Berita

67 Kasus Wisatawan Terpisah dari Keluarga di Pangandaran Selama Libur Lebaran

SATUJABAR, PANGANDARAN–Selama libur Lebaran 2026, Wisata Pantai Pangandaran, Jawa Barat, dipenuhi wisatawan datang dari berbagai daerah. Membludaknya wisatawan membuat banyak wisatawan sempat terpisah dari keluarga hingga 67 kasus.

Pantai Pangandaran dipenuhi wisatawan datang dari berbagai daerah selama libur Lebaran 2026. Membludaknya wisatawan, membuat sibuk Tim Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawisata) Pangandaran bersama petugas di lapangan, karena banyak wisatawan sempat terpisah dari keluarganya.

Laporan wisatawan terpisah dari keluargannya, didominasi anak-anak yang terlepas dari pengawasan orangtua. Upaya pencarian dilakukan dengan menyisir garis pantai dan sekitar area wisata, sampai akhirnya korban berhasil ditemukan dan bisa dipertemukan kembali dengan keluarganya.

Berdasarkan data yang dilaporkan pada periode 21 hingga 24 Maret 2026, tercatat 67 kasus wisatawan terpisah dari keluarga dan rombongan wisatawan. Berkat kesigapan Tim Balawisata dan petugas di lapangan, seluruh wisatawan yang sempat hilang, berhasil ditemukan dalam kondisi aman dan bisa dipertemukan kembali dengan keluarganya.

Selain kasus wistawan terpisah dari keluarga, tercatat tiga kejadian kecelakaan laut (laka laut) di Pantai Pangandaran selama libur Lebaran. Namun, kecelakaan laut tersebut, tidak sampai menimbulkan korban jiwa, karena seluruh korban yang terseret arus pantai berhasil diselamatkan Tim Balawista.

Menurut Kapolres Pangandaran, AKBP Ikrar Potawari, berbagai persoalan yang muncul selama masa libur Lebaran di Wisata Pantai Pangandaran, bisa ditangani dengan baik oleh petugas gabungan yang bekerja di lapangan. Laporan wisatawan terpisah dari rombongan, anak dari orangtuanya, berhasil dipertemukan kembali.

“Kerjasama dan kolaborasi solid antar pemangku kepentingan, kunci keberhasilan dalam menjaga keamanan Pantai Pangandaran. Semua persoalan yang muncul bisa ditangani berkat kolaborasi yang baik dalam mengamankan kawasan wisata dari kejadian-kejadian tidak diharapkan,” ujar Ikrar kepada wartawan, Rabu (25/03/2026).

Ikrar mengimbau para wisatawan yang masih berlibur di Pantai Pangandaran, agar berhati-hati dan tetap waspada saat beraktivitas di tengah kepadatan pengunjung pantai. Wisatawan juga diminta untuk selalu mengawasi anggota keluarganya, terutama anak-anak dan menjaga barang bawaannya.

“Kami ingatkan juga agar tidak berenang di zona terlarang. Patuhi rambu-rambu dan arahan petugas di lapangan untuk menghindari hal-hal tidak diinginkan,” ungkap Ikrar.

Berdasarkan data dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Pangandaran, sejak 21 hingga 25 Maret 2026, Objek Wisata Pantai Pangandaran telah dikunjungi sebanyak 323.385 wisatawan. Jumlah kunjungan wisatawan datang dari berbagai daerah tersebut, meliputi Pantai Pangandaran 194.758 orang, Pantai Batukaras 59.245 orang, Pantai Batuhiu 13.059 orang, Pantai Karapyak 29.188 orang, Pantai Green Canyon 4.891 orang, serta Pantai Madasari 22.208 orang.

Editor

Recent Posts

Bupati Cup 2026 Tour Malasari Halimun Salak Digelar

SATUJABAR, CIBINONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bekerjasama dengan KONI Kabupaten Bogor, Cycling Federation Kabupaten…

6 menit ago

Desa Wisata Gunung Malang dan Tugu Utara Bogor Masuk Top 15 Jabar

SATUJABAR, CIBINONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Disparekraf terus mendorong pengembangan desa wisata dengan…

11 menit ago

Gerhana Matahari Total 12 Agustus Tak Terlihat di Indonesia

Gerhana Matahari Total yang terjadi pada Rabu, 12 Agustus 2026 mendatang, tidak dapat diamati dari…

3 jam ago

Festival Budaya Lembah Baliem Dorong Ekonomi Wamena

Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) 2026 menjadi salah satu pengungkit pariwisata sekaligus ekonomi masyarakat di…

3 jam ago

Mainkan Jali-Jali, Tim Angklung Bandung Buka Indonesia Shopping Festival 2026 di Jakarta

JAKARTA (7/8/2026) - Tim Muhibah Angklung dari Bandung, Jawa Barat, yang aktif memperkenalkan angklung ke…

6 jam ago

Marbot Masjid di Purwakarta Dibunuh Tetangga karena Sakit Hati

SATUJABAR, PURWAKARTA--Kasus kematian marbot masjid di Kabupaten Purwakarta, saat hendak mengumandangkan Adzan Dzuhur, berhasil diungkap…

8 jam ago

This website uses cookies.