Berita

Program Paralel Pemkot Bandung, Pembenahan Infrastruktur Serta Penyiapan BRT dan Peremajaan Angkot Listrik

Transformasi ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kenyamanan dan efisiensi layanan, tetapi juga mendukung pengurangan emisi dan penciptaan lingkungan yang lebih bersih.

SATUJABAR, BANDUNG – Pada tahun 2026 ini, Pemerintah Kota Bandung akan memfokuskan pada percepatan pembangunan di sektor infrastruktur. Salah satu focusnya pada pembenahan sistem transportasi publik melalui pengembangan Bus Rapid Transit (BRT) serta peremajaan angkutan kota (angkot) berbasis listrik.

Sali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyatakan, penguatan sektor infrastruktur dan transportasi menjadi prioritas utama, sejalan dengan hasil evaluasi kinerja yang menunjukkan kedua sektor tersebut masih berada di bawah tingkat kepuasan masyarakat.

“Tahun ini adalah tahun infrastruktur. Kita akan melakukan perbaikan di hampir seluruh ruas jalan, sekaligus memperkuat sistem transportasi publik,” ujarnya di Balai Kota Bandung, Jumat, 17 April 2026.

Salah satu langkah strategis yang tengah disiapkan adalah pengembangan layanan BRT dengan dukungan dari pemerintah pusat, khususnya Kementerian Perhubungan. Program ini diharapkan mampu menjadi tulang punggung transportasi massal di Kota Bandung.

“Untuk BRT, kami mendapat dukungan penuh dari Kementerian Perhubungan. Ini akan menjadi solusi transportasi publik yang lebih modern dan terintegrasi,” katanya.

Selain BRT, Pemkot Bandung juga akan meremajakan angkot secara bertahap dengan mengadopsi teknologi kendaraan listrik.

Transformasi ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kenyamanan dan efisiensi layanan, tetapi juga mendukung pengurangan emisi dan penciptaan lingkungan yang lebih bersih.

“Angkot akan kita dorong beralih ke sistem listrik. Ini bagian dari transformasi transportasi yang ramah lingkungan,” ungkapnya.

Di sisi lain, pemerintah kota juga akan menggenjot perbaikan infrastruktur jalan sebagai bagian dari upaya meningkatkan konektivitas dan mobilitas warga.

Wali Kota mengakui, masih terdapat sejumlah tantangan dalam pelaksanaan program tersebut, namun optimistis dapat diselesaikan secara bertahap.

“Kita sadar ada banyak tantangan, tetapi yang penting pekerjaan berjalan dan bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat,” tambahnya.

Dengan berbagai langkah tersebut, Pemkot Bandung berharap dapat meningkatkan kualitas layanan transportasi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui konektivitas yang lebih baik.

Langkah ini juga menjadi bagian dari komitmen jangka panjang dalam mewujudkan sistem transportasi yang modern, terintegrasi, dan berkelanjutan di Kota Bandung.

Editor

Recent Posts

Garuda Academy Year II Core 1 Usung Materi Sepak Bola Modern

SATUJABAR, JAKARTA - Garuda Academy Year II resmi memulai perjalanan pembelajarannya setelah menggelar kick-off meeting…

2 jam ago

China Open 2026: Amri/Nita Kandas di Babak 32 Besar

SATUJABAR, CHANGZHOU – China Open 2026 digelar pada 21 hingga 26 Juli 2026. Turnamen papan…

2 jam ago

China Open 2026: Febri/Trias Gagal ke 16 Besar

SATUJABAR, CHANGZHOU – China Open 2026 digelar pada 21 hingga 26 Juli 2026. Turnamen papan…

11 jam ago

Global Face Wardah Amna Al Qubaisi Tembus Daftar TIME100 Sports 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Pembalap profesional asal Uni Emirat Arab sekaligus Global Face Wardah, Amna Al…

11 jam ago

China Open 2026: Biking Tegang! Jojo Lolos ke 16 Besar

SATUJABAR, CHANGZHOU – China Open 2026 digelar pada 21 hingga 26 Juli 2026. Turnamen papan…

14 jam ago

Bank Indonesia: BI-Rate 5,75%, Tetap!

SATUJABAR, JAKARTA - Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 21-22 Juli 2026 memutuskan untuk…

15 jam ago

This website uses cookies.