Berita

Transaksi Ganja, WNA Afghanistan Ditangkap Polres Cianjur

SATUJABAR, BANDUNG – Seorang warga negara asing (WNA) asal Afghanistan ditangkap Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Kepolisian Resor (Polres) Cianjur, Jawa Barat, saat melakukan transaksi narkoba jenis ganja.

Polisi gagal meringkus bandar besarnya, yang  berhasil melarikan diri dalam aksi penyergapan.

Penangkapan terhadap WNA asal Afghanistan berinisial AH (34), dilakukan Sartresnarkoba Polres Cianjur di kawasan Puncak, Kabupaten Cianjur.

AH ditangkap dalam sebuah aksi penyergapan saat melakukan transaksi narkoba jenis ganja.

“Tersangka kami sergap saat bertransaksi ganja di sebuah villa di kawasan Puncak, di Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas. Tersangka melakukan transaksi daun ganja dalam jumlah yang cukup banyak,” ujar Kasatresnarkoba Polres Cianjur, AKP Septian Pratama, kepada wartawan, Senin (12/02/2024).

Septian menambahkan, dalam aksi penyergapan tersebut, sayangnya bandar besarnya yang menjual daun ganja tersebut, berhasil meloloskan diri. Target operasi kabur saat dilakukan pengejaran.

Hanya tersangka AH yang berhasil diamankan berikut barang bukti satu paket ganja yang ditemukan di lokasi villa.

Dari pengakuan tersangka, barang haram tersebut sengaja dibelinya untuk dikonsumsi sendiri.

“Kami masih mendalami, apakah tersangka hanya sebatas pemakai, atau ada indikasi terlibat dalam jaringan peredaran ganja. Tersangka merupakan WNA asal Afghanistan, yang keberadaannya di Cianjur dan Bogor sebagai pengungsi,” ungkap Septian.

Sudah 12 Tahun Jadi Pengungsi

Tersangka bercerita terkait alasannya mengkonsumsi ganja. Tersangka datang ke Indonesia, sejak 12 tahun lalu akibat konflik yang terjadi di negaranya, dengan tujuan mengungsi.

Tersangka yang takut pulang ke negaranya karena khawatir dibunuh, mengaku, depresi sejak setahun terakhir.

Depresi alasan  tidak punya pekerjaan tetap usai diberhentikan dari restoran, akhirnya melampiaskannya dengan mengkonsumsi daun ganja.

Terakhir, tersangka membeli daun ganja dalam jumlah banyak, satu paket seberat 20 gram seharga 800 ribu rupiah.

Tersangka mendapatkan uang untuk bisa membeli ganja dari kerja serabutan, menjadi tukang parkir di kawasan Puncak.

Editor

Recent Posts

Jadi Tersangka kasus Penipuan Cek Kosong Rp.3 Miliar, Ketua HIPMI Kabupaten Bandung Ditahan

SATUJABAR, BANDUNG--Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Bandung, berinisial TD, dilaporkan kasus dugaan penipuan…

7 jam ago

Wartawan dan Polisi Gadungan di Sumedang Ditangkap Peras dan Sekap Kurir Paket

SATUJABAR, SUMEDANG--Polres Sumedang, Jawa Barat, menangkap empat pelaku pemerasan mengaku-ngaku wartawan dan polisi. Korban pemerasan…

9 jam ago

Nelayan Indonesia Hanyut Ke Malaysia, KJRI Turun Tangan

SATUJABAR, JOHOR BAHRU MALAYSIA – Nelayan Indonesia hanyut ke Malaysia saat melaut namun kehabisan bahan…

10 jam ago

Penjual Mie Ayam Vs Rentenir di Pengadilan, Siapa Menang?

SATUJABAR, SUKABUMI-- Penjual mie ayam di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, digugat rentenir ke pengadilan. Penjual…

11 jam ago

Waralaba Dorong UMKM Naik Kelas, Ungkap Wamendag Roro

SATUJABAR, JAKARTA – Waralaba menjadi sarana strategis dalam upaya mendorong UMKM untuk naik kelas. Wakil…

11 jam ago

Piala AFF U-19: Indonesia, Vietnam, Timor Leste, Myanmar

SATUJABAR, MEDAN – Piala AFF U-19 hasil drawing menempatkan Timnas Indonesia masuk Grup A ASEAN…

11 jam ago

This website uses cookies.