SATUJABAR, SUMEDANG–Dua bangunan rumah warga di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, diterjang bencana longsor saat hujan lebat. Empat orang terjebak di dalam rumah, satu orang tertimbun longsor.
Bencana longsor terjadi di Dusun Ciranggon, Desa Mekarahayu, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang. Bencana longsor saat hujan dengan intensitas tinggi, sejak Rabu (08/04/2026) sore, merusak dua bangunan rumah warga.
Dalam peristiwa tersebut, empat warga terjebak di dalam rumah, satu orang dilaporkan tertimbun material longsor. Hngga Kamis (09/04/2026), korban belum berhasil dievakuasi.
Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang, Bambang Rianto, upaya evakuasi korban yang teetimbun, pada Rabu malam, terkendala cuaca dan kondisi kontur tanah yang labil. Proses pencarian terpaksa dihentikan, hingga upaya evakuasi dilanjutkan, Kamis.
“Korban atas nama Apen, berusia 63 tahun, masih belum dalam proses evakuasi. Korban tertimbun material longsoran,” ujar Bambang, dalam keterangannya, Kamis (09/04/2026).
Bambang menjelaskan, selain korban yang masih tertimbun, beberapa warga dilaporkan terluka. Mereka yang sempay terjebak dan tertimpa reruntujan, yakni Apong Suryani, 56 tahun dan Zeni, 22 tahun, serta beberapa korban lainnya luka ringan.
“Ada juga satu keluarga rumahnya terdampak. Alhamdulillah, penghuninya hanya luka ringan,” jelas Bambang.
Bambang mengungkapkan, selain korban jiwa dan menimbulkan kerusakan rumah, sembilan ekor kambing milik warga juga ikut tertimbun material longsor. Penyebab terjadinya longsor akibat tanah labil dipicu hujan dengan intensitas tinggi.
“Kami mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan di tengah cuaca ekstrem dan tidak menentu saat ini. Masih terjadi hujan deras disertai angin, meski sudah memasuki peralihan musim,” tutup Bambang.







