• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Kamis, 23 Juli 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Cukup KTP Jadi Syarat Beli Pupuk di Sumedang

Editor
Selasa, 20 Februari 2024 - 11:06
Asuransi pertanian dengan nama Program Asuransi Usaha Tani Padi terus digulirkan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Sumedang.

Asuransi pertanian dengan nama Program Asuransi Usaha Tani Padi terus digulirkan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Sumedang. (FOTO: Humas Kabupaten Sumedang)

SATUJABAR, BANDUNG – KTP jadi syarat petani membeli pupuk di Kabupaten Sumedang.

Pemberlakuan kartu tani untuk syarat membeli pupuk, kini sudah tak berlaku.

RelatedPosts

Bank Indonesia: BI-Rate 5,75%, Tetap!

Kapolrestabes Bandung: Zona Rawan Begal Kota Bandung di Media Sosial Hoaks, Masyarakat Jangan Resah!

Kasus Dana Syariah Indonesia, OJK Serahkan Berkas Pemeriksaan ke Bareskrim Polri

Membeli pupuk, kini bisa lebih mudah yaitu cukup menggunakan KTP saja.

Aturan ini sudah berlaku sejak Januari 2024.

Namun demikian, tidak tidak semua orang bisa membeli pupuk dengan menggunakan KTP, tetapi hanya petani yang KTP nya telah terdaftar di RDKK (Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok) yang pendataannya dilakukan pihak UPTD Pertanian.

Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Sumedang, Hendri Gumilar, mengatakan teknis membeli pupuk subsidi menggunakan KTP yaitu petani yang bersangkutan harus datang ke kios resmi dengan memperlihatkan KTP.

“Nanti pemilik kios akan mengeceknya lewat aplikasi i-Pubers apakah KTP tersebut sudah terdaftar atau tidak, dan jika sudah terdaftar maka akan dilayani dan pembeli wajib diphoto bersama pupuk yang dibelinya,” jelas Hendri Minggu, 18 Februari 2024.

LOKASI PENJUAL

Lebih lanjut dikatakan Hendri untuk melayani petani dalam mendapatkan pupuk subsidi di Sumedang kini ada 67 kios resmi yang tersebar diberbagai kecamatan.

Pemkab Sumedang memberikan bantuan harga dalam kegiatan Operasi Pasar Murah (OPM) yang digelar di Alun alun Tegalkalong Senin, 19 Februari 2024.

Harga beras kemasan 5 kg yang dijual Bulog Rp 53.000 cukup dibeli oleh warga dengan harga Rp. 50.000 atau Rp 10.000 per kg.

Pj Bupati Sumedang Herman Suryatman mengatakan pengurangan harga Bulog ini dilakukan untuk membantu warga dalam mendapatkan kebutuhan pokok.

“Walaupun harga beras per pack kemasan 5 kg Rp. 53.000, tapi warga membelinya Rp. 50.000 saja, sisanya dibantu Pemkab Sumedang,” terang Pj Bupati Herman.

Menurut Herman,  dengan harga Rp 50.000 perkemas ini diharapkan warga akan akan bahagia karena harganya terjangkau dan sangat murah. Ketentuan harga Rp 50.000 ini juga berlaku di lokasi lainnya yang akan menjadi sasaran OPM.

“Untuk di OPM beras ini, selain di Sumedang Utara juga akan dilaksanakan di Situraja, Tanjungsari, Cimanggung dan Jatinangor, semua harganya sama Rp 50.000 perkemas kemasan 5 kg walaupun harga Bulog Rp 53.000,” katanya.

 

Tags: sumedang

Related Posts

Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 21-22 Juli 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 5,75%, suku bunga Deposit Facility sebesar 4,75% dan suku bunga Lending Facility sebesar 6,50%.(Dok. Bank Indonesia)

Bank Indonesia: BI-Rate 5,75%, Tetap!

Editor
22 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 21-22 Juli 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 5,75%, suku...

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol. Dedi Supriyadi.(Foto:Istimewa).

Kapolrestabes Bandung: Zona Rawan Begal Kota Bandung di Media Sosial Hoaks, Masyarakat Jangan Resah!

Editor
22 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Kasus begal di Kota Bandung, Jawa Barat, yang menjadi perhatian serius aparat kepolisian, memunculkan informasi titik-titik zona rawan kejahatan...

Logo OJK,Stabilitas sektor jasa keuangan,Survei Penilaian Integritas 2024,penyelesaian masalah pinjol,POJK,perbankan

Kasus Dana Syariah Indonesia, OJK Serahkan Berkas Pemeriksaan ke Bareskrim Polri

Editor
22 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendukung upaya penegakan hukum dan penyelesaian dana lender PT Dana Syariah Indonesia...

Sudaryono.(Foto: Dok. Setneg)

Sudaryono Jabat Kepala BGN, Dilantik Rabu 22 Juli 2026

Editor
22 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto akan melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta,...

Ilustrasi Aksi Penculikan. (Foto:Istimewa).

Meila Nurpadilah, Gadis Asal Bandung Barat Diculik Mantan Pacar Sudah Kembali

Editor
22 Juli 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Meila Nurpadilah, gadis berusia 23 tahun asal Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, yang dilaporkan hilang diduga diculik mantan pacarnya,...

Presiden Prabowo Subianto memimpin Upacara Prasetya Perwira (Praspa) Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) Tahun 2026 yang digelar di halaman depan Istana Merdeka, Jakarta.(Foto: Setneg)

Presiden Prabowo Pimpin Upacara Prasetya Perwira TNI-Polri

Editor
22 Juli 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memimpin Upacara Prasetya Perwira (Praspa) Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Pesona Jawa Barat