Berita

Wanita ‘Penyapu Koin’ di Jembatan Sewo Indramayu Tewas

SATUJABAR, INDRAMAYU–Kekhawatiran tradisi ‘penyapu koin’ di Jembatan Sewo, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, bisa mengakibatkan kecelakaan, kejadian. Seorang wanita ‘penyapu koin’ di jembatan perbatasan Kabupaten Indramayu-Subang tersebut, tewas setelah tertabrak truk.

Tradisi ‘penyapu koin’ di Jembatan Sewo, Kabupaten Indramayu, menelan korban jiwa, setelah wanita ‘penyapu koin’ tertabrak kendaraan truk Tractor Head Hino bernopol B 9975 UEM. Wanita ”penyapu koin’ bernama Surtinih, berusia 40 tahun, tewas di lokasi.

Kepala Unit (Kanit) Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Indramayu, Ipda Masnan, membenarkan, kecelakaan yang menimpa ‘penyapu koin’ di Jembatan Sewo. Kejadiannya, pada Kamis (07/05/2026) pagi.

“Korban meninggal dunia di lokasi kejadian, langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat. Korban wanita atas nama Surtinih, berusia 40 tahun, tertabrak truk Tractor Head Hino bernopol B 9975 UEM, saat sedang duduk menunggu lemparan koin dari pengendara yang melintas,” ujar Masnan, dalam keterangannya, Kamis (07/05/2026).

Masnan menjelaskan, peristiwa kecelakaan di Jalur Pantura tersebut, bermula saat truk yang dikemudikan Ariansyah melaju dari arah Cirebon menuju Jakarta. Saat tiba di lokasi kejadian wilayah Kecamatan Sukra, truk hilang keseimbangan dan oleng.

“Saat oleng ke kanan jalan, truk membentur median jalan, kemudian menabrak korban hingga meninggal dunia di lokasi kejadian. Posisi terakhir bagian depan truk berwarna, keluar dari badan jalan dan nyaris terperosok ke sisi jembatan,” jelas Masnan.

Kecelakaan mengakibatkan truk tersangkut dan merusak tiang jembatan. Proses evakuasi truk cukup memakan waktu, dan sempat menghambat arus lalu-lintas.

Aktivitas ‘penyapu koin’ di Jembatan Sewo perbatasan Kabupaten Indramayu-Subang tersebut, dianggap membahayakan buat pengendara dan pelaku ‘penyapu koin’. Di jalur padat kendaraan tersebut, aktivitas para ‘penyapu koin’ setiap harinya menunggu pengendara melemparkan uang koin, kemudian disapu dan dikumpulkan di tepi jalan, dijadikan sebagai sumber penghasilan.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, sempat meminta para ‘penyapu koin’ menghentikan aktivitasnya saat arus mudik Lebaran 2026. Kegiatan tersebut, dinilai berbahaya buat pengendara dan para pelaku di lokasi, serta mengganggu lalu-intas di Jalur Pantura, yang banyak dilewati kendaraan-kendaraan besar.

Pihak kepolisian juga sudah berkali-kali mengingatkan. Namun, para ‘penyapu koin’ tetap saja menjalani aktivitasnya, karena sudah menganggap tradisi turun-temurun, yang sudah dijadikan sumber penghasilan.

Editor

Recent Posts

Kirab Milangkala Tatar Sunda Kota Bogor Jum’at Malam Ini

Kirab Milangkala Tatar Sunda Kota Bogor sedang dalam tahap persiapan. Menurut rencana berlangsung pada Jum’at…

2 jam ago

Harga Emas Jum’at 8/5/2026 Antam Rp 2.839.000 Per Gram

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Jum’at 8/5/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang…

2 jam ago

Minyak Jelantah SPPG Jadi BBM Pesawat Ramah Lingkungan

SATUJABAR, JAKARTA – Minyak jelantah SPPG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) akan menjadi bahan…

3 jam ago

UMY dan Dikasteri Vatikan Sepakati Kerja Sama Pendidikan

SATUJABAR, JAKARTA - UMY atau Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dan Dikasteri Vatikan menyepakati kerja sama di…

3 jam ago

MILO Indonesia dan FIVA MoU Kembangkan Basket di Indonesia

SATUJABAR, JAKARTA – Milo Indonesia dan FIBA atau Federasi Bola Basket Internasional menandatangani nota kesepakatan…

3 jam ago

Biro Perjalanan Haji Wajib Penuhi Kontrak, Tegas Kemenhaj

SATUJABAR, BATAM – Biro perjalanan haji wajib memenuhi kontrak kesepakatan dengan pengguna asanya, tegas Kementerian…

4 jam ago

This website uses cookies.