Aksesoris pendukung Persib. (FOTO: Humas Kota Bandung)
BANDUNG – Persib vs Bali United, pendukung diimbau tertib, kata Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung, Asep Kuswara.
Jelang Laga Championship Series Liga 1 antara Persib Bandung melawan Bali United, Sabtu 18 Mei 2024, Dinas Perhubungan Kota Bandung mengimbau seluruh pendukung Persib atau yang dikenal dengan bobotoh dapat menjaga ketertiban dan tidak melakukan euforia berlebihan.
Terutama di area flyover Prof Mochtar Kusumaatmadja (Pasupati).
Ia menyebut biasanya seusai dan saat pertandingan Persib para suporter melakukan konvoi ke kawasan fly over.
Hal itu, lanjutnya dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain dan mengganggu arus lalu lintas.
“Di flyover nanti kita koordinasi dengan jajaran kepolisian, flyover itu bukan untuk euforia di sana. Itu untuk lalu lintas. Jangan sampai kita niatnya baik, hasilnya tidak baik. Euforia boleh-boleh saja, tapi jangan sampai menghalangi hak orang lain,” kata Asep di Balai Kota Bandung, Rabu 14 Mei 2024.
Ia mengimbau kepada para suporter Persib juga tidak melakukan konvoi yang dapat mengganggu pengguna jalan lain. Jika mau melakukan konvoi tetap harus tertib.
“Kalau misalnya euforia jangan di flyover. Flyover jangankan orang, sepeda juga gak boleh masuk apalagi orang atau jalan kaki,” ungkapnya dilansir bandung.go.id.
“Pemerintah hadir untuk memberi keselamatan terhadap warganya,” imbuhnya.
SATUJABAR, BOGOR--Seorang ibu rumah tangga di Kota Bogor, Jawa Barat, tewas dalam peristiwa kebakaran yang…
TANGERANG - Kementerian Kehutanan melalui Balai Penegakan Hukum Kehutanan Wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara…
JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Digital mengambil langkah terhadap platform Hornet setelah menerima aduan masyarakat…
JAKARTA - Pemerintah bergerak cepat menangani masyarakat yang terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara…
JAKARTA – Gempa NTT M 7,7 kini memasuki proses penanganan pasca gempa. Petugas gabungan terus…
BANDUNG – Alun-Alun Bandung dibuka pada 17 Agustus 2026 menjadi kabar gembira bagi warga Kota…
This website uses cookies.