan Babelan.

“Hari ini kami diterima oleh Kemenko Perekonomian untuk menyampaikan gagasan kita dalam pengembangan pesisir utara di 5 kecamatan, yang disana ternyata kondisi eksistingnya saat ini dinilai sebagai daerah yang masih tertinggal,” ujarnya dilansir bekasikab.go.id.

URGENSI

Dirinya menilai, hal tersebut perlu dilakukan sebab di 5 wilayah tersebut angka kemiskinannya tinggi, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) rendah, angka pengangguran meningkat, dan sudah terjadi kerusakan kondisi lingkungan yang cukup parah, sehingga pertumbuhan ekonominya tersendat.

Menurutnya, perlu ada perhatian khusus yang berkaitan dengan kerusakan kondisi fisik lingkungan, karena laju abrasi yang cukup tinggi di bagian utara menyebabkan hilangnya daratan mencapai 2.400 hektar dalam rentang waktu 22 tahun terakhir.

Tak hanya itu, mayoritas kawasan pantai utara Bekasi juga memiliki risiko tinggi terhadap banjir rob dan ketinggian banjir yang mencapai 60 sentimeter.

“Mengapa kami lakukan, karena melihat angka kemiskinan tinggi, IPM rendah, dan kerusakan lingkungannya sudah cukup parah tentu perlu perhatian khusus dan penanganan yang serius,” katanya.

Untuk itu, dijelaskannya bahwa Pemkab Bekasi akan mengembangkan pusat kegiatan ekonomi kemaritiman berbasis pesisir, yang nantinya akan dibangun industri maritim, pelabuhan, hutan lindung konservasi, budidaya tanaman pangan, budidaya perikanan, dan mangrove.

Selain itu, Dani Ramdan juga menjelaskan akan dibangun pula pariwisata, dan pemukiman perkotaan yang mengusung konsep waterfront city atau kota dengan pemandangan laut.

“Akan dibangun industri maritim berbasis pesisir, pariwisata, pemukiman dan perkotaan yang tentunya akan mendatangkan nilai ekonomi dan investasi di Kabupaten Bekasi,” katanya.

DONGRAK EKONOMI

Pembangunan dan pengembangan tersebut didasari dengan adanya keinginan untuk memajukan kawasan utara dari segi ekonomi, menjaga lingkungan yang berfungsi sebagai konservasi hutan lindung, serta perbaikan ekologi.

“Kita ingin memajukan dari segi ekonomi, kedua lingkungan yang memiliki fungsi konservasi atau hutan lindung terhadap kawasan di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat dan Nasional,” tuturnya.

Dengan terbangunnya pusat kegiatan ekonomi di pesisir utara nantinya, Dani menerangkan kelebihan yang akan didapatkan yakni, menciptakan iklim investasi baru, hingga menciptakan lapangan pekerjaan yang luas bagi masyarakat Kabupaten Bekasi.

Pj Bupati Bekasi menyampaikan bahwa, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian merespon positif gagasan yang telah disampaikan, dengan harapan pembangunan ini bisa terwujud dengan optimal sambil menunggu koordinasi dan dukungan dari instansi lintas sektor terkait lainnya.

“Kemenko Perekonomian responnya sangat positif, kami berharap dapat diberi dukungan juga oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Kehutanan, Menteri PUPR, dan ATR/BPN.” ucapnya.

Turut hadir mendampingi rapat tersebut, Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi, Kepala Balitbangda, Kepala Dinas Perikanan, Plt. Kepala Bappeda, dan Staff Khusus Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Bidang Percepatan Pembangunan Wilayah, Pembangunan Infrastruktur dan Investasi.

Tags: kabupaten bekasiPj Bupati Bekasi

Related Posts

Disbudpar atau Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung terus memperkuat branding pariwisata di Salah satu sudut di Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung seiring kembali beroperasinya penerbangan komersial. Disbudpar Kota Bandung terus memperkuat branding pariwisata.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Disbudpar Perkuat Branding Bandara Husein Sastranegara

Editor
31 Agustus 2026

BANDUNG - Disbudpar atau Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung terus memperkuat branding pariwisata di Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung...

Turis asing,otp kereta api.wisatawan mancanegara

Wisatawan ke Kota Bandung 12 Juta Orang Semester I 2026

Editor
31 Agustus 2026

BANDUNG - Aktivitas perjalanan menuju Kota Bandung menunjukkan angka yang cukup tinggi sepanjang semester pertama 2026. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata...

Jembatan Gantung Pongpet di Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, yang tiba-tiba anjlok saat dilintasi rombongan Bupati, Citra Priyami, seusai diresmikan.(Foto:Istimewa).

Jembatan Gantung Pongpet di Pangandaran Anjlok Usai Diresmikan, Dandim Akui Tidak Kontrol Beban

Editor
31 Agustus 2026

SATUJABAR, PANGANDARAN--Jembatan Gantung Pongpet di Kabupaten Pangandaraan, Jawa Barat, tiba-tiba anjlok saat dilintasi Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, bersama rombongan seusai...

Presiden Prabowo Subianto menerima kartu tanda anggota Nahdlatul Ulama (Kartanu) yang diserahkan oleh Rais Aam, Miftachul Akhyar pada Penutupan Muktamar ke-35 NU di Kabupaten Jombang, Provinsi Jawa Timur, Senin (31/08/2026).(Foto: BPMI Setpres)

Presiden Prabowo Terima Kartanu, Berlaku Seumur Hidup

Editor
31 Agustus 2026

JOMBANG - Presiden Prabowo Subianto menerima kartu tanda anggota Nahdlatul Ulama (Kartanu) yang diserahkan oleh Rais Aam, Miftachul Akhyar pada...

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.(Foto:Istimewa).

2 Dugaan Kasus Korupsi Disidik KPK di Pemkab Bogor, Kasus Upah Pungut dan Pengadaan Barang dan Jasa

Editor
31 Agustus 2026

SATUJABAR, JAKARTA--Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan penyidikan dugaan kasus tindak pidana korupsi di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, berjalan dalam dua...

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan meminta jajaran manajemen baru Perumda Tirtawening Kota Bandung segera melakukan pembenahan internal, terutama dalam aspek konsolidasi keuangan perusahaan.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Wali Kota Instruksikan Manajemen Baru PDAM Tirtawening Konsolidasi Keuangan

Editor
31 Agustus 2026

BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan meminta jajaran manajemen baru Perumda Tirtawening Kota Bandung segera melakukan pembenahan internal, terutama...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.