Berita

Presiden Jokowi Fokuskan APBN 2025 untuk Kemajuan Ekonomi dan Sosial Indonesia

BANDUNG – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menekankan bahwa penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan difokuskan untuk mendorong kemajuan ekonomi dan sosial Indonesia serta membuka lebih banyak lapangan kerja.

Pernyataan ini disampaikan Presiden Jokowi dalam pidatonya pada Penyampaian RUU APBN 2025 dan Nota Keuangan di Gedung Nusantara I, Kompleks Perkantoran MPR/DPR/DPD RI, Jakarta.

“Peran APBN harus kita manfaatkan untuk memperkokoh lompatan kemajuan sehingga Indonesia bisa keluar dari middle-income trap, yaitu dengan memanfaatkan bonus demografi, melanjutkan transformasi ekonomi, meningkatkan daya tarik investasi, dan membuka lebih banyak lapangan kerja,” ujar Presiden Jokowi dilansir Setkab.

Dalam penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2025, Presiden mengharapkan anggaran tersebut dapat mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, menjaga stabilitas harga, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Inflasi akan dijaga pada kisaran 2,5 persen dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2 persen. Karena kondisi ekonomi global yang masih stagnan, pertumbuhan ekonomi kita akan lebih bergantung pada permintaan domestik. Daya beli masyarakat akan dijaga ketat melalui pengendalian inflasi, penciptaan lapangan kerja, serta dukungan program bansos dan subsidi,” jelas Presiden.

Penciptaan Nilai Tambah

Presiden juga mengungkapkan strategi pemerintah untuk meningkatkan produk dalam negeri yang bernilai tambah tinggi dan berorientasi ekspor. Keberlanjutan fiskal akan dijaga untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan memperkuat posisi Indonesia di pasar global.

“Pemerintah akan terus mengupayakan peningkatan produk-produk bernilai tambah tinggi yang berorientasi ekspor, didukung oleh insentif fiskal yang kompetitif, sambil menjaga keberlanjutan fiskal. Bauran antara fiskal, moneter, dan sektor keuangan akan dijaga untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi dan menjaga stabilitas sistem keuangan kita,” tambahnya.

Presiden juga memperkirakan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS akan berada di sekitar Rp16.100 pada kuartal mendatang, seiring dengan dinamika global yang mempengaruhi pasar mata uang. Suku bunga Surat Berharga Negara (SBN) untuk tenor 10 tahun saat ini berada di level 7,1 persen, mencerminkan kebijakan moneter yang adaptif di tengah ketidakpastian ekonomi global.

“Nilai tukar Rupiah diperkirakan akan berada di sekitar Rp16.100 per Dolar AS, dan suku bunga SBN 10 tahun berada di 7,1 persen,” jelasnya.

Presiden Jokowi menegaskan komitmen pemerintah untuk tetap responsif terhadap perubahan kondisi moneter global, termasuk penyesuaian kebijakan fiskal dan moneter untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah gejolak pasar global.

“Pemerintah akan selalu responsif terhadap dinamika moneter dunia. Harga minyak mentah Indonesia (ICP) diperkirakan berada pada 82 Dolar AS per barel. Lifting minyak diperkirakan mencapai 600 ribu barel per hari dan gas bumi mencapai 1,005 juta barel setara minyak per hari,” tandasnya.

Editor

Recent Posts

Pencuri Modus Ganjal ATM di Bogor Ditangkap, 41 Kartu ATM Disita

SATUJABAR, BOGOR--Pelaku pencurian modus ganjal ATM di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, ditangkap polisi. Dari tangan…

7 jam ago

Kejuaraan Renang Pelajar se-Jabar 2026 Dibuka Bupati Garut

SATUJABAR, GARUT – Kejuaraan Renang Pelajar se-Jawa Barat Piala Bupati Garut Tahun 2026 resmi berlangsung…

8 jam ago

KTT Asean 2026: Bahas Myanmar & Konflik Batas Negara

SATUJABAR, CEBU – KTT Asean 2026, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mendorong penguatan stabilitas dan…

11 jam ago

Haji 2026: 117.452 Jemaah Diberangkatkan, 20 Wafat

SATUJABAR, MAKKAH — Hingga Jumat, 8 Mei 2026, sebanyak 303 kloter dengan total 117.452 jemaah…

11 jam ago

Edutrip Dorong Pariwisata Indonesia

SATUJABAR, JAKARTA- Edutrip menjadi salah satu jalan untuk mendorong kinerja sektor pariwisata Indonesia. Oleh karena…

11 jam ago

Kejadian Bencana Per 9 Mei 2026 dan Penanganan BNPB

SATUJABAR, JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah kejadian bencana baru yang terjadi…

11 jam ago

This website uses cookies.