• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Jumat, 5 Juni 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Tekan Inflasi Lewat Buruan Sae Kota Bandung

Editor
Jumat, 16 Februari 2024 - 06:16
Buruan Sehat Alami Ekonomis (Buruan Sae) punya peran strategis dalam upaya intervensi penurunan angka stunting dan mengendalikan inflasi dengan memperkuat ketahanan pangan dan neraca bahan pangan Kota Bandung. Hal tersebut diungkapkan Pj Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono saat mengunjungi Kelompok Baruan Sae Sabedug di RW 13 Kelurahan Palasari Kecamatan Cibiru dan Buruan Sae Ceria di Kecamatan Panyileukan, Kamis 15 Februari 2024.

Buruan Sehat Alami Ekonomis (Buruan Sae) punya peran strategis dalam upaya intervensi penurunan angka stunting dan mengendalikan inflasi dengan memperkuat ketahanan pangan dan neraca bahan pangan Kota Bandung. Hal tersebut diungkapkan Pj Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono saat mengunjungi Kelompok Baruan Sae Sabedug di RW 13 Kelurahan Palasari Kecamatan Cibiru dan Buruan Sae Ceria di Kecamatan Panyileukan, Kamis 15 Februari 2024. (FOTO: Humas Kota Bandung)

SATUJABAR, BANDUNG – Tekan inflasi lewat Buruan Sae atau Buruan Sehat Alami Ekonomis (Buruan Sae).

Program andalan Kota Bandung ini punya peran strategis dalam upaya intervensi penurunan angka stunting dan mengendalikan inflasi dengan memperkuat ketahanan pangan dan neraca bahan pangan Kota Bandung.

RelatedPosts

BGN Efisiensi Anggaran, Efektifkan Program MBG

Sanca Hijau Disita dari Gudang di Bekasi

Kurban 2026: Jumlah Disembelih Capai 2 Juta Ekor Setara Rp 18 Triliun

Hal tersebut diungkapkan Pj Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono saat mengunjungi Kelompok Baruan Sae Sabedug di RW 13 Kelurahan Palasari Kecamatan Cibiru dan Buruan Sae Ceria di Kecamatan Panyileukan, Kamis 15 Februari 2024.

“Buruan Sae sangat strategis. Salah satu di antaranya mendukung menekan angka stunting dan pengendalian inflasi kalau ini masif dilakukan,” kata Bambang dilansir bandung.go.id.

Bambang menyebut, perluasan kelompok Buruan Sae harus terus dilakukan guna mendorong masyarakat untuk dapat memperkuat ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan terbatas di perkotaan.

Menurutnya, Tahun 2024 ini Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan membentuk 100 kelompok Buruan Sae baru setelah sebelumnya terdata 375 kelompok Buruan Sae.

“Terget tahun ini menambah buruan sae sebanyak 100 di tingkat RW yang sebelumnya telah ada 375 kelompok buruan sae. Ini kalau masif lagi kedepan dampaknya dapat lebih terkendali lagi (inflasi) beberapa jenis komoditas bisa kita kendalikan yang selama ini kota bandung bergantung pada wilayah lain,” ungkapnya.

Ia mengatakan, Buruan Sae yang ada di RW 13 Kelurahan Palasari menjadi satu contoh bahwa masyarakat punya keinginan besar memanfaatkan ruang yang terbatas di perkotaan ternyata hasilnya baik.

“Ini telah terbentuk sejak tahun 2019 kelompok Buruan Sae nya sudah masif dan bagus,” kata dia.

Peran dari pemerintah, lanjutnya, yakni memberikan pendampingan bagaimana merawat, menanam dan memanen serta mengolah sampah organik.

“Di sini ada tanaman Bawang, terong, cengek, sayuran, jagung, kacang tanah, juga beberapa merawat ayam, domba, dan ikan. Saya rasa ini menjadi triger untuk mendorong warga kota bandung untuk memanfaatkan ruang,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Bambang juga melakukan panen perdana tanaman cengek alias cabai rawit hasil dari Kelompok Buruan Sae Sabedug.

“Mudah-mudahan panen perdana cengek tahun 2024 ini bisa memberikan nilai manfaat dan motivasi untuk lebih mandiri. Pemerintah memberikan pendampingan dan memastikan keberlanjutan buruan sae. Sangat amat membantu untuk penanganan stunting, bisa mendorong pengendalian inflasi,” katanya.

Selain itu, Bambang juga melakukan penanaman perdana bawang merah serta memberikan secara simbolis simbolis 30 polibag bibit cengek dan bawang merah serta menyerahkan hasil pengujian lab pangan hasil panen.

PENGEMBANGAN

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar mengatakan, saat ini telah memasuki tahap akhir guna menentukan 100 lokasi kelompok Buruan Sae baru.

“Prinsipnya ada penyebaran di 30 Kecamatan kemudian di wilayah yang belum banyak jumlah kelompoknya yang pasti yang punya semangat,” ujarnya.

Pada tahap pertama kita lakukan pendampingan dan sosialisasi sebelum menerima sarana prasarana pada 50 kelompok Buruan Sae baru.

Sarana dan prasarana tersebut berupa pendampingan, sosialisasi, stimulan sarana prasarana dari mulai media tanam hingga bibit tanaman.

“Tahun ini target menambah 100 kelompok baru untuk menambah 375 kelompok yang telah ada. Secara jumlah bertambah secara kualitas kita tingkatkan,” katanya.

Tags: bank indonesiakota bandung

Related Posts

(Foto: Biro Hukum dan Humas BGN)

BGN Efisiensi Anggaran, Efektifkan Program MBG

Editor
5 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan komitmennya untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui penguatan...

Ular Sanca Hijau.(Foto: Humas Kemenhut)

Sanca Hijau Disita dari Gudang di Bekasi

Editor
5 Juni 2026

Sanca hijau (Morelia viridis) adalah satwa dilindungi. Satwa sitaan tersebut kini telah diserahkan kepada Balai KSDA DKI Jakarta untuk penanganan...

Sapi kurban.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Kurban 2026: Jumlah Disembelih Capai 2 Juta Ekor Setara Rp 18 Triliun

Editor
5 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA – Kurban 2026 telah usai pelaksanaannya di seantero Indonesia. Pada pelaksanaan kurban Iduladha 1447 H di masjid-masjid seluruh...

Harga emas hari ini antam melambung tinggi, harga emas, harga emas hari ini

Harga Emas Jum’at 5/6/2026 Antam Rp 2.770.000 Per Gram

Editor
5 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Jum’at 5/6/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.770.000 per gram...

Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar SD.(Image: Google Finance)

Rupiah Terus Melemah, Jum’at Pagi Tembus Rp 18.070

Editor
5 Juni 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Nilai tukar Dolar AS atau US$ tetap melemah di atas Rp 18.000 per 1 US$, menurut data...

Wakil Menteri Perindustrian Faisol

Industri Keramik Didorong Masuk Empat Besar Produsen Dunia

Editor
5 Juni 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Industri keramik nasional terus menunjukkan prospek yang menjanjikan dan menjadi salah satu sektor manufaktur yang memiliki daya...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Uncategorized
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.