Sport

Raih Emas untuk Jabar, Lifter Imam Syarifudin Rajai Kelas 105 kg

BANDUNG – Setelah total mencetak di angka 900 Kilogram, lifter Jabar, Imam Syarifudin mengalungi medali emas angkat berat putra kelas 105 kilogram pada PON XXI Aceh-Sumut 2024.

Walaupun sudah meraih medali emas, lifter Jabar, Imam Syarifudin, mengungkapkan bahwa ia perlu mengevaluasi teknik angkatan squats-nya untuk meningkatkan performa dan tampil lebih baik di kompetisi kedepannya.

Imam hanya mendapatkan satu keberhasilan dari tigas angkatan squatnya. Pada angkatan pertama ia mampu mengangkat 325 kilogram sebelum akhirnya gagal mengangkat 340 kilogram pada percobaan kedua selanjutnya.

Lifter asal Jabar itu hanya berhasil satu dari tiga percobaan squatnya, pada percobaan pertama ia mampu mengangkat beban seberat 325 kilogram, namun sangat disayangkan ia gagal mengangkat beban sebesar 340 kilogram pada kedua percobaan selanjutnya.

Meskipun latihan sebelum pertandingan sudah memuaskan, Imam mengaku bahwa fokusnya buyar saat kompetisi berlangsung, dan angkatan squatsnya tidak sesuai dengan ekspektasi yang telah ia capai selama latihan.

Untung Imam mampu memberikan performa terbaiknya pada bench press dan dead liftnya. Ia sukses mengangkat ketiga percobaan angkatan bench pressnya antara lain 250 kilogram, 255 kilogram, dan 260 kilogram, demikian juga untuk dead liftnya dengan kedua angkatan sebesar 305 kilogram dan 315 kilogram.

Mengikuti jejak rekan-rekannya, Imam Syarifudin menjadi lifter keenam dari Jawa Barat yang menyumbang medali emas untuk cabang angkat berat. Meski demikian, Imam mengaku bahwa ia tidak merasa tertekan oleh pencapaian para rekan sejawatnya sebelumnya.

“Sebelumnya terima kasih untuk warga Jabar yang telah mendoakan, dan ketua KONI dan pengurus KONI. Alhamdulillah selama tujuh bulan kami dibina, dari suplemen dan makanan seluruhnya tidak ada hambatan, Alhamdulillah semua berjalan lancar. Alhamdulillah juga ini emas pertama untuk anak saya” ujarnya dilansir situs KONI Jabar.

Selain bersyukur atas kemenangan dan keberhasilan membawa pulang medali emas, Imam Syarifudin juga merasa bahagia karena dapat mempersembahkan medali emas pertamanya untuk anaknya.(nza)

Editor

Recent Posts

Penyakit Kusta di Indonesia, Kemenkes: Masih Ada Stigma

Penyakit kusta bukanlah penyakit kutukan, melainkan infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium leprae. SATUJABAR, JAKARTA…

6 jam ago

KPK Tangkap Tangan Tersangka Dugaan Pemerasan di Pemkab Sukoharjo

SATUJABAR, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penangkapan terhadap tiga tersangka yang tertangkap tangan…

6 jam ago

Beasiswa Sarjana dalam ‘Satu Desa Satu Sarjana’ di Garut

SATUJABAR, GARUT - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut bersiap membuka kembali pendaftaran program Beasiswa "Satu Desa/Kelurahan…

6 jam ago

Asia Africa Festival 2026: Dari Bandung untuk Kolaborasi Global dan Keberlanjutan

SATUJABAR, BANDUNG - Asia Africa Festival 2026 resmi dibuka di depan Gedung Merdeka, Jalan Asia…

6 jam ago

Saudi Fashion & Tex Expo 2026: Pelaku Usaha Diundang Ikut Serta

Saudi Fashion & Tex Expo 2026. Pameran tersebut akan diselenggarakan pada 24–27 September 2026 di…

10 jam ago

Misi Indonesia di INNOPROM 2026, Ini Hasilnya

SATUJABAR, JAKARTA - Indonesia menutup keikutsertaannya sebagai Official Partner Country pada INNOPROM 2026 dengan berbagai…

10 jam ago

This website uses cookies.