• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Rabu, 15 April 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

UMKM BISA Ekspor Semakin Efektif, Capaian Triwulan I-2026 Tembus USD 23,60 Juta

Editor
Senin, 13 April 2026 - 02:15
(Foto: Dok. Kemendag)

(Foto: Dok. Kemendag)

SATUJABAR, JAKARTA – Program Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Berani Inovasi, Siap Adaptasi Ekspor (UMKM BISA) Ekspor besutan Kementerian Perdagangan menunjukkan hasil menggembirakan pada awal 2026. Sepanjang Triwulan I-2026, total transaksi program unggulan ini berhasil menembus USD 23,60 juta dengan lonjakan signifikan terjadi pada Maret 2026.

Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan, capaian ini mencerminkan efektivitas strategi pemerintah mendorong UMKM menembus pasar internasional. Peningkatan ini didorong oleh semakin intensifnya penjajakan bisnis (business matching) yang mempertemukan UMKM dengan buyer global dengan lebih terarah.

RelatedPosts

Wali Kota Bogor Ajak PKL Naik Kelas, Didukung KUR Bank BJB Rp 12 Miliar

Menkop Resmikan Operasional Kopdes Merah Putih di Atuka Mimika, Papua Tengah

Ikhtiar Dongrak UMKM, Kemenhaj Luncurkan ‘Haji & Umrah Store’

“Capaian UMKM BISA Ekspor pada Triwulan I-2026 ini menunjukkan pelaku UMKM kita memiliki daya saing yang semakin kuat di pasar internasional. Kemendag akan terus memperluas akses pasar, memperkuat promosi, serta memastikan UMKM mendapatkan pendampingan yang tepat agar mampu berkelanjutan di pasar ekspor,” ujar Mendag Busan melalui siaran pers.

Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Ditjen PEN) Kemendag mencatat, capaian Triwulan I 2026 adalah gabungan dari potensi transaksi melalui nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) sebesar USD 19,64 juta dan pesanan pembelian (purchase order/PO) sebesar USD 3,96 juta. Pada periode tersebut, Ditjen PEN telah menyelenggarakan 170 kegiatan business matching yang melibatkan 396 UMKM dengan total partisipasi sebanyak 528 kali.

Kegiatan business matching juga didukung 25 pembina UMKM, antara lain, Bank Indonesia, Bank Jatim, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat, Food Station, Benih Baik, Japan External Trade Organization (JETRO), Indonesia Eximbank, serta Desa Bisa Ekspor.

Sementara itu, dari sisi buyer, Program UMKM BISA Ekspor berhasil menjangkau berbagai negara seperti Jepang, Jerman, Inggris, Belanda, Arab Saudi, dan Kanada, serta kawasan Asia, Eropa, Timur Tengah, dan Afrika. Sektor yang diminati meliputi olahan boga bahari dan perikanan, dekorasi rumah (home decor) dan furnitur, kesehatan dan perawatan tubuh (health and body care), rempah-rempah, makanan dan minuman, produk pertanian dan perkebunan, fesyen, kosmetik, kakao, kertas, produk kelapa, produk herbal, serta perlengkapan berbahan plastik (plasticware).

Direktur Jenderal PEN Kemendag Fajarini Puntodewi menambahkan, UMKM BISA Ekspor dirancang sebagai ekosistem yang terintegrasi untuk terus memperluas jangkauan pasar sekaligus meningkatkan kualitas kurasi produk. Kemendag akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mendorong UMKM Indonesia naik kelas dan semakin berdaya saing di pasar global.

“Kami tidak hanya mempertemukan UMKM dengan buyer, tetapi juga memastikan kesiapan produk, kualitas, dan kapasitas produksi agar mampu memenuhi permintaan pasar global secara konsisten,” ujar Puntodewi.

Salah satu UMKM yang telah merasakan manfaat langsung dari program UMKM BISA Ekspor adalah PT Faber Instrument Indonesia. Founder dan CEO PT Faber Instrument Indonesia Helmi Suana Permanahadi mengapresiasi program Product Placement Pilihan Busan dan UMKM BISA Ekspor yang memberinya manfaat nyata. Program ini membuka peluang besar bagi perusahaannya untuk memperluas pasar internasional sekaligus memperkenalkan produk radio dan pengeras suara (speaker) berbahan kayu karya anak bangsa ke pasar global.

“Kami bangga dapat menjadi bagian dari program ini. Melalui fasilitasi yang diberikan, kami memperoleh peluang untuk berpartisipasi dalam Trade Expo Indonesia serta terhubung dengan berbagai kantor perwakilan seperti Atase Perdagangan (Atdag) RI Seoul, Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Busan, dan ITPC Vancouver. Kami juga siap berkontribusi lebih jauh dalam mendukung kegiatan Kementerian Perdagangan, termasuk menghadirkan produk Faber Instrument Indonesia sebagai bagian dari promosi nasional,” ujar Helmi.

Tags: budi santosokemendagmendagUMKM BISA Ekspor

Related Posts

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim.(Foto: Humas Pemkot Bogor)

Wali Kota Bogor Ajak PKL Naik Kelas, Didukung KUR Bank BJB Rp 12 Miliar

Editor
13 April 2026

SATUJABAR, BOGOR - Hampir satu bulan intensif melaksanakan penataan area eks Pasar Bogor dan sejumlah wilayah di Kota Bogor, Wali...

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono.(Foto: Istimewa)

Menkop Resmikan Operasional Kopdes Merah Putih di Atuka Mimika, Papua Tengah

Editor
10 April 2026

SATUJABAR, MIMIKA - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono meresmikan operasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kampung Atuka, Distrik Mimika...

Aplikasi Haji & Umrah Store.(Image: Kemenhaj)

Ikhtiar Dongrak UMKM, Kemenhaj Luncurkan ‘Haji & Umrah Store’

Editor
10 April 2026

SATUJABAR, TANGERANG - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) meluncurkan platform digital Haji & Umrah Store dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas)...

Pelaksanaan launching Kredit Garut Hebat bersamaan dengan kegiatan Inagurasi Wirahebat Batch III di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Rabu (8/4/2026).‎(Foto: Moch Ahdiansyah/Diskominfo Kab. Garut)

Pemkab Garut dan Bank BJB Luncurkan Kredit Garut Hebat

Editor
10 April 2026

GARUT, Garut Kota – Pemerintah Kabupaten Garut resmi meluncurkan program Kredit Garut Hebat bersamaan dengan kegiatan Inagurasi Wirahebat Batch III....

Wakil Ketua III BULD DPD RI Agita Nurfianti.(Foto: Istimewa)

DPD RI Desak Harmonisasi Regulasi: Selamatkan Koperasi dari “Mati Suri” dan Labirin Aturan

Editor
10 April 2026

SATUJABAR, YOGYAKARTA – DPD RI menyoroti kondisi darurat koperasi di daerah yang terjebak dalam disharmonisasi aturan dan ancaman ketidakaktifan massal....

Wamenkomdigi Nezar Patria menjadi narasumber dalam Trend 2026 Tutur Economic Dialogue di Le Meridien, Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa (07/04/2026). Foto: Pey HS/Komdigi

Internet Tak Lagi Jadi Kendala Bagi UMKM

Editor
9 April 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Transformasi digital UMKM telah memasuki fase baru. Akses internet tidak lagi menjadi masalah utama. Tantangan terbesar kini...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.