Piala Dunia 2026.(Image: X)
SATUJABAR, JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat terhadap penyelenggaraan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 yang kini telah tersebar ribuan titik di berbagai daerah Indonesia.
Menurut Menpora Erick, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
“Saya sangat senang diundang TVRI untuk mengikuti nobar piala dunia ini, Argentina melawan Austria. Kemenpora sangat berterima kasih kepada Bapak Presiden (Prabowo Subianto) yang memberikan hiburan (tayangan olahraga) untuk masyarakat. Saya yakin dengan adanya nobar, aktivitas ekonomi dapat tumbuh secara menyeluruh di berbagai tempat,” ujar Menpora Erick, Senin (22/3/2026).
Berdasarkan data yang diperoleh dari TVRI, jumlah titik nobar telah mencapai 7.200 lokasi. Ini menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat, sekaligus membuktikan bahwa kegiatan tersebut membawa manfaat yang luas.
“Sekarang titik nobar sudah mencapai 7.200. Artinya ini sebuah kegiatan yang positif, karena itu Kemenpora juga telah meminta kepada Kemendagri agar para kepala daerah berupaya menyelenggarakan kegiatan nobar yang mendukung pertumbuhan ekonomi dengan melibatkan UMKM,” katanya.
Menpora Erick bilang, olahraga telah terbukti menjadi salah satu sektor yang mampu menggerakkan roda ekonomi. Dia mencontohkan tingginya tingkat kehadiran penonton pada ajang Piala Dunia tahun ini yang berdampak besar terhadap aktivitas ekonomi di daerah penyelenggara.
“Kalau Piala Dunia 2026itu sesuatu yang luar biasa. Saya melihat tingkat kehadiran penonton di stadion bisa mencapai 96,5 persen, kita bisa melihat bagaimana ekonomi di sekitar kegiatan olahraga ikut bergerak,” jelas Menpora Erick.
Lebih lanjut, Menpora Erick mengatakan pihaknga akan terus mencari berbagai peluang kerja sama untuk memperluas akses masyarakat terhadap tayangan olahraga melalui televisi nasional.
Salah satu upaya yang akan didorong adalah membuka peluang penayangan lebih banyak pertandingan olahraga, termasuk kompetisi nasional, melalui TVRI.
“Kemenpora tentunya akan mencari solusi. Siapa tahu kita bisa bekerja sama untuk menyiarkan pertandingan olahraga lebih banyak. Kita akan cari jalan juga agar pertandingan olahraga nasional bisa hadir di TVRI, kita cari sponsornya sama-sama,” pungkas Menpora Erick.
SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengumumkan penurunan suku…
SATUJABAR, WONOSOBO – Dieng Caldera Race 2026 kembali sukses diselenggarakan pada tanggal 19–21 Juni 2026…
SATUJABAR, JAKARTA - Pemerintah telah menyiapkan program stimulus tarif transportasi Libur Sekolah 2026 serta periode…
SATUJABAR, CIREBON - Pelabuhan Cirebon menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran rantai pasok nasional serta…
SATUJABAR, BANDUNG-- Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Rudi Setiawan memastikan, sudah menetapkan Taufik Hidayat sebagai…
Stimulus ekonomi digulirkan sebagai langkah proaktif dan antisipatif guna memitigasi berbagai risiko eksternal yang berpotensi…
This website uses cookies.