• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Jumat, 20 Maret 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Layang-Layang Legenda Akiat Bandung

Editor
Jumat, 16 September 2022 - 11:12
Layang-layang

Layang-layang (web)

BANDUNG: Layang-layang merupakan permainan yang menyenangkan dan sering pula dilombakan di kancah internasional.

Indonesia pernah memiliki sosok yang mengharumkan nama negara Indonesia pada kancah internasional di dunia layangan.

RelatedPosts

Cosplayer Asia Afrika Bandung Agar Jaga Kenyamanan Wisatawan

5 Rekomendasi Hotel di Kota Bandung untuk Libur Lebaran

Garuda Official Store Hadir di Balikpapan dan Batam

Lei Fie Kiat, atau yang lebih dikenal Koh Akiat, adalah sang juara dunia dalam turnamen layangan.

Ditemui di kediamannya, Akiat menceritakan banyak kisah hidupnya semasa kecil hingga akhirnya berhasil menang dalam turnamen layangan dunia.

Awal kisah Akiat dimulai pada 1965 di usia 10 tahun.

Untuk mendapatkan uang jajan tambahan, Akiat membuat dan menjual layangan di daerah Kiaracondong sembari melihat orang-orang bermain layangan.

Menjual layangan masih terus dilakukan dan menyambi menjadi pelayan toko di tahun 1974.

Di tahun 1986, Akiat akhirnya mengontrak sebuah rumah di Gg. Sereh No.3, Cibadak, Kec. Astanaanyar, Kota Bandung, dan membuka toko layangan.

Di Gang Sereh, Akiat tak hanya berjualan layangan. Beliau pun ikut bermain dengan warga sekitar, mempelajari teknik bermain layangan, yang akhirnya membuat Akiat jatuh cinta dengan layang-layang dan makin mempelajari lebih dalam tentang layangan.

Koh Akiat merintis karir di mulai dari mengikuti lomba-lomba Agustusan.

Kemudian berlanjut dan menjadi sering mengikuti lomba-lomba yang diadakan di Jakarta. Karena perlombaan layang-layang di Bandung masih jarang diadakan.

GO INTERNASIONAL

Pada sebuah perlombaan layangan di tahun 1995, Akiat memikat Presiden Klub Layang-Layang Internasional, Ludovic Petit dengan kehebatannya. Mereka pun bertemu dan berbincang-bincang, hingga Ludovic mengundang Akiat mengikuti lomba layang-layang dunia di Prancis pada tahun 1998.

Perihal tawaran tersebut, Akiat masih ragu lantaran panitia hanya menyiapkan biaya tiket dan akomodasi untuk 1 orang saja. Sedangkan Akiat ingin istrinya ikut menemani karena beliau tidak bisa berbahasa Inggris.

“Saya tidak bisa bahasa inggris, jadi harus ditemani istri. Istri saya bisa Bahasa Inggris,” ungkap Akiat.

Latihan yang dilalui Akiat saat itu tidaklah sederhana. Akiat menggayuh sepeda di pagi hari dari Maribaya sampai ke Lembang.

Sorenya, berlatih main layangan. Di malam hari, berenang dua kali dalam seminggu. Jumat-mingggu di sore hari, berlari ke hutan atau gunung. Dan terkadang fitness juga.

Beberapa pencapaian dunia Akiat antara lain, ditahun 1998, Juara I di Kejuaran Dunia Layang-Layang di Kota Dieppe, Prancis dan Juara I di Kejuaraan Layang-Layang Internasional di Koat Saclay, Prancis. Tahun 2000, Juara I di Kejuaraan Layang-Layang Eropa di Kota Pyneneens, Prancis (sebagai tamu kehormatan). Tahun 2002, Juara III di Kejuaraan Layang-Layang Dunia di Kota Dieppe, Prancis. Tahun 2004, Juara  I di Kejuaraan Layang-Layang Dunia di Kota Dieppe, Prancis.

“Menurut saya, orang disini menganggap main layangan itu mainan anak kecil. Padahal itu kan bisa mengasah otak kanan dan kiri juga. Mainnya juga pakai feeling, dah harus paham teorinya,” tutur Akiat.

Tags: akiatlayang-layang

Related Posts

Cosplayer Asia Afrika Bandung.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Cosplayer Asia Afrika Bandung Agar Jaga Kenyamanan Wisatawan

Editor
19 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung memastikan aktivitas cosplayer di kawasan Jalan Asia Afrika kembali berjalan...

hotel.tempat tidur

5 Rekomendasi Hotel di Kota Bandung untuk Libur Lebaran

Editor
19 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Pada liburan Lebaran 2026 ini, banyak hotel menawarkan promo menarik bagi Anda dan keluarga. Tentunya disertai dengan...

Garuda Official Store.(Foto: Dok. PSSI)

Garuda Official Store Hadir di Balikpapan dan Batam

Editor
17 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Antusiasme Garuda Fans terhadap Tim Nasional Indonesia terus tumbuh di berbagai daerah. Seiring dengan itu, kebutuhan akan...

Gerakan Ramadan Global di Jepang.(Foto: Istimewa)

ParagonCorp Bersama Wardah dan Kahf Gelar Gerakan Ramadan Global, Jangkau Komunitas Muslim di 8 Negara

Editor
16 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - ParagonCorp menghadirkan berbagai inisiatif Ramadan berskala global yang menjangkau komunitas Muslim di delapan negara. Bersama brand-brandnya, Wardah...

Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar di tradisi jelang Lebaran di Kuningan Gobyak Lauk.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)

Tradisi Jelang Lebaran di Sumedang, Ratusan Orang Meriahkan Gobyag Lauk Situ Arja

Editor
15 Maret 2026

KUNINGAN – Suasana meriah dan penuh kegembiraan terlihat di Situ Arja, Kelurahan Cirendang, Sabtu (14/3/2026), saat masyarakat mengikuti pesta rakyat...

(Foto: Dok. Ekraf)

Kementerian Ekraf Ingin Turnamen Game Internasional Jadi Panggung Produk Kreatif Lokal

Editor
13 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar, membahas peluang kolaborasi antara PUBG MOBILE...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.