• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 23 Maret 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

75 Kampus di Kota Bandung Komit Kelola Sampah Mandiri

Editor
Sabtu, 16 November 2024 - 06:14
Sebanyak 75 perguruan tinggi negeri dan swasta di Kota Bandung menandatangani komitmen untuk berpartisipasi dalam pengelolaan sampah mandiri di lingkungan kampus, sebagai upaya mengurangi sampah sejak sumbernya. Acara tersebut berlangsung di Pendopo Kota Bandung pada Kamis, 14 November 2024. (FOTO: Humas Pemkot Bandung)

Sebanyak 75 perguruan tinggi negeri dan swasta di Kota Bandung menandatangani komitmen untuk berpartisipasi dalam pengelolaan sampah mandiri di lingkungan kampus, sebagai upaya mengurangi sampah sejak sumbernya. Acara tersebut berlangsung di Pendopo Kota Bandung pada Kamis, 14 November 2024. (FOTO: Humas Pemkot Bandung)

BANDUNG – Sebanyak 75 perguruan tinggi negeri dan swasta di Kota Bandung menandatangani komitmen untuk berpartisipasi dalam pengelolaan sampah mandiri di lingkungan kampus, sebagai upaya mengurangi sampah sejak sumbernya.

Acara tersebut berlangsung di Pendopo Kota Bandung pada Kamis, 14 November 2024. Selain komitmen pengelolaan sampah, Pemkot Bandung bersama perguruan tinggi juga sepakat untuk berkolaborasi dalam penghijauan lahan kritis di wilayah Kota Bandung.

RelatedPosts

Arus Wisata Padati Jalur Lembang Bandung Barat, Puncaknya Senin

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Diprediksi Terbagi 2 Gelombang

Ratusan Personel Siaga Jaga Kebersihan Kota Bandung Selama Libur Lebaran

Beberapa perguruan tinggi terkemuka yang turut menandatangani komitmen ini antara lain Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati, Universitas Padjadjaran, Universitas Pendidikan Indonesia, Institut Seni Budaya Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Islam Bandung, dan Universitas Katolik Parahyangan.

Penjabat Wali Kota Bandung, A. Koswara, dalam sambutannya menekankan pentingnya konsistensi dalam pola pengelolaan sampah untuk mencegah terjadinya potensi darurat sampah di Kota Bandung. Koswara mengatakan, meskipun program Kang Pisman (Kurangi, Pisahkan, Manfaatkan) yang diterapkan oleh Pemkot Bandung sudah memiliki konsep yang baik, tantangan terbesar terletak pada eksekusi dan konsistensi dalam pelaksanaannya.

“Pola pengelolaan sampah kita masih sangat bergantung pada Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Idealnya, yang perlu kita benahi adalah komitmen untuk mengelola sampah dari sumbernya,” ujar Koswara dikutip dari laman Pemkot Bandung.

Ia juga mengingatkan, jika paradigma penggunaan TPA terus dipertahankan sebagai solusi utama, maka potensi darurat sampah di kota ini bisa kembali terjadi di masa depan.

Sebagai langkah konkret, Pemkot Bandung mendorong agar seluruh elemen masyarakat, termasuk perguruan tinggi, aktif dalam memilah sampah sejak dari sumbernya. “Minimal, pilah sampah sejak di sumbernya. Ini adalah langkah sederhana namun penting. Memang tidak mudah, tetapi komitmen ini harus dibangun bersama,” tutur Koswara.

Koswara berharap peran perguruan tinggi dalam program ini bisa menjadi mitra yang signifikan bagi Pemkot Bandung, baik dalam penerapan program Kang Pisman di lingkungan kampus, maupun dalam upaya edukasi kepada masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan kampus. “Masalah sampah ini sangat mempengaruhi berbagai sektor, mulai dari ekonomi, pariwisata, hingga kesehatan. Dengan pengelolaan sampah yang lebih baik, saya yakin ini akan memberikan dampak positif bagi sektor-sektor lainnya,” ujarnya.

Sementara itu, Asep Cucu Cahyadi, Staff Ahli Wali Kota Bandung Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen bersama antara Pemkot Bandung dan perguruan tinggi untuk berkolaborasi dengan prinsip efisiensi dan efektivitas. “Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah peningkatan luas area hijau di wilayah yang menjadi target penghijauan, serta memperkuat pengelolaan sampah mandiri di lingkungan kampus dan sekitarnya,” kata Asep.

Kolaborasi antara Pemkot Bandung dan 75 perguruan tinggi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan lingkungan kampus yang lebih bersih dan hijau, serta mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap pengelolaan sampah dan pelestarian alam.

Tags: kampuskota bandungperguruan tinggisampah kota bandung

Related Posts

Jalur Lembang dipadati arus kendaraan wisatawan Satlantas Polres Cimahi terapkan sistem one-way.(Foto:Istimewa).

Arus Wisata Padati Jalur Lembang Bandung Barat, Puncaknya Senin

Editor
23 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Satuan Lalu-Lintas (Satlantas) Polres Cimahi, Jawa Barat, bersiaga di jalur wisata Lembang, Kabupaten Bandung Barat, yang dipadati kendaraan wisatawan....

Rekayasa lalu-lintas sistem contra flow diterapkan saat arus balik di jalan tol.(Foto:Istimewa).

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Diprediksi Terbagi 2 Gelombang

Editor
23 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Puncak arus balik Lebaran 2026 diprediksi terbagi dalam dua gelombang. Puncak arus balik pertama diprediksi akan terjadi pada 24...

Petugas kebersihan di Jalan Dago.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Ratusan Personel Siaga Jaga Kebersihan Kota Bandung Selama Libur Lebaran

Editor
23 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung menurunkan sebanyak 640 personel untuk memberisihkan 108 titik yang mencakup kawasan wisata, 64 ruas...

Kapolda Jabar, Irjen Pol. Rudi Setiawan.(Foto:Istimewa).

1,6 Juta Kendaraan Melintas Jabar Selama Arus Mudik Lebaran 2026

Editor
23 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Polda Jawa Barat mencatat 1,6 juta lebih kendaraan melintas wilayah Jawa Barat selama pelaksanaa n Operasi Ketupat Lodaya 2026....

Kapolda Jabar, Irjen Pol. Rudi Setiawan.(Foto:Istimewa).

Arus Lalin Meningkat Pasca Lebaran Polda Jabar Siaga di Jalur Wisata

Editor
22 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG--H+1, atau sehari pasca Lebaran, fokus pengamanan polisi terbagi, selain di jalur mudik dan balik, juga di jalur wisata....

Harga emas hari ini antam melambung tinggi

Harga Emas Batangan Antam Minggu 22/3/2026 Rp 2.893.000 Per Gram

Editor
22 Maret 2026

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Batangan Antam Minggu 22/3/2026 dikutip dari situs Aneka Tambang dijual Rp 2.893.000 per gram sebelum...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.