• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Senin, 2 Maret 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Tiga Remaja di Tasikmalaya Tewas Usai Pesta Miras Oplosan, Polisi Turun Tangan

Editor
Senin, 15 Juli 2024 - 06:50
Miras

Ilustrasi pesta minuman keras (miras).(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, BANDUNG – Tiga orang remaja di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, tewas usai berpesta minuman keras (miras) oplosan.

Ironisnya, dua korban diantaranya merupakan pelajar sebuah Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), hingga polisi turun tangan melakukan penyelidikan.

RelatedPosts

Timur Tengah Memanas, Jajaran Kemlu Eratkan Komunikasi Dengan WNI

Minta Maaf, Menag: Zakat Rukun Islam yang Wajib Ditunaikan

Kemenhaj Imbau Warga Tunda Umrah, Persiapan Haji Tetap Jalan

Ketiga korban tewas usai berpesta minuman meras (miras) oplosan, setelah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) SMC Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya.

Sementara dua korban lainnya, hingga Senin (15/07/2024), masih menjalani perawatan tim medis rumah sakit.

“Benar, kejadiannya (pesta miras oplosan) di wilayah hukum Polres Tasikmalaya. Tiga korban dipastikan meninggal dunia, sedangkan dua orang lainnya sampai saat ini, masih ditangani tim medis rumah sakit,” ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Tasikmalaya, AKP Ridwan Budiarta, saat dihubungi, Senin (15/07/2024).

Ridwan mengatakan, pihaknya telah mengamankan barang bukti bekas tutup botol miras oplosan sudah dicampur alkohol, tutup botol air mineral, serta kemasan bekas minuman berenergi.

Kelima korban berpesta miras oplosan, dengan bersama-sama menenggak minuman campuran alkohol, dioplos air mineral, serta minuman berenergi.

Dibeli Online

Ridwan menambahkan, berdasarkan hasil penyelidikan di TKP (tempat kejadian lerkara), miras oplosan dibeli secara online. Miras oplosan tersebut kemudian diracik lagi oleh korban meninggal dunia, berinisial AM.

“Jadi yang meracik miras, korban meninggal dunia. Miras dan tambahan alkohol dibeli korban secara online,” ungkap Ridwan.

Dua korban berinisial WS dan RK, yang masih menjalani perawatan, mengeluh gejala seperti keracunan. Kedua warga Desa Cimanggu, Kecamatan Puspahiang, Kabupaten Tasikmalaya tersebut, mengeluh pusing, sakit ulu hati, serta penglihatan kabur.

Pihak RSUD SMC Singaparna, belum bisa memastikan kadar kandungan alkohol dalam miras oplosan yang mengakibatkan tiga korban harus kehilangan nyawa.

Ketiga korban, dua diantaranya berstatus pelajar sebuah SMK di Kabupaten Tasikmalaya, sudah dimakamkan pihak keluarga.

Tags: Polres Tasikmalaya

Related Posts

Smartphone

Timur Tengah Memanas, Jajaran Kemlu Eratkan Komunikasi Dengan WNI

Editor
1 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia melalui Direktorat Pelindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) dan Perwakilan RI di kawasan...

Menteri Agama Nasaruddin Umar.(Foto: Istimewa)

Minta Maaf, Menag: Zakat Rukun Islam yang Wajib Ditunaikan

Editor
1 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan permohonan maaf atas pernyataannya terkait zakat yang menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat....

Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak.(Foto: Istimewa)

Kemenhaj Imbau Warga Tunda Umrah, Persiapan Haji Tetap Jalan

Editor
1 Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Pemerintah mencermati perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah yang semakin dinamis dan tidak menentu. Dengan mempertimbangkan...

Bendungan Jatigede Sumedang

Mantap! Daya Saing Kabupaten Sumedang Peringkat Satu di Jawa Barat, Peringkat Lima Nasional

Editor
1 Maret 2026

SATUJABAR, SUMEDANG - Kabupaten Sumedang menempati peringkat pertama di Provinsi Jawa Barat dan peringkat kelima nasional berdasarkan hasil rilis Indeks...

Ilustrasi balapan liar.(Foto:Istimewa).

Balapan Liar di Garut Dibubarkan Polisi, 5 Pemuda dan 12 Sepeda Motor Diamankan

Editor
28 Februari 2026

SATUJABAR, GARUT--Aksi balapan liar di Bulan Ramadhan menjelang Sahur di Kabupaten Garut, Jawa Barat, dibubarkan polisi. Lima pemuda berikut 12...

Ilustrasi wanita korban TPPO.(Foto:Istimewa)

Suami-Istri Pelaku TPPO 13 Warga Jabar ke NTT Ditahan Polisi

Editor
28 Februari 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Pasangan suami-istri, pelaku tindak pidana perdagangan orang (TPPO) terhadap 13 perempuan warga Jawa Barat ke Nusa Tenggara Timur (NTT),...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.