Berita

Renovasi Museum Kavaleri di Bandung Rampung

BANDUNG – Renovasi Museum Kavaleri di Bandung rampung, menurut siaran pers yang diterbitkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat PUPR Senin 13 Mei 2024.

Museum Kavaleri Indonesia berada di Kompleks Pusat Kesenjataan Kavaleri (Pussenkav) TNI AD di Kota Bandung, Jawa Barat.

Renovasi Museum Kavaleri bertujuan untuk merawat sejarah Satuan Kavaleri TNI AD yang menjadi bagian penting dalam perjuangan Republik Indonesia serta meningkatkan kualitas museum dalam melayani masyarakat sesuai dengan fungsi museum sebagai sarana edukasi dan wisata.

Direktur Jenderal Cipta Karya Diana Kusumastuti mengatakan, konsep renovasi museum disesuaikan dengan keselarasan bangunan cagar budaya yang mempertahankan nilai-nilai sejarah kemiliteran di Indonesia.

Dengan konsep tersebut diharapkan pengunjung akan merasa nyaman dengan pelayanan yang baik serta memperoleh informasi yang diperlukan.

Renovasi Museum Kavaleri di bawah tanggung jawab Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Barat, Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR dengan kontraktor pelaksana PT Kadita Berseri dan CV Prisma Karya Nusantara selaku konsultan supervisi. Renovasi museum mencakup pekerjaan struktural, arsitektural hingga mekanikal dan elektrikal.

Bangunan awal dari Museum Kavaleri merupakan rumah negara yang terdaftar sebagai Bangunan Cagar Budaya Tipe C, sehingga pemugaran bangunan dapat diubah atau dibangun baru.

Namun dalam perubahannya harus disesuaikan dengan pola bangunan sekitarnya atau mengikuti bentuk asli di lingkungan sekitarnya. Pekerjaan renovasi museum dilakukan dengan mekanisme rancang dan bangun (design and build) dengan berfokus pada optimalisasi ruang pameran.

 

AREA MUSEUM

Luas area proyek renovasi Museum Kavaleri sekitar 1990 m2 dengan komposisi  lahan yang dapat digunakan untuk bangunan atau Koefisien Dasar Bangunan (KDB) 60% dan 40 % lahan digunakan untuk ruang terbuka hijau atau Koefisien Dasar Hijau (KDH).

Sesuai dengan siteplan tata ruang museum terdiri dari ruang penerima, ruang pameran, kafe indoor dan kafe outdoor, kantor ruang edukasi, koridor, toilet, mushola, dan showcase kendaraan tempur.

Ruang pameran Museum Kavaleri diisi dengan koleksi-koleksi Satuan Kavaleri TNI AD yang berkaitan dengan sejarah, kendaraan tempur, berbagai jenis senjata, peralatan, pakaian, dan artefak lain yang terkait dengan evolusi Kavaleri dalam konteks militer.

Kepala BPPW Jawa Barat Oscar Siagian mengatakan pekerjaan konstruksi renovasi Museum Kavaleri dilaksanakan selama 96 hari sejak 27 September 2023 dan telah selesai 100% pada Desember 2023.

“Diharapkan dengan selesainya pekerjaan renovasi, Museum Kavaleri dapat menjadi destinasi wisata baru di Kota Bandung sebagai wahana edukasi sejarah kemiliteran di Indonesia dalam memupuk rasa cinta terhadap Tanah Air, khususnya bagi generasi muda,” kata Oscar Siagian.

Editor

Recent Posts

Tol Purbaleunyi Arah Jakarta Lengang, Puncak Arus Balik Lebaran Sudah Terlewati

SATUJABAR, BANDUNG--Jalur Tol Purbaleunyi dari Bandung arah Jakarta sudah lengang, setelah puncak arus balik memasuki…

3 jam ago

Jumlah Penumpang Whoosh Selama Libur Lebaran Capai Puncaknya Pada 24 Maret, Tembus 24 Ribu

SATUJABAR, JAKARTA - KCIC mencatat volume penumpang Whoosh pada 24 Maret 2026 mencapai 24.315 penumpang…

6 jam ago

Urusan Rasa yang Disarankan di Bandung

SATUJABAR, BANDUNG - Kota Bandung menegaskan diri sebagai surga kuliner yang tak pernah kehilangan pesonanya.…

6 jam ago

Seskab Teddy & Menhub Dudy Cek Terminal Pulo Gebang

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bersama Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memantau langsung…

6 jam ago

Arus Balik Lebaran Terkendali, One Way Nasional Presisi KM 414–KM 263 Dihentikan Bertahap

SATUJABAR, SUKOHARJO - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H.,…

6 jam ago

67 Kasus Wisatawan Terpisah dari Keluarga di Pangandaran Selama Libur Lebaran

SATUJABAR, PANGANDARAN--Selama libur Lebaran 2026, Wisata Pantai Pangandaran, Jawa Barat, dipenuhi wisatawan datang dari berbagai…

7 jam ago

This website uses cookies.