• Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video
Minggu, 1 Februari 2026
No Result
View All Result
SATUJABAR
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media
No Result
View All Result
SATUJABAR
No Result
View All Result

Rizki Remaja Asal Bandung Korban TPPO Sudah Berada di KBRI Kamboja

Editor
Rabu, 19 November 2025 - 05:38
Rizki Nur Fadhilah (18), korban dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Kamboja.(Foto:Istimewa).

Rizki Nur Fadhilah (18), korban dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Kamboja.(Foto:Istimewa).

SATUJABAR, BANDUNG–Rizki Nur Fadhilah, remaja asal Kabupaten Bandung, yang diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO), dikabarkan sudah berada di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kamboja. Remaja berusia 18 tahun, mantan penjaga gawang diklat Persib tersebut, sedang menjalani pemeriksaan untuk proses pemulangan.

“Tadi kami telah memperoleh informasi, bahwa korban saudara Rizki sudah berada di KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) di Kamboja. Saat ini, korban masih menjalani pemeriksaan di KBRI yang berada di Pnom Penh, Kamboja,” ujar Kasatreskrim Polresta Bandung, Kompol Luthfi Olot Gigantara, kepada wartawan, di Mapolresta Bandung, Rabu (19/11/2025).

RelatedPosts

Sudah 70 Korban Longsor Cisarua Ditemukan, 10 Lagi Masih Dicari

Investor Kuwait Tertarik Tanam Modal di Peternakan Ayam & Kebun Kopi

Kasus Serangan Anjing di Warung Muncang, Farhan: Utamakan Keselamatan Warga!

Luthfi mengatakan, pihaknya sedang melakukan proses penyelidikan terkait Rizki, yang diduga menjadi korban TPPO. Kasusnya ditangani Polresta Bandung, karena korban tinggal di wilayah hukum Polresta Bandung, di Kampung Cilisung, Desa/Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.

“Kami saat ini sedang melakukan proses penyelidikan terkait perkembangan kasus Rizki. Dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO), dilakukan oleh orang tidak dikenal,” kata Luthfi.

Luthfi mengungkapkan, Satreskrim Polresta Bandung masih menggali fakta-fakta hukum saat korban dijemput dari rumahnya berangkat ke Medan. Korban yang dijanjikan tawaran mengikuti seleksi klub sepakbola, malah diberangkatkan ke Kamboja.

“Kami juga tengah berupaya untuk proses pemulangan korban ke Indonesia. Koordinasi dilakukan bersama Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) dan Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda, serta BP3MI Jawa Barat,” ungkap Luthfi.

Satreskrim Polresta Bandung telah meminta keterangan saksi dari keluarga korban terkait dugaan TPPO. Sudah ada empat saksi diperiksa.

“Empat orang saksi telah dimintai keterangan, terdiri dari orangtua, nenek, dan rekan korban. Mereka membenarkan, korban berada di Negara Kamboja untuk pekerjaan,” jelas Luthfi.

Koordinasi bersama Ditreskrimum dan Ditressiber Polda, serta BP3MI Jawa Barat, untuk dapat berkoordinasi dengan KBRI di Kamboja. Diharapkan, korban secepatnya bisa dipulangkan ke Indonesia untuk kembali kepada keluarganya, dan dimintai keterangan atas kejadian yang dialaminya.

Sebelumnya, informasi Rizky Nur Fadhilah, remaja asal Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, yang diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Kamboja, cepat menyebar di media sosial. Nasib remaja berusia 18 tahun tersebut, dikhawatirkan keluarga dan menyita perhatian banyak pihak.

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Rudi Setiawan, menyatakan, siap menindaklajuti laporan terkait kasus dugaan TPPO, termasuk dialami Rizki.

“Kami Polda Jawa Barat membuka diri, jika ada dugaan peristiwa yang merupakan tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Kami akan mengumpulkan data lengkap terkait kejadian. Silakan untuk mengadu, tidak usah formal, lisan saja cukup, kami akan respons dan tindaklanjuti, termasuk lembaga-lembaga lain, Imigrasi, Kementerian Luar Negeri, pastinya akan merespons juga,” ujar Rudi di Mapolda Jawa Barat.

Rizki diduga menjadi korban TPPO, setelah dikabarkan dijebak tipu muslihat seseorang yang menjanjikan kesempatan mengikuti seleksi klub sepakbola. Rizki yang dibawa ke Medan untuk mengikuti seleksi, malah diberangkatkan ke Negara Kamboja.

“Awalnya anak saya bilang, ada kontrak main bola di Medan selama satu tahun. Pada tanggal 26 Oktober 2025, anak saya berangkat dijemput pakai travel ke Jakarta. Dari Jakarta ke Medan menggunakan pesawat,” ujar Dedi Solehudin, orangtua Rizki, yang tinggal di Kampung Cilisung, Desa/Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.

Dedi menjelaskan, setelah tiba di Medan, Rizki kemudian dibawa ke Malaysia hingga sampai di Kamboja. Rizki sempat mengirim pesan secara sembunyi-sembunyi kepada ibunya, yang bekerja menjadi TKW (tenaga kerja wanita) di Hongkong.

“Anak saya mengaku disiksa setiap hari, karena tidak bisa memenuh target pekerjaan terkait penipuan online. Disuruh Mencari nomor orang-orang China, jika tidak dapat sesuai target, langsung disiksa,” jelas Dedi.

Tags: jawa baratKabupaten BandungKasatreskrim Polresta BandungkbriKecamatan DayehkolotKompol Luthfi Olot GigantaraKorban TPPO di Kambojapolda jawa baratPolresta BandungRizki Nur FadhilahSatreskrim Polresta Bandung

Related Posts

Operasi pencarian korban longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, terus dilanjutkan hingga 14 hari sejak kejadian, Sabtu (24/01/2026).(Foto:Istimewa).

Sudah 70 Korban Longsor Cisarua Ditemukan, 10 Lagi Masih Dicari

Editor
1 Februari 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Cuaca cerah hari kedelapan mendukung proses pencarian korban bencana tanah longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat,...

(Foto: Humas Pemkab Sumedang)

Investor Kuwait Tertarik Tanam Modal di Peternakan Ayam & Kebun Kopi

Editor
1 Februari 2026

SATUJABAR, SUMEDANG – Investor Kuwait menyatakan ketertarikannya untuk berinvestasi di Kabupaten Sumedang Jawa Barat. Sektor yang dibidik adalah sektor peternakan...

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.(Wali Kota Bandung)

Kasus Serangan Anjing di Warung Muncang, Farhan: Utamakan Keselamatan Warga!

Editor
1 Februari 2026

SATUJABAR, BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memastikan penanganan insiden serangan anjing yang terjadi di wilayah Kelurahan Warung Muncang dilakukan...

Evakuasi jenazah korban tanah longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.(Foto:Istimewa).

Sepekan Longsor Cisarua: Operasi Pencarian 20 Korban Dilanjutkan, 60 Jenazah Diitemukan 44 Teridentifikasi

Editor
31 Januari 2026

SATUJABAR, BANDUNG--Sepekan sejak kejadian bencana tanah longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Tim SAR gabungan memutuskan terus melanjutkan operasi...

(Foto: Humas BRIN)

BRIN-LEN Genjot Kemandirian Teknologi Nasional

Editor
31 Januari 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama PT Len Industri (Persero) terus memperkuat sinergi riset dan industri...

Kereta cepat Whoosh.(Foto:Istimewa).

Keterlambatan Perjalanan Kereta Cepat Whoosh Sepanjang 2025 Hitungan Detik

Editor
31 Januari 2026

SATUJABAR, JAKARTA - KCIC mencatat bahwa ketepatan waktu perjalanan Kereta Cepat Whoosh sepanjang tahun 2025 tetap terjaga dengan baik, meskipun...

Category

  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Headline
  • Opini
  • Pilihan
  • Sport
  • Tutur
  • UMKM
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media

© 2022 SATUJABAR.COM

No Result
View All Result
  • Berita
  • Tutur
  • UMKM
  • Gaya Hidup
  • Sport
  • Video

© 2022 SATUJABAR.COM

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.