Mata air yang tak pernah surut di Sumedang meski kemarau tersebar di wilayah Desa Nagrak, Kecamatan Buahdua. Desa yang ada di kaki Gunung Tampomas Sumedang. (FOTO: Humas Kabupaten Sumedang)
BANDUNG – Kabupaten Sumedang menargetkan jumlah kunjungan wisata mencapai 2 juta orang pada tahun 2024.
Untuk mencapai target ambisius ini, Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Sumedang mendorong pengelola objek wisata (obwis) di wilayah tersebut untuk terus meningkatkan jumlah kunjungan.
Kepala Bidang Pariwisata Disparbudpora Sumedang, Egi Powi Proyegi, menyatakan bahwa ada berbagai strategi yang dapat dilakukan untuk menarik lebih banyak wisatawan.
“Salah satunya adalah dengan penataan lokasi sekitar obwis atau menggelar event-event di obwis tersebut untuk menarik lebih banyak pengunjung,” ujar Egi pada Jumat (25/07/2024).
Egi juga mengapresiasi upaya beberapa obwis di Sumedang yang sudah mulai mengadakan event untuk menarik wisatawan. “Sebagai contoh, pada awal Juli lalu, komunitas mobil Xenia menggelar acara di obwis Tanjung Duriat di kawasan Jatigede, yang berhasil mendatangkan banyak wisatawan,” katanya.
Menurut Egi, pengunjung yang datang tidak hanya berasal dari wilayah Jawa Barat, tetapi juga dari luar provinsi, termasuk Sumatra.
Hal ini, katanya merupakan hal yang positif karena secara tidak langsung dapat mempromosikan lokasi wisata di Sumedang.
Beberapa pengunjung yang hadir dalam acara tersebut menunjukkan minat untuk kembali membawa keluarga mereka, yang menandakan potensi kunjungan berkelanjutan.
Egi menjelaskan bahwa peningkatan jumlah kunjungan ke objek wisata juga berdampak positif pada perekonomian warga sekitar.
“Dengan meningkatnya jumlah kunjungan, tidak hanya objek wisatanya yang diuntungkan, tetapi juga perekonomian masyarakat lokal akan ikut membaik,” jelasnya dilansir situs Pemkab Sumedang.
Dengan berbagai upaya tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumedang berharap dapat mencapai target kunjungan wisata yang telah ditetapkan, serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata.
SATUJABAR, INDRAMAYU--Alvian Maulana Sinaga, 23 tahun, mantan anggota Polri di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, dituntur…
Program BEKUP Global Scale-Up hadir sebagai akselerator yang mempersiapkan startup Indonesia menembus pasar internasional melalui…
Pemusnahan itu pada produk Alat Pemadam Api Portabel (APAP) yang tidak memiliki sertifikat SNI, terdiri…
SATUJABAR, CIANJUR--Polres Cianjur, Jawa Barat, berhasil mengamankan pengemudi mobil pikap, penyebab kematian seorang advokat salah…
Kementerian Perdagangan terus mendorong penguatan kapasitas pelaku usaha, khususnya UMKM perempuan, agar mampu beradaptasi dengan…
Kampanye “Aku Net-Zero Hero” dirancang dengan pendekatan yang sederhana, terukur, dan mudah diadopsi oleh individu/masyarakat.…
This website uses cookies.